Gaya Diane Kruger di Cannes 2026: Pakai Jubah Dramatis demi Akali Aturan Dress Code

Gaya Diane Kruger di Cannes 2026: Pakai Jubah Dramatis demi Akali Aturan Dress Code
Foto: Ilustrasi Gaya Diane Kruger di Cannes 2026: Pakai Jubah Dramatis demi Akali Aturan Dress Code.
Ukuran teks

Aktris Diane Kruger kembali menjadi pusat perhatian saat menghadiri Festival Film Cannes 2026 yang berlangsung pada 14 Mei lalu. Penampilannya yang memukau sekaligus cerdas berhasil menarik perhatian karena ia tampak lihai menyiasati aturan busana yang kini lebih ketat.

Kruger melangkah di karpet merah dengan mengenakan busana dramatis hasil rancangan rumah mode Givenchy. Pilihan busananya kali ini dilengkapi dengan elemen jubah menjuntai yang memberikan kesan mewah sekaligus misterius.

Melansir laporan InStyle, busana tersebut merupakan karya dari direktur kreatif terbaru Givenchy, Sarah Burton. Busana ini berasal dari koleksi Fall/Winter 2026 yang menampilkan palet warna alam yang elegan.

Kruger terlihat mengenakan mantel berwarna hijau hutan yang diikat pada bagian leher dan disampirkan secara artistik ke satu sisi bahu. Detail ini sengaja dibuat untuk memperlihatkan keindahan gaun sutra bordir yang ia kenakan di balik mantel tersebut.

Gaun kuning bermotif bunga itu memiliki desain asimetris yang unik pada bagian bawahnya. Selain itu, terdapat detail lipatan pada area pinggang yang mempertegas siluet tubuh sang aktris.

Untuk menyempurnakan penampilannya, ia memilih sepasang sepatu dengan warna senada yang dipermanis dengan hiasan pita berukuran besar. Aksesori berupa gelang dan anting permata bermotif bunga turut menambah kesan glamor pada gayanya malam itu.

Tidak hanya busana yang menjadi sorotan, gaya rambut bintang film Inglourious Basterds ini juga terlihat sangat unik. Rambut pirangnya ditata dengan teknik kepangan artistik yang melingkar rapi mengelilingi sanggul model balerina.

Riasan wajahnya pun dipilih dengan sangat cermat untuk mendukung konsep keseluruhan penampilannya. Kruger menggunakan eyeshadow berwarna taupe, perona pipi bernuansa berry, serta lipstik dengan warna mauve yang lembut.

Aturan Baru Busana di Festival Film Cannes

Kehadiran Kruger dengan jubah bervolume tersebut menjadi menarik karena Festival Film Cannes baru saja memperbarui aturan berpakaian pada 2025. Peraturan ini diterapkan untuk menjaga kelancaran acara dan estetika karpet merah.

Pihak penyelenggara kini melarang penggunaan busana dengan volume yang terlalu besar, terutama yang memiliki ekor sangat panjang. Hal ini dilakukan karena busana tersebut dianggap menghambat pergerakan tamu dan menyulitkan pengaturan tempat duduk di dalam teater.

Daftar larangan dan ketentuan baru yang berlaku di karpet merah Cannes adalah sebagai berikut:

  • Larangan penggunaan gaun bervolume ekstrem yang mengganggu mobilitas tamu lain.
  • Larangan resmi terhadap penggunaan gaun transparan yang memperlihatkan bagian tubuh secara berlebihan.
  • Kewajiban menjaga nilai kesopanan dengan melarang segala bentuk ketelanjangan di area festival.
  • Ketentuan penataan busana yang harus menyesuaikan dengan keterbatasan ruang di dalam area teater utama.

Peraturan ini cukup kontroversial mengingat tren gaun transparan sedang sangat populer di berbagai ajang mode dunia. Meski demikian, pihak Cannes tetap teguh pada kebijakan yang mengedepankan aspek fungsional dan kesopanan.

Menariknya, Kruger sebenarnya sempat mengenakan busana transparan pada ajang Cannes tahun lalu sebelum aturan ini diperketat. Saat itu, ia tampil memukau dengan gaun transparan karya Prada yang dipenuhi taburan payet berkilau.

Gaun biru pucat yang ia kenakan tahun lalu itu sebenarnya juga memiliki elemen bervolume. Terdapat detail selendang panjang berhiaskan bulu-bulu yang menyapu lantai saat ia berjalan di karpet merah.

