Benjolan di Leher: Simak Perbedaan Gejala Gondokan dan Gondongan Terbaru 2026

Benjolan di Leher: Simak Perbedaan Gejala Gondokan dan Gondongan Terbaru 2026
Foto: Benjolan di Leher: Simak Perbedaan Gejala Gondokan dan Gondongan Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Munculnya benjolan di area leher sering kali membuat seseorang merasa khawatir secara mendalam. Banyak orang awam yang masih sulit membedakan apakah benjolan tersebut merupakan tanda penyakit gondokan atau gondongan.

Meski sekilas terlihat serupa, kedua kondisi medis ini memiliki penyebab dan karakteristik yang sangat berbeda. Memahami perbedaan keduanya sangat penting agar penanganan medis yang dilakukan bisa tepat sasaran.

Mengenal Perbedaan Gondokan dan Gondongan

Dokter spesialis bedah onkologi, dr. Diani Kartini SpBOnk, menjelaskan bahwa istilah medis untuk gondongan adalah mumps. Penyakit ini menyerang kelenjar air liur atau parotis yang letaknya berada di samping leher, tepat di bawah telinga.

Penyebab utama gondongan adalah infeksi virus yang bersifat menular dan paling sering menyerang anak-anak. Berbeda dengan gondongan, gondokan berkaitan erat dengan masalah pada kelenjar tiroid.

Berikut adalah poin utama yang membedakan antara kedua kondisi tersebut:

  • Gondongan (Mumps): Menyerang kelenjar air liur di samping leher bawah telinga akibat infeksi virus menular.
  • Gondokan (Tiroid): Terjadi akibat gangguan kelenjar tiroid yang terletak di bagian tengah leher, tepat di depan saluran napas.
  • Karakteristik Benjolan: Gondongan biasanya terasa nyeri karena peradangan, sedangkan gondokan sering kali tidak menimbulkan rasa sakit.
  • Penyebab Gondokan: Bisa dipicu oleh kekurangan yodium, kondisi hipotiroid, hipertiroid, hingga tumor jinak atau kanker.

Penjelasan di atas menunjukkan bahwa lokasi benjolan menjadi kunci awal untuk mengidentifikasi jenis gangguan yang terjadi pada leher Anda.

Waspadai Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Selain masalah tiroid dan kelenjar air liur, benjolan di leher juga bisa disebabkan oleh reaksi kelenjar getah bening. Pembengkakan ini sering kali merupakan respons tubuh terhadap infeksi di area sekitar kepala atau wajah.

Menurut dr. Diani, masalah sederhana seperti gigi berlubang atau infeksi pada rongga mulut dapat memicu pembengkakan kelenjar getah bening. Biasanya, kondisi ini akan membaik seiring dengan sembuhnya infeksi utama yang diobati.

Perbandingan antara Gondongan dan Gondokan secara ringkas dapat dilihat pada tabel berikut:

Aspek Perbedaan Gondongan (Mumps) Gondokan (Tiroid)
Lokasi Benjolan Samping leher (bawah telinga) Tengah leher (depan tenggorokan)
Penyebab Utama Infeksi virus (menular) Gangguan hormon tiroid atau tumor
Rasa Nyeri Umumnya terasa nyeri/sakit Biasanya tidak terasa nyeri
Target Pasien Sering terjadi pada anak-anak Bisa terjadi pada segala usia

Tabel ini membantu Anda mengenali perbedaan mendasar berdasarkan gejala fisik dan lokasi munculnya benjolan secara lebih praktis.

Kapan Anda Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?

Sebagian besar benjolan akibat infeksi atau gondongan biasanya akan mengecil setelah diberikan pengobatan yang tepat. Namun, pasien tetap diminta waspada jika benjolan tidak kunjung hilang dalam waktu tertentu.

Dr. Diani menyarankan untuk segera melakukan pemeriksaan medis lebih lanjut jika benjolan tetap ada meski sudah diobati selama dua minggu. Terlebih jika benjolan tersebut justru semakin membesar meski tidak disertai rasa nyeri.

Deteksi dini sangat diperlukan untuk memastikan apakah benjolan tersebut bersifat jinak atau memerlukan penanganan serius seperti pada kasus kanker tiroid. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis demi mendapatkan diagnosa yang akurat.

Artikel terkait

Rekomendasi