Awkarin Disindir Netizen Usai Keluhkan Harga Lele di Australia, Simak Fakta Mengejutkan Terbaru 2026

Awkarin Disindir Netizen Usai Keluhkan Harga Lele di Australia, Simak Fakta Mengejutkan Terbaru 2026
Foto: Awkarin Disindir Netizen Usai Keluhkan Harga Lele di Australia, Simak Fakta Mengejutkan Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Selebgram ternama Karin Novilda, atau yang populer dengan nama Awkarin, tengah menjadi pusat perhatian publik setelah membagikan keluhannya lewat media sosial. Saat berada di Melbourne, Australia, ia mengunggah video yang menyoroti melambungnya harga makanan di sana.

Dalam video yang diunggah pada Minggu, 7 Juni 2026 tersebut, Awkarin tampak terkejut dengan harga seekor ikan lele. Menu yang ia pesan dibanderol seharga 8 dolar Australia, atau setara dengan Rp102 ribu jika dikonversi ke mata uang rupiah.

Rincian mengenai harga hidangan yang dikonsumsi Awkarin di Australia:

  • Menu Utama: Satu ekor ikan lele goreng.
  • Harga Satuan: 8 dolar Australia (sekitar Rp102.000).
  • Kondisi Pesanan: Harga tersebut belum termasuk nasi dan sambal.
  • Lokasi: Melbourne, Australia.

Melalui unggahannya, Awkarin berseloroh dengan menyebut hidangan tersebut sebagai "lele inflasi" sambil menunjukkan sisa makanan di piringnya. Ia merasa harga tersebut sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan harga ikan lele di Indonesia yang jauh lebih terjangkau.

Karin bahkan membandingkan kemungkinan harga lele di Amerika Serikat yang bisa mencapai 15 dolar per ekor. Sambil berseloroh kasar, ia mempertanyakan bagaimana orang-orang bisa bertahan dengan harga makanan setinggi itu di luar negeri.

Reaksi Pedas Warganet dan Kaitan Politik

Curhatan perempuan berusia 28 tahun ini ternyata justru mengundang reaksi sinis dari para netizen di kolom komentar. Banyak warga net yang mengaitkan keluhan ekonomi Awkarin dengan sikap politiknya pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 silam.

Sebagai informasi, Awkarin merupakan salah satu pesohor yang secara terbuka memberikan dukungannya kepada pasangan calon nomor urut 02. Pasangan tersebut kini telah resmi menjabat sebagai Presiden dan memegang kendali pemerintahan negara.

Berikut adalah beberapa poin kritik yang disampaikan netizen di kolom komentar:

  • Sindiran Dukungan: Netizen mengingatkan bahwa Awkarin adalah pendukung setia dari rezim yang saat ini berkuasa.
  • Ironi Ekonomi: Publik menilai ada ketidakkonsistenan saat ia mengeluhkan dampak ekonomi dan pelemahan nilai tukar mata uang.
  • Tudingan Lepas Tangan: Sebagian pihak menganggap keluhan tersebut sebagai upaya untuk menghindari tanggung jawab moral atas pilihan politik masa lalu.

Sejumlah komentar menohok menghiasi akun media sosialnya, seperti sindiran dari akun @fit*** yang menertawakan fakta bahwa ia adalah pendukung pemerintah. Akun lain, @jak***, juga menyebut tindakan mengeluh ini terasa jenaka karena Awkarin sebelumnya berdiri di barisan pendukung paslon tersebut.

Hingga berita ini dirilis, Awkarin yang biasanya dikenal vokal dalam menanggapi berbagai isu belum memberikan penjelasan atau klarifikasi tambahan. Ia tampak belum merespons serangan verbal dari netizen yang terus mengaitkan biaya hidupnya dengan pilihan politik.

Fenomena ini menambah panjang deretan figur publik yang harus menghadapi kritik tajam dari masyarakat. Hal ini terjadi ketika realitas ekonomi yang mereka rasakan dianggap bertolak belakang dengan harapan yang pernah mereka suarakan saat masa kampanye politik.

Artikel terkait

Rekomendasi