IHSG Anjlok 3,48% di Sesi I 2026, Asing Borong Saham Rp179 Miliar secara Mengejutkan

IHSG Anjlok 3,48% di Sesi I 2026, Asing Borong Saham Rp179 Miliar secara Mengejutkan
Foto: IHSG Anjlok 3,48% di Sesi I 2026, Asing Borong Saham Rp179 Miliar secara Mengejutkan. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada perdagangan sesi pertama hari Kamis (4/6). Indeks tercatat anjlok sebesar 3,48 persen atau setara 206,81 poin hingga terperosok ke level 5.734,26.

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) berlangsung cukup masif dengan nilai transaksi mencapai Rp19,29 triliun di pasar reguler. Sementara itu, pasar negosiasi membukukan nilai transaksi sebesar Rp555 miliar.

Kondisi pasar terlihat didominasi oleh tren negatif, di mana sebanyak 683 saham terpantau mengalami penurunan harga. Di sisi lain, hanya 63 saham yang berhasil menguat dan 62 saham lainnya tetap stagnan tidak mengalami perubahan.

Seluruh indeks sektoral terpantau kompak melemah tanpa terkecuali pada penutupan sesi pertama ini. Sektor barang baku (IDXBASIC) menjadi yang paling tertekan dengan koreksi mencapai 5,95 persen.

Sektor energi (IDXENERGY) juga mengalami penurunan signifikan sebesar 3,08 persen. Meski demikian, ada pemandangan menarik dari sisi pergerakan modal luar negeri di tengah kondisi pasar yang sedang lesu.

Investor asing justru memanfaatkan momentum ini dengan mencatatkan aksi beli bersih atau net buy senilai Rp179 miliar. Jika menilik dari volume perdagangan, jumlah pembelian bersih investor asing mencapai 2,41 miliar lembar saham.

Daftar Pergerakan Saham oleh Investor Asing

Beberapa emiten menjadi incaran utama bagi para investor mancanegara dalam perdagangan sesi kali ini.

Berikut adalah daftar lima besar saham dengan nilai pembelian bersih tertinggi oleh investor asing:
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) - Rp135,04 miliar
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) - Rp77,36 miliar
  • PT Darma Henwa Tbk (DEWA) - Rp61,98 miliar
  • PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) - Rp46,20 miliar
  • PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) - Rp41,73 miliar

Data di atas menunjukkan bahwa sektor infrastruktur dan sumber daya alam masih memiliki daya tarik bagi investor luar negeri. Namun, situasi berbeda terlihat pada saham-saham perbankan besar yang justru banyak dilepas oleh asing.

Daftar lima besar saham dengan nilai penjualan bersih tertinggi oleh investor asing adalah sebagai berikut:
Nama Emiten Kode Saham Nilai Net Foreign Sell
Bank Central Asia Tbk BBCA Rp278,62 miliar
Bank Rakyat Indonesia Tbk BBRI Rp211,24 miliar
Dian Swastatika Sentosa Tbk DSSA Rp85,71 miliar
Bank Mandiri Tbk BMRI Rp72,21 miliar
Bank Negara Indonesia Tbk BBNI Rp59,08 miliar

Terlihat bahwa empat dari lima saham yang paling banyak dijual merupakan bank kelas kakap di Indonesia. Aksi jual ini turut menjadi faktor yang menekan posisi IHSG secara keseluruhan.

Perbandingan dengan Pasar Asia Pasifik

Berdasarkan data IDNFinancials.com, kinerja IHSG kali ini menjadi yang terburuk jika dibandingkan dengan bursa negara berkembang di Asia Pasifik lainnya. Pergerakan pasar di kawasan ini cenderung bervariatif dengan dinamika yang berbeda di tiap negara.

Bursa Malaysia melalui FBMKLCI memimpin penguatan sebesar 0,89 persen, diikuti oleh SET Thailand yang naik 0,79 persen. Namun, beberapa indeks lain seperti KOSPI Korea Selatan juga melemah sebesar 1,84 persen.

Penurunan serupa dialami oleh TWSE Taiwan yang turun 1,68 persen serta Hang Seng di Hong Kong yang terkoreksi 1,64 persen. Meskipun banyak bursa Asia yang memerah, persentase penurunan IHSG tetap merupakan yang paling dalam.

Artikel terkait

Rekomendasi