AS Cari 'Orang Dalam' Gulingkan Rezim Kuba, Ingin Ulangi Strategi di Venezuela?

AS Cari 'Orang Dalam' Gulingkan Rezim Kuba, Ingin Ulangi Strategi di Venezuela?
Foto: AS Cari 'Orang Dalam' Gulingkan Rezim Kuba, Ingin Ulangi Strategi di Venezuela?. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Pemerintahan Donald Trump kini dikabarkan sedang membidik figur internal dari pemerintahan Kuba untuk memicu perubahan kepemimpinan di Havana. Langkah strategis ini serupa dengan pendekatan yang sebelumnya diterapkan Amerika Serikat di Venezuela.

Di Venezuela, kebijakan Washington berhasil menggulingkan Nicolas Maduro dan mendukung naiknya Delcy Rodriguez sebagai pemimpin sementara yang kooperatif. Trump bahkan secara terang-terangan memuji model di Venezuela tersebut sebagai bukti keberhasilan diplomasi Amerika Serikat di kawasan Amerika Latin.

Pesan tegas Trump dalam peringatan hari besar nasional Kuba:

  • Penyingkiran Maduro merupakan peringatan keras bagi sekutu sosialis di Havana.
  • AS menegaskan bahwa pihak yang mengancam stabilitas kawasan akan menghadapi konsekuensi hukum serius.
  • Havana diminta menyadari bahwa dominasi Amerika Serikat di belahan bumi tersebut tidak bisa diganggu gugat.

Pernyataan ini menggarisbawahi posisi keras Washington terhadap pemerintahan yang dianggap berseberangan dengan kepentingan Amerika Serikat di wilayah tersebut.

Mencari Sosok Pengganti di Kuba

Laporan dari The Wall Street Journal menyebutkan bahwa pejabat Amerika Serikat saat ini sedang berburu "Delcy Kuba". Istilah ini merujuk pada upaya mencari orang dalam yang bersedia bekerja sama untuk menyingkirkan pengaruh keluarga Raul Castro.

Harapannya, sosok ini nantinya mampu memimpin masa transisi dan bersikap lebih terbuka terhadap tuntutan Washington. Maria Elvira Salazar, anggota Kongres dari Partai Republik, mendukung penuh langkah provokatif tersebut.

Salazar menegaskan bahwa pesan Trump kepada Raul Castro sangat jelas, yakni agar tidak berakhir seperti Maduro. Ia meyakini skenario yang terjadi di Venezuela sangat mungkin terulang di tanah Kuba dalam waktu dekat.

Beberapa target utama yang diinginkan Amerika Serikat dalam perubahan di Kuba:

  • Pembukaan sistem ekonomi agar lebih kompetitif dan transparan bagi investor luar.
  • Izin masuk bagi investasi asing serta keterlibatan kelompok pengasingan Kuba dalam pembangunan.
  • Penghentian total aktivitas intelijen dari Rusia maupun China di wilayah Kuba.
  • Reformasi sistem politik menuju tata kelola yang dianggap lebih demokratis oleh pihak Barat.

Poin-poin tersebut menjadi syarat utama jika Kuba ingin memperbaiki hubungan diplomatik serta ekonomi dengan pihak Amerika Serikat.

Manuver Intelijen dan Diplomasi Tekanan

Kondisi ekonomi Kuba yang kian memburuk dimanfaatkan oleh Trump untuk menjalin komunikasi dengan sejumlah tokoh di dalam negeri Kuba. Ia mengklaim telah berhubungan dengan pihak-pihak yang berharap mendapatkan bantuan dari Washington.

Direktur CIA, John Ratcliffe, dilaporkan telah mengunjungi Havana pekan lalu untuk memberikan peringatan keras. Ratcliffe secara spesifik mengangkat kasus kejatuhan Maduro sebagai contoh nyata bagi pejabat setempat.

Dalam kunjungan tersebut, bos intelijen AS itu bertemu dengan tokoh berpengaruh seperti cucu Raul Castro serta Menteri Dalam Negeri Kuba. Pertemuan ini disebut sebagai upaya menekan Kuba agar segera mereformasi sistem politik dan ekonominya.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menambahkan bahwa pihaknya masih lebih mengutamakan jalur negosiasi dalam menyelesaikan ketegangan ini. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah Kuba sendiri.

Rubio menilai sistem yang saat ini berjalan di Kuba sudah tidak lagi efektif dan harus segera diubah. Washington tetap berkomitmen untuk berinteraksi selama ada kemauan dari Havana untuk tunduk pada tuntutan perubahan tersebut.

Ringkasan perbandingan situasi transisi kepemimpinan antara Venezuela dan rencana di Kuba:

Aspek Perbandingan Kasus Venezuela Rencana di Kuba
Target Pemimpin Nicolas Maduro (Terguling) Keluarga Raul Castro
Figur Pengganti Delcy Rodriguez (Interim) Mencari sosok "Delcy Kuba"
Tujuan Utama Stabilitas dan Kerja Sama AS Pembukaan Ekonomi & Pengusiran Intelijen Asing
Metode Utama Dakwaan Hukum & Tekanan Politik Negosiasi dan Intervensi Orang Dalam

Tabel di atas menunjukkan pola strategi serupa yang diterapkan Amerika Serikat untuk mengubah peta politik di Amerika Latin. Keberhasilan di Venezuela kini menjadi standar acuan bagi Washington dalam menghadapi tantangan di Havana.

Artikel terkait

Rekomendasi