Seekor buaya raksasa dengan panjang mencapai 4,5 meter terpaksa dilumpuhkan setelah diduga kuat memangsa seorang manusia di Sungai Komati, Afrika Selatan. Evakuasi predator air ini berlangsung sangat dramatis karena melibatkan helikopter kepolisian untuk mengangkut tubuhnya yang sangat besar.
Melansir laporan dari BBC pada Selasa (5/5/2026), buaya yang diperkirakan memiliki bobot sekitar 500 kilogram tersebut dibunuh sebelum dibawa menuju Taman Nasional Kruger. Di sana, tim ahli segera melakukan autopsi lapangan untuk memeriksa isi perut hewan pemangsa tersebut.
Temuan Sisa Jasad Manusia dalam Perut Buaya
Hasil pembedahan memberikan fakta yang mengerikan bagi tim petugas dan warga sekitar. Tim ahli menemukan sisa-sisa bagian tubuh manusia yang masih tertinggal di dalam perut reptil raksasa tersebut.
Saat ini, otoritas setempat tengah melakukan uji DNA secara mendalam. Langkah ini diambil guna memastikan apakah jasad yang ditemukan identik dengan identitas korban yang dilaporkan hilang sebelumnya.
Kapten Johan "Pottie" Potgieter, seorang pejabat kepolisian setempat, mengakui bahwa proses penanganan predator tersebut merupakan tugas yang sangat berat dan penuh risiko. Ia menyebutkan bahwa mendekati hewan sebuas itu, meski dalam kondisi tertentu, tetap memberikan tekanan tersendiri bagi tim di lapangan.
Dugaan Identitas Korban dan Kronologi Kejadian
Pihak berwenang menduga kuat bahwa sisa tubuh tersebut adalah milik Gabriel Batista, seorang pengusaha asal Gauteng yang berusia 59 tahun. Kabar hilangnya Batista telah memicu operasi pencarian besar-besaran selama satu pekan terakhir.
Insiden bermula ketika Batista dilaporkan hilang pada tanggal 28 April yang lalu. Pengusaha tersebut diduga terseret arus sungai yang meluap saat berupaya melintasi sebuah jembatan rendah di atas Sungai Komati menggunakan kendaraannya.
Kronologi singkat hilangnya korban berdasarkan laporan kepolisian:
- Korban sedang mengemudikan kendaraannya melintasi jembatan rendah di atas Sungai Komati.
- Arus sungai yang sangat kuat akibat banjir diduga menyeret korban keluar dari kendaraannya.
- Laporan kehilangan resmi diajukan oleh pihak keluarga pada tanggal 28 April.
- Kendaraan milik korban ditemukan tanpa penumpang di dalam sungai pada keesokan harinya.
Rangkaian kejadian di atas memperkuat dugaan bahwa korban yang terseret banjir tersebut kemudian diserang oleh predator yang menghuni area sungai. Hingga saat ini, proses identifikasi akhir masih terus berjalan untuk memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.
Berikut adalah ringkasan data mengenai predator yang berhasil dievakuasi tersebut:
| Kategori Data | Detail Informasi |
|---|---|
| Panjang Hewan | 4,5 Meter (15 Kaki) |
| Berat Estimasi | Sekitar 500 Kilogram |
| Lokasi Kejadian | Sungai Komati, Afrika Selatan |
| Lokasi Autopsi | Taman Nasional Kruger |
| Metode Evakuasi | Helikopter Kepolisian |
Data di atas menunjukkan betapa besarnya ukuran predator yang harus ditangani oleh tim kepolisian dan konservasi dalam operasi evakuasi ini. Kejadian tragis ini juga menjadi peringatan bagi warga setempat mengenai bahaya luapan sungai dan serangan satwa liar.