AS Tembak Jatuh 4 Drone, Hancurkan Radar Iran: Update Mengejutkan 2026

AS Tembak Jatuh 4 Drone, Hancurkan Radar Iran: Update Mengejutkan 2026
Foto: AS Tembak Jatuh 4 Drone, Hancurkan Radar Iran: Update Mengejutkan 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
```html

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Kesepakatan gencatan senjata dalam konflik Iran berada di titik kritis. Situasi kembali memanas setelah Angkatan Bersenjata Amerika Serikat melakukan serangan udara ke beberapa instalasi radar di wilayah pesisir selatan Iran pada Jumat (5/6/2026).

Komando Sentral AS, atau Central Command (Centcom), dalam pernyataan resmi menyebutkan bahwa pasukannya terlebih dahulu menembak jatuh empat drone Iran yang diarahkan ke Selat Hormuz. Langkah ini diikuti dengan serangan terhadap situs radar pengawas pantai Iran yang berada di kota Goruk dan Pulau Qeshm.

Pihak Centcom menekankan bahwa tindakan ini diambil demi keselamatan navigasi internasional. "Drone serang tersebut menimbulkan ancaman langsung terhadap lalu lintas maritim di wilayah tersebut," kata Centcom dalam pernyataannya. Mereka juga menambahkan bahwa serangan terhadap radar ini dilakukan untuk mempertahankan diri dari potensi serangan lebih lanjut.

Di sisi lain, militer Iran mengklaim pada hari yang sama bahwa mereka menembakkan rudal peringatan ke arah dua kapal perusak AS di Teluk Oman. Dalam pernyataan yang dikutip oleh kantor berita pemerintah IRNA, militer Iran mengatakan bahwa operasi tersebut adalah respon atas pelanggaran aturan maritim dan pelecehan, serta menuduh Angkatan Laut AS melakukan pembajakan terhadap kapal-kapal komersial dan tanker minyak.

Serangan ini terjadi setelah Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan perang antara AS dan Iran telah berakhir. Namun, pernyataan ini segera dibantah oleh Centcom yang menegaskan, "Pasukan Iran tidak menyerang atau menembaki kapal perang Angkatan Laut AS. Tindakan demikian akan menjadi pelanggaran berat terhadap gencatan senjata," tulis Centcom.

KOMPAS.com berkomitmen untuk memberikan informasi yang jelas, tepercaya, dan berimbang. Dukungan terhadap jurnalisme berkualitas tanpa iklan bisa dilakukan melalui Membership. Gabung dengan KOMPAS.com Plus sekarang.

```

Artikel terkait

Rekomendasi