Menjelang hari bahagianya yang dijadwalkan pada 12 Juni 2026, Jennifer Coppen kembali menarik perhatian publik. Aktris sekaligus influencer ternama ini baru saja memamerkan deretan foto prewedding terbaru bersama calon suaminya, pesepak bola Justin Hubner.
Setelah sebelumnya sempat tampil memukau dengan busana adat Nusantara, pasangan ini kini memilih konsep yang berbeda. Mereka mengusung tema alam terbuka yang kental dengan nuansa rustic dan gaya pedesaan atau countryside yang terasa sangat hangat.
Konsep Romantis di Hamparan Padang Rumput
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @jennifercoppenreal20, pada Selasa, 2 Juni 2026, Jennifer membagikan momen mesra tersebut. Ia menyertakan keterangan puitis yang menyentuh hati para pengikutnya di media sosial.
Dalam kutipan unggahannya, Jennifer menuliskan kalimat romantis mengenai perjalanan cinta mereka. Ia menyebutkan bahwa mereka sedang berjalan menuju selamanya di bawah langit yang sama, yang dulu menyatukan mereka berdua.
Lokasi pemotretan tersebut mengambil latar padang rumput yang sangat luas dengan pemandangan hijau yang menyegarkan mata. Elemen visual utama yang mencuri perhatian dalam sesi kali ini adalah kehadiran beberapa ekor kuda di sekitar mereka.
Suasana yang dibangun terlihat sangat elegan namun tetap natural tanpa perlu menggunakan dekorasi yang berlebihan. Jennifer tampil anggun mengenakan gaun putih dengan model off-shoulder yang dipercantik detail tulle transparan.
Di sisi lain, Justin Hubner tampil gagah dengan setelan jas berwarna beige yang memberikan kesan klasik namun tetap modern. Pilihan warna-warna netral dari busana mereka menciptakan harmoni yang sangat pas dengan pemandangan alam di sekelilingnya.
Kehadiran kuda di dalam beberapa bingkai foto semakin mempertegas tema alam yang ingin mereka tonjolkan. Foto-foto ini tidak sekadar menjadi dokumentasi pranikah, tetapi juga mencerminkan karakter pasangan yang menyukai kesederhanaan yang berkelas.
Melalui visualisasi ini, Jennifer dan Justin seolah ingin bercerita tentang keintiman hubungan mereka. Mereka berhasil memanfaatkan lanskap alam terbuka untuk menggambarkan perjalanan cinta yang mendalam dan tulus.
Persiapan Matang Menjelang Pernikahan di Bali
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kanal ShowBiz Liputan6.com, Jennifer Coppen kini sedang merampungkan seluruh detail penampilannya. Persiapan acara yang rencananya digelar di Pulau Dewata tersebut dikabarkan sudah mencapai angka 90 persen.
Jennifer mengungkapkan bahwa minggu-minggu terakhirnya di Jakarta sangat krusial untuk menyelesaikan proses pengepasan baju atau fitting. Hal ini dilakukan sebelum dirinya memasuki masa pingitan, sesuai tradisi yang lazim dijalankan calon pengantin.
Saat ditemui media di kawasan Kelapa Gading pada 17 Mei 2026, Jennifer menjelaskan agenda persiapannya. Ia dan Justin masih memiliki beberapa poin tugas yang harus diselesaikan sebelum mereka dilarang bertemu sementara waktu menjelang hari H.
Salah satu aspek yang paling menarik perhatian adalah banyaknya busana yang telah disiapkan oleh Jennifer. Mengingat pesta pernikahan akan dilangsungkan selama dua hari berturut-turut, ia membutuhkan banyak pergantian pakaian.
Daftar persiapan busana Jennifer Coppen untuk rangkaian acara :- Menyiapkan total sekitar tujuh hingga delapan set pakaian untuk seluruh prosesi.
- Menggunakan berbagai jenis busana mulai dari gaun internasional hingga pakaian adat khusus.
- Bekerja sama dengan beberapa perancang busana kenamaan Indonesia untuk setiap tema acara.