Gaya Ikonis Demi Moore di Cannes 2026

Selain Diane Kruger, sosok Demi Moore juga menjadi magnet perhatian dalam kapasitasnya sebagai salah satu juri kehormatan. Ia tampil pada upacara pembukaan dengan mengenakan gaun tanpa tali yang dihiasi taburan payet.

Gaun tersebut merupakan rancangan khusus dari Jacquemus yang memiliki detail peplum cukup mencolok di bagian pinggang. Penampilan ini segera menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan pemerhati mode.

Moore melengkapi gaya mewahnya dengan koleksi perhiasan dari Chopard, termasuk anting berukuran besar. Kalung berlian dengan potongan marquise yang ia kenakan tampak berkilau indah di bawah lampu sorot karpet merah.

Dalam menata gayanya, Moore dibantu oleh penata gaya kawakan Brad Goreski. Sosok Goreski dikenal sebagai tangan dingin di balik penampilan memukau artis papan atas seperti Kaley Cuoco hingga Natasha Lyonne.

Rambut panjang Moore dibiarkan terurai lurus hingga mencapai pinggang untuk memberikan kesan simpel namun elegan. Riasannya didominasi warna lembut seperti perona pipi merah muda dan eyeshadow perunggu yang hangat.

Beberapa jam sebelum acara pembukaan, Moore juga sempat mencuri perhatian dengan busana bermotif polkadot tiga dimensi. Gaun midi tanpa tali tersebut merupakan bagian dari koleksi Jacquemus Musim Gugur/Musim Dingin 2026.

Detail penampilan kedua Demi Moore di Cannes dapat dirangkum sebagai berikut:

  • Mengenakan gaun midi tanpa tali dengan motif bintik-bintik warna-warni yang artistik.
  • Desain busana mencakup ikat pinggang terintegrasi dan rok bervolume dengan detail lipatan.
  • Aksesori pendukung berupa tas tangan senada dan kacamata hitam model cat-eye berukuran besar.
  • Sepatu hak tinggi dengan aksen pita yang memperkuat kesan feminin dan modis.

Rancangan busana tersebut sebelumnya pernah dipamerkan di Musée National Picasso, Paris, pada awal tahun ini. Penampilan ini menunjukkan sisi berani dan unik dari gaya berbusana sang aktris senior.

Sorotan Publik terhadap Fisik Demi Moore

Kembalinya Demi Moore ke Cannes tahun ini sebenarnya merupakan momen spesial setelah kesuksesannya di film The Substance pada 2024. Namun, reaksi publik di media sosial justru lebih banyak menyoroti bentuk tubuhnya.

Banyak warganet yang menganggap tubuh aktris berusia 63 tahun tersebut terlihat jauh lebih kurus dibandingkan sebelumnya. Hal ini memicu spekulasi bahwa ia mungkin menggunakan obat penurun berat badan yang populer di Hollywood.

Beberapa penggemar mengungkapkan kekhawatiran mereka melalui komentar di berbagai platform digital. Mereka merasa bahwa standar kecantikan di lingkungan industri hiburan telah memberikan tekanan yang tidak sehat bagi sang aktris.

Berikut adalah ringkasan opini yang berkembang di kalangan warganet mengenai kondisi fisik sang aktris:

Kategori Komentar Inti Pendapat Warganet
Kekhawatiran Kesehatan Menilai tubuh Moore terlalu kurus dan terlihat kurang sehat secara fisik.
Kritik Industri Menganggap kondisi tersebut akibat tekanan lingkungan Hollywood yang sangat kompetitif.
Dukungan Mode Memuji keberanian Moore dalam memilih gaya busana yang unik dan modis.
Apresiasi Visual Tetap mengagumi kecantikan Moore yang dianggap tidak luntur oleh usia.

Meskipun banyak komentar negatif dan spekulatif, tidak sedikit pula yang tetap fokus pada pencapaian dan selera modenya yang tinggi. Pujian seperti "terlihat hebat" dan "sangat unik" tetap mengalir untuk bintang senior tersebut.

Hingga saat ini, pihak perwakilan Demi Moore belum memberikan pernyataan resmi terkait komentar publik tersebut. Fokus sang aktris tampaknya tetap tertuju pada tugasnya sebagai juri dan rangkaian acara di Festival Film Cannes.

Artikel terkait

Rekomendasi