IHSG Hari Ini Terkapar ke 5.486, 515 Saham Memerah Jadi Sorotan Terbaru 2026

IHSG Hari Ini Terkapar ke 5.486, 515 Saham Memerah Jadi Sorotan Terbaru 2026
Foto: IHSG Hari Ini Terkapar ke 5.486, 515 Saham Memerah Jadi Sorotan Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ini dengan rapor merah yang cukup dalam. Pada pembukaan perdagangan Senin (8/6/2026), indeks langsung merosot hingga 1,94 persen dan menyentuh angka 5.486.

Kondisi pasar kian memburuk hanya dalam waktu satu menit setelah perdagangan dimulai. IHSG terpantau semakin terkapar dengan koreksi mencapai 3,94 persen, yang menyeret indeks turun ke level 5.374.

Data Perdagangan dan Pergerakan Saham

Mayoritas saham yang melantai di Bursa Efek Indonesia didominasi oleh pergerakan negatif pada awal sesi ini. Tercatat hanya 71 saham yang menguat, sementara 515 saham melemah dan 373 lainnya tidak mengalami perubahan harga.

Aktivitas transaksi di pasar modal langsung melesat dengan nilai mencapai Rp1,1 triliun. Volume perdagangan yang tercatat pada menit-menit awal telah menyentuh angka 1,3 miliar lembar saham.

Pelemahan tajam juga terjadi pada sejumlah indeks utama lainnya sebagaimana terlihat dalam data berikut:

Jenis Indeks Persentase Penurunan Level Terkini
Indeks LQ45 4,17% 534
Indeks JII 5,43% 320
Indeks MNC36 4,10% 235
Indeks IDX30 3,99% 303

Data di atas menunjukkan tekanan jual yang masif terjadi secara merata di berbagai segmen saham unggulan. Investor cenderung melepas aset mereka sehingga mendorong indeks jatuh ke zona merah.

Sektor Industri dan Saham Pilihan

Seluruh indeks sektoral terpantau kompak berada di zona merah tanpa ada satu pun yang mampu bertahan. Sektor energi, industri, teknologi, kesehatan, hingga keuangan semuanya mengalami koreksi signifikan.

Kondisi serupa dialami oleh sektor properti, infrastruktur, bahan baku, transportasi, serta barang konsumsi baik siklikal maupun non-siklikal. Hal ini menggambarkan sentimen negatif yang tengah menyelimuti pasar secara keseluruhan.

Di tengah kelesuan pasar, terdapat beberapa emiten yang tetap mencatatkan performa positif:

  • PT Sekar Bumi Tbk (SKBM)
  • PT SLJ Global Tbk (SULI)
  • PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA)

Ketiga emiten tersebut berhasil memimpin daftar top gainers di tengah tekanan indeks. Pergerakan saham-saham ini menjadi perhatian di tengah aksi jual massal yang terjadi.

Sebaliknya, beberapa emiten berikut mengalami tekanan paling besar di jajaran top losers:

  • PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO)
  • PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA)
  • PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (WEHA)

Penurunan harga saham pada deretan emiten tersebut memberikan beban tambahan bagi pergerakan IHSG. Pasar saat ini tampaknya sedang menguji stabilitas sistem keuangan nasional di tengah sentimen negatif yang ada.

Artikel terkait

Rekomendasi