Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin melemah, mencapai Rp17.926 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Beberapa bank di Indonesia menaikkan harga jual dolar AS di tengah pelemahan tersebut, bahkan ada yang menjual hingga Rp18.300.
Rupiah terus mengalami tekanan dan melewati batas psikologis Rp18.000 per dolar pada Kamis, 4 Juni 2026. Berdasarkan data Refinitiv, pukul 09.11 WIB, rupiah melemah ke Rp18.015 per dolar AS, tergelincir 0,42% dan mencatat level terendah sepanjang masa terhadap mata uang AS.
Berikut adalah kurs dolar AS di sejumlah bank nasional di Indonesia per Kamis, 4 Juni 2026:
BCA
- E-Rate: Beli Rp18.030, Jual Rp18.055
- TT Counter: Beli Rp17.800, Jual Rp17.075
- Bank Notes: Beli Rp17.800, Jual Rp17.075
Bank Mandiri
- Special Rate: Beli Rp17.965, Jual Rp17.995
- TT Counter: Beli Rp17.750, Jual Rp18.050
- Bank Notes: Beli Rp17.670, Jual Rp17.970
BNI
- Special Rates: Beli Rp18.020, Jual Rp18.040
- TT Counter: Beli Rp17.950, Jual Rp18.050
- Bank Notes: Beli Rp17.950, Jual Rp18.050
BRI
- E-Rate: Beli Rp17.888, Jual Rp18.010
- TT Counter: Beli Rp17.810, Jual Rp18.110
UOB Indonesia
Bank Singapura ini menetapkan kurs beli Rp17.638 dan jual Rp18.195 pada pukul 08.12 WIB.
CIMB Niaga
- Kurs Valas: Beli Rp18.023, Jual Rp18.038
- Kurs Converter: Beli Rp18.023, Jual Rp18.038
HSBC Indonesia
- Transfer Rates: Beli Rp17.860, Jual Rp18.160
- Banknote Rates: Beli Rp17.710, Jual Rp18.300
MUFG Bank Jakarta Branch
Bank asal Jepang ini menetapkan TTB Rp17.640 dan TTS Rp18.240 pada pukul 09.21 WIB.
Rupiah yang terus melemah memicu bank-bank menetapkan harga jual dolar AS lebih tinggi. Hal ini juga mencerminkan kondisi pasar yang belum stabil di tengah gejolak ekonomi global.
```