Inovasi Mahasiswa ITS: Alat Deteksi Kebakaran Listrik Siap Wakili Indonesia ke AS 2026

Inovasi Mahasiswa ITS: Alat Deteksi Kebakaran Listrik Siap Wakili Indonesia ke AS 2026
Foto: Inovasi Mahasiswa ITS: Alat Deteksi Kebakaran Listrik Siap Wakili Indonesia ke AS 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Tim mahasiswa dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil menciptakan terobosan baru dalam sistem keamanan bangunan melalui alat bernama Hi-VITS. Inovasi ini dirancang khusus sebagai sistem mitigasi pintar yang mampu mendeteksi risiko kebakaran akibat gangguan listrik sejak dini.

Karya tim Hi-VITS ini tidak hanya menjadi solusi teknologi, tetapi juga membawa mereka meraih prestasi gemilang sebagai juara Startup World Cup Regional Malang 2026. Berkat pencapaian tersebut, tim ITS siap melangkah ke panggung internasional untuk mewakili Indonesia di Silicon Valley, Amerika Serikat.

Keunggulan Deteksi Dini Dibandingkan Pengaman Konvensional

Hi-VITS hadir sebagai pelengkap perangkat pengaman listrik yang sudah ada, seperti Miniature Circuit Breaker (MCB). Perangkat ini memiliki keunggulan dalam mengenali anomali yang sering luput dari sistem keamanan biasa pada umumnya.

Jika MCB biasanya hanya bereaksi saat terjadi arus berlebih atau korsleting, Hi-VITS mampu mendeteksi arc condition atau gangguan busur listrik. Gangguan inilah yang sering kali menjadi pemicu utama kebakaran tanpa disadari oleh penghuni bangunan.

Ananda Aullia Nayaka, salah satu anggota tim, mengungkapkan bahwa fokus utama alat ini adalah memberikan peringatan dini kepada pemilik bangunan. Hal ini memungkinkan pengguna melakukan tindakan pencegahan secara manual sebelum situasi memburuk.

Cara kerja sistem peringatan pada Hi-VITS:

  • Memberikan notifikasi peringatan terlebih dahulu kepada pengguna saat terdeteksi anomali ringan.
  • Memungkinkan aktivitas listrik tetap berjalan normal tanpa perlu pemadaman mendadak yang mengganggu.
  • Melakukan pemutusan aliran listrik secara otomatis hanya jika kondisi sudah masuk tahap sangat berbahaya.

Melalui pendekatan ini, risiko kebakaran dapat ditekan tanpa mengorbankan kenyamanan operasional listrik sehari-hari. Pemilik bangunan memiliki waktu lebih untuk memeriksa instalasi sebelum terjadi kerusakan fatal.

Kolaborasi Multidisiplin dan Strategi Bisnis

Proyek inovatif ini lahir dari kerja sama mahasiswa lintas program studi di ITS yang menggabungkan keahlian teknis dan manajerial. Tim tidak hanya fokus pada pengembangan alat, tetapi juga merancang strategi komersialisasi agar produk ini bisa digunakan secara massal.

Khoirul Anam, selaku ketua tim, menekankan pentingnya kesiapan produk untuk diterima oleh pasar dan industri secara luas. Menurutnya, kecanggihan teknologi harus berbanding lurus dengan manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat umum.

Berikut adalah daftar anggota tim mahasiswa pengembang Hi-VITS:

  • Khoirul Anam (Magister Teknik Elektro)
  • Abdullah Alfin Holis (Teknik Elektro)
  • Marcello Akrama Putra (Teknik Elektro)
  • Akmal Zuhdi (Teknik Elektro)
  • Alzena Cheiryl Violney (Teknik dan Sistem Industri)
  • Ananda Aullia Nayaka (Inovasi Digital)

Kombinasi berbagai latar belakang ilmu ini memastikan Hi-VITS menjadi produk yang matang secara teknis maupun model bisnis. Validasi pasar menjadi kunci utama agar inovasi ini tidak berhenti hanya sebagai prototipe laboratorium saja.

Menuju Kompetisi Global di Silicon Valley

Kesuksesan di tingkat regional membawa angin segar bagi tim ITS untuk menguji kemampuan mereka di kancah global. Mereka dijadwalkan akan bertolak ke Amerika Serikat pada November mendatang untuk bersaing di Silicon Valley.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi konkret atas permasalahan masyarakat. Selain itu, inovasi ini mendukung terciptanya infrastruktur bangunan yang lebih cerdas, aman, dan berkelanjutan di masa depan.

Kehadiran Hi-VITS diharapkan dapat menurunkan angka kecelakaan akibat kebakaran listrik yang selama ini menjadi momok bagi sektor hunian dan industri. Keberhasilan tim ITS ini sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berinovasi di kancah internasional.

Artikel terkait

Rekomendasi