Daftar Maskapai dengan Makanan Terburuk 2026, Hasilnya Mengejutkan Penumpang

Daftar Maskapai dengan Makanan Terburuk 2026, Hasilnya Mengejutkan Penumpang
Foto: Daftar Maskapai dengan Makanan Terburuk 2026, Hasilnya Mengejutkan Penumpang. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Maskapai penerbangan berbiaya rendah asal Irlandia, Ryanair, baru saja mendapatkan predikat yang kurang menyenangkan. Berdasarkan riset terbaru dari lembaga YouGov, maskapai ini dinobatkan sebagai penyedia makanan terburuk di dunia.

Dalam studi mengenai kepuasan kuliner di kabin pesawat tersebut, Ryanair berada di posisi paling bawah. Maskapai ini bahkan mengalahkan kompetitor di kelas serupa seperti Wizz Air, easyJet, dan Jet2 dalam hal menu yang paling mengecewakan penumpang.

Analisis Pakar Mengenai Kegagalan Kuliner Ryanair

Seorang pakar perjalanan udara yang populer dengan nama Mr Plane Guy memberikan pandangannya terhadap fenomena ini. Menurutnya, menyajikan hidangan berkualitas di ketinggian ribuan kaki memang menjadi tantangan besar bagi setiap maskapai.

Meski demikian, angka yang diraih Ryanair dianggap sangat memprihatinkan dan berada di titik nadir. Ia menyebutkan bahwa hanya sekitar 21 persen penumpang yang bersedia memberikan penilaian positif terhadap layanan camilan dan minuman mereka.

Data riset menunjukkan angka kepuasan yang lebih rendah lagi untuk kategori makanan berat, yakni hanya 17 persen. Di sisi lain, sebanyak 50 persen responden secara terang-terangan memberikan label buruk pada kualitas makanan yang disajikan di kabin.

Kondisi ini menempatkan Ryanair di bawah kompetitornya, Wizz Air, yang mencatatkan tingkat ketidaksukaan penumpang sebesar 40 persen. Sementara itu, maskapai easyJet mencatatkan tingkat kepuasan konsumen yang sedikit lebih baik, yakni di angka 29 persen.

Keluhan Penumpang dan Testimoni yang Beragam

Kekecewaan para pelancong terhadap hidangan Ryanair tidak hanya terekam dalam survei, tetapi juga membanjiri situs ulasan Tripadvisor. Salah satu penumpang menceritakan pengalaman tidak menyenangkannya saat membeli makanan karena terdesak waktu.

Ia mengaku membeli sebuah roti lapis atau sandwich kalkun seharga 5 Euro atau setara dengan Rp104 ribu. Penumpang tersebut merasa kecewa karena rasa makanannya sangat tidak enak hingga ia tidak sanggup menghabiskannya dan mempertanyakan standar pemilihan pemasok makanan maskapai tersebut.

Walaupun didominasi kritik tajam, masih ada beberapa suara positif yang datang dari kelompok penumpang tertentu. Beberapa pelancong vegetarian mengklaim bahwa menu lasagna vegan milik Ryanair masih memiliki rasa yang cukup layak untuk dinikmati.

Selain itu, menu roti panggang keju juga disebut oleh beberapa penumpang sebagai salah satu pilihan yang masih bisa diterima lidah. Namun, ulasan positif ini tetap belum mampu mengangkat posisi Ryanair dari daftar terbawah dalam urutan kualitas makanan.

Daftar peringkat kualitas makanan maskapai dari yang terburuk hingga terbaik menurut data YouGov:

  • Ryanair (Peringkat Terburuk)
  • Wizz Air
  • easyJet
  • TUI Airways
  • Jet2.com
  • British Airways
  • Virgin Atlantic
  • Qatar Airways
  • Emirates (Peringkat Terbaik)

Daftar di atas memperlihatkan perbedaan signifikan antara maskapai bertarif rendah dengan maskapai layanan penuh. Sementara maskapai bujet mendominasi posisi bawah, maskapai seperti Qatar Airways dan Emirates tetap kokoh sebagai penyedia layanan kuliner udara terbaik.

Secara keseluruhan, hasil survei ini menjadi pengingat bagi maskapai bahwa layanan makanan tetap menjadi aspek krusial bagi kenyamanan penumpang. Meskipun harga tiket murah menjadi daya tarik utama, kualitas hidangan tetap memengaruhi citra perusahaan di mata publik.

Artikel terkait

Rekomendasi