Waspada! Hantavirus Masuk Singapura, Dua Warga Kini Sedang Diisolasi

Waspada! Hantavirus Masuk Singapura, Dua Warga Kini Sedang Diisolasi
Foto: Ilustrasi Waspada! Hantavirus Masuk Singapura, Dua Warga Kini Sedang Diisolasi.
Ukuran teks

Pemerintah Singapura kini tengah mengisolasi dua warga negaranya di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular (NCID) setelah keduanya diketahui berada di kapal pesiar MV Hondius yang terjangkit hantavirus. Saat ini, kedua orang tersebut sedang menjalani serangkaian tes medis sembari menunggu hasil resmi untuk memastikan status kesehatan mereka.

Badan Penyakit Menular Singapura (CDA) menyatakan bahwa salah satu individu mengalami gejala pilek ringan namun tetap stabil, sementara individu lainnya tidak menunjukkan gejala sama sekali. Meskipun ada kekhawatiran, CDA menegaskan bahwa risiko penularan virus ini kepada masyarakat umum di Singapura saat ini masih tergolong rendah.

Kronologi dan Identitas Pasien

Dua individu yang masing-masing berusia 67 dan 65 tahun tersebut diketahui berangkat dari pelabuhan Ushuaia, Argentina, menggunakan kapal MV Hondius pada awal April lalu. Kapal tersebut kemudian melaporkan adanya wabah hantavirus Andes yang menjangkiti sejumlah penumpang di atas kapal.

Selain berada di kapal yang sama, keduanya juga terdeteksi sempat menaiki penerbangan dari St Helena menuju Johannesburg bersama seorang pasien hantavirus yang telah terkonfirmasi. Pasien positif tersebut dilaporkan telah meninggal dunia di Afrika Selatan dan tidak melakukan perjalanan menuju ke Singapura.

Data Kasus dan Risiko Global

Hingga saat ini, laporan resmi menunjukkan bahwa terdapat delapan kasus yang dikaitkan dengan klaster kapal pesiar MV Hondius, termasuk tiga orang di antaranya meninggal dunia. Tiga orang telah dipastikan terinfeksi virus tersebut, sementara sisanya masih dalam tahap investigasi medis lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Kategori Kasus Jumlah Kasus
Total Kasus Terkait Klaster 8 Orang
Konfirmasi Positif Hantavirus 3 Orang
Korban Meninggal Dunia 3 Orang
Kasus dalam Penyelidikan 5 Orang

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan penilaian bahwa risiko penyebaran hantavirus terhadap populasi global saat ini masih berada pada level rendah. Namun demikian, otoritas kesehatan tetap melakukan pengawasan ketat terhadap setiap pergerakan yang berpotensi menyebarkan virus tersebut.

Prosedur Karantina dan Pemantauan

Apabila hasil tes terhadap kedua warga Singapura tersebut menunjukkan hasil negatif, mereka tetap akan diwajibkan menjalani karantina selama 30 hari sejak tanggal terakhir terpapar virus. Durasi karantina ini ditetapkan karena sebagian besar penderita hantavirus biasanya baru menunjukkan gejala klinis dalam periode waktu tersebut.

Langkah preventif ini diambil guna memastikan bahwa virus tidak menyebar ke lingkungan sekitar selama masa inkubasi masih berlangsung. CDA terus memantau perkembangan kondisi kesehatan kedua individu tersebut secara intensif di fasilitas isolasi NCID.

Artikel terkait

Rekomendasi