- Menyesuaikan detail busana dengan konsep acara yang berbeda di setiap harinya.
Setiap busana tersebut dirancang secara khusus untuk menyesuaikan tema prosesi yang akan mereka jalani selama dua hari di Bali. Jennifer juga membocorkan salah satu desainer ternama yang terlibat dalam pembuatan gaun istimewanya adalah Hian Tjen.
Alasan Pemilihan Waktu dan Lokasi di Pulau Dewata
Keputusan pemilihan tanggal pernikahan pada bulan Juni ternyata sangat berkaitan dengan profesi Justin Hubner. Sebagai pemain sepak bola profesional, Justin memiliki jadwal latihan dan pertandingan yang sangat padat sepanjang musim kompetisi.
Jennifer menjelaskan bahwa waktu luang bagi sang calon suami sangat terbatas dalam setahun. Oleh karena itu, momen libur kompetisi menjadi satu-satunya kesempatan bagi mereka untuk bisa melangsungkan pernikahan dengan tenang.
Bulan Juni dinilai sebagai waktu yang paling ideal karena memberikan fleksibilitas bagi jadwal Justin. Selain itu, pemilihan waktu ini juga dipertimbangkan agar kerabat dan sahabat terdekat mereka bisa meluangkan waktu untuk hadir di Bali.
Faktor kehadiran orang-orang tercinta menjadi prioritas utama bagi pasangan ini agar momen spesial tersebut bisa dirayakan bersama. Untuk lokasi, Bali dipilih karena suasana di sana dianggap paling cocok dengan konsep pernikahan impian yang mereka idamkan.
Informasi Ringkasan Mengenai Detail Pernikahan :
| Kategori Persiapan | Detail Informasi |
|---|---|
| Tanggal Pernikahan | 12 Juni 2026 |
| Lokasi Acara | Bali (Pulau Dewata) |
| Durasi Acara | 2 Hari berturut-turut |
| Jumlah Busana | 7 sampai 8 Set Pakaian |
| Persiapan Saat Ini | Sudah mencapai 90 persen |
Data di atas menunjukkan betapa seriusnya pasangan ini dalam menyiapkan hari bersejarah mereka. Fokus utama Jennifer saat ini adalah memastikan semua rencana berjalan lancar hingga hari pernikahan tiba nanti.
Ketulusan Justin Hubner Terhadap Kamari Sky Wassink
Di balik kemegahan persiapan tersebut, Jennifer Coppen mengungkapkan alasan mendalam mengapa ia mantap memilih Justin sebagai suami. Hal ini bukan hanya didasari oleh perasaan asmara semata, melainkan juga karakter pribadi Justin.
Jennifer merasa sangat tersentuh melihat bagaimana Justin memperlakukan putri kecilnya, Kamari Sky Wassink. Baginya, Justin mampu mengisi kekosongan figur ayah yang sangat dibutuhkan oleh Kamari dalam masa pertumbuhannya.
Ia menceritakan bahwa ikatan emosional antara Justin dan Kamari terbangun dengan sangat cepat dan kuat. Hubungan mereka bahkan begitu dekat sampai-sampai Jennifer terkadang merasa seperti "dicuekin" oleh putrinya sendiri.
Meskipun terkadang muncul rasa cemburu kecil karena Kamari kini lebih sering menempel pada Justin, Jennifer merasa sangat bahagia. Ia bersyukur melihat proses bonding yang terjadi secara alami antara calon suami dan anaknya tersebut.
Jennifer bahkan membandingkan sosok Justin dengan mendiang Papa Dali yang dikenal sangat menyayangi keluarga. Menurutnya, Justin memiliki ketulusan yang luar biasa dalam mencintai Kamari meski tidak memiliki hubungan darah secara langsung.
Kualitas diri Justin sebagai "family man" inilah yang akhirnya membuat Jennifer yakin untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Ia percaya bahwa Justin adalah sosok pendamping yang tepat untuk membangun masa depan bersama dirinya dan Kamari.