Hati-hati! Maskapai Ini Bakal Tindak Penumpang dengan Koper Berlebih

Hati-hati! Maskapai Ini Bakal Tindak Penumpang dengan Koper Berlebih
Foto: Ilustrasi Hati-hati! Maskapai Ini Bakal Tindak Penumpang dengan Koper Berlebih.
Ukuran teks

Maskapai penerbangan asal Inggris, EasyJet, kini tengah menjadi sorotan publik setelah muncul kabar mengenai rencana penindakan terhadap penumpang yang membawa koper bagasi berukuran besar. Kebijakan ini diduga sengaja dilakukan oleh pihak perusahaan demi mengejar target pendapatan tertentu melalui denda atau biaya tambahan bagi para pelancong.

Isu ini mencuat ke permukaan setelah sebuah poster yang ditujukan bagi staf internal EasyJet bocor dan tersebar luas di berbagai platform media sosial. Foto tersebut memperlihatkan poster yang tertempel secara terang-terangan di area Bandara Jersey, Saint Peter, yang memicu beragam reaksi negatif dari calon penumpang.

Poster instruksi tersebut secara eksplisit mengajak para kru bandara untuk mengumpulkan pendapatan tambahan sebesar 200 poundsterling atau setara Rp4,74 juta dalam setiap jadwal penerbangan. Dalam materi visual yang diterbitkan oleh The Independent, terlihat pula gambar alat pengukur dimensi bagasi yang biasa digunakan saat proses pengecekan sebelum terbang.

Kategori Informasi Keterangan Data
Target Pendapatan Per Penerbangan 200 Poundsterling (± Rp4,74 Juta)
Lokasi Temuan Poster Bandara Jersey, Saint Peter
Pihak yang Terlibat Maskapai EasyJet dan Staf Bandara

Klarifikasi Pihak Maskapai

Menanggapi kabar miring yang viral tersebut, manajemen EasyJet segera memberikan bantahan resmi terkait adanya kebijakan pengejaran target biaya bagasi. Mereka menegaskan tidak pernah menetapkan kuota pendapatan dari denda tas penumpang dan mengklaim logo pada poster tersebut bukan milik perusahaan.

EasyJet juga menekankan bahwa isi dalam pengumuman tersebut sama sekali tidak mencerminkan kebijakan resmi yang berlaku di internal perusahaan mereka. Sebagai langkah tindak lanjut, pihak maskapai telah memerintahkan petugas terkait untuk segera mencabut papan informasi tersebut dari seluruh sudut Bandara Jersey.

Juru bicara Bandara Jersey menyatakan bahwa kenyamanan serta kejelasan informasi bagi para penumpang merupakan prioritas utama dalam operasional mereka. Guna menghindari biaya tak terduga, setiap individu yang akan melakukan perjalanan sangat disarankan untuk memeriksa kembali aturan bagasi dari maskapai masing-masing.

Artikel terkait

Rekomendasi