Pelanggaran terhadap aturan berpakaian atau dress code dalam ajang bergengsi Festival Film Cannes 2026 kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah selebritas papan atas dunia terlihat mengabaikan ketentuan ketat yang telah ditetapkan oleh pihak penyelenggara festival.
Nama Kristen Stewart dan Riley Keough menjadi yang terbaru dalam daftar pesohor yang tampil berani dengan gaya yang dianggap menyalahi aturan. Kedua aktris ini kedapatan mengenakan busana yang menonjolkan kesan transparan saat menghadiri rangkaian acara di French Riviera.
Kristen Stewart menarik perhatian saat menghadiri sesi foto untuk film terbarunya yang berjudul Full Phil. Dalam kesempatan tersebut, ia mengenakan setelan dua potong transparan yang merupakan koleksi dari Couture Musim Semi 2026 hasil rancangan Matthieu Blazy untuk rumah mode Chanel.
Busana tersebut terdiri dari atasan lengan pendek dan rok midi transparan yang memberikan interpretasi baru pada bahan tweed klasik khas Chanel. Meski menggunakan material transparan, detail autentik seperti saku tempel, kerah leher, serta jahitan yang presisi tetap dipertahankan oleh sang desainer.
Penampilan Stewart dipermanis dengan detail tepi kain yang berjumbai serta kancing bermata permata yang mewah. Penataan gaya oleh Tara Swennen ini memadukan setelan transparan tersebut dengan pakaian dalam berwarna merah muda pucat di bagian dalamnya.
Sebagai duta merek global Chanel, bintang film Twilight ini melengkapi gayanya dengan perhiasan berupa cincin berlian Lune yang berbentuk bulan sabit. Pilihan aksesori ini menambah kesan elegan pada penampilannya yang berani dan modern.
Hal yang paling mengejutkan dari penampilan Stewart bukanlah busananya, melainkan alas kaki yang ia pilih untuk acara tersebut. Alih-alih menggunakan sepatu hak pendek seperti model di panggung peragaan busana, ia justru memilih sepasang sepatu Nike vintage.
Sepatu kets dengan model saddle oxford tersebut didominasi warna putih dengan aksen hitam-putih yang minimalis. Pilihan alas kaki ini terlihat sangat nyaman dikenakan, namun secara teknis melanggar aturan alas kaki formal di Cannes.
Selain Kristen Stewart, Riley Keough yang merupakan cucu tertua dari legenda Elvis Presley juga tampil dengan tren busana serupa. Aktris film Zola ini berjalan di karpet merah pada 14 Mei 2026 dengan balutan koleksi couture musim semi 2026 dari Chanel.
Riley mengenakan perpaduan rok dan blazer berwarna merah muda pucat yang dihiasi dengan detail manik-manik yang rumit. Di balik busana mewahnya, Riley secara terang-terangan memperlihatkan pakaian dalam berbahan renda berwarna biru yang kontras.
Gaya Riley ditata oleh Jamie Mizrahi dengan melengkapi penampilannya menggunakan sepatu hak tinggi Chanel dengan nuansa hitam dan nude. Tak lupa, ia mengenakan perhiasan berlian berupa anting-anting panjang yang menjuntai serta cincin berukuran besar yang sangat berkilauan.
Mengenai pergeseran gaya rumah mode asal Prancis tersebut, Riley Keough memberikan pandangannya kepada media WWD. Ia menyebut koleksi tersebut sebagai salah satu hal terindah yang pernah ia lihat sepanjang hidupnya.
Ia juga memuji kepemimpinan direktur kreatif Matthieu Blazy yang dianggap berhasil membawa Chanel ke era baru yang sangat modern. Menurutnya, desain tersebut tetap terasa klasik namun penuh dengan semangat kegembiraan yang tak terduga.
Riley menambahkan bahwa koleksi tersebut memberikan kesan awet muda yang menyegarkan tanpa menafikan keindahan dari proses penuaan. Ia merasa desain terbaru ini sangat ekspresif dan penuh gairah bagi siapapun yang memakainya.
Kedatangan Riley di Cannes tahun ini bertujuan untuk memberikan dukungan penuh bagi film terbarunya yang berjudul Butterfly Jam. Film tersebut telah melangsungkan pemutaran perdana pada 13 Mei 2026 di hadapan para tamu undangan festival.
Di sisi lain, Kristen Stewart hadir untuk mempromosikan film Full Phil, sebuah karya drama komedi yang cukup dinantikan. Film ini mengisahkan perjalanan seorang industrialis kaya asal Amerika ke Paris untuk memperbaiki hubungan dengan putrinya yang selama ini terasing.
Penampilan Dramatis Diane Kruger di Karpet Merah
Daftar selebritas yang tidak sepenuhnya mengikuti pakem dress code standar semakin bertambah dengan kehadiran aktris Diane Kruger. Pada 14 Mei 2026, ia tampil mencolok di karpet merah dengan mengenakan jubah dramatis yang menyapu lantai.
Busana yang dikenakan Kruger merupakan karya dari Sarah Burton, direktur kreatif terbaru dari rumah mode mewah Givenchy. Gaun tersebut diambil dari koleksi Fall/Winter 2026 yang memadukan elemen klasik dengan sentuhan teatrikal.
Kruger tampil mengenakan mantel panjang berwarna hijau hutan yang diikat pada bagian leher dan disampirkan secara asimetris ke salah satu bahu. Di baliknya, terlihat gaun sutra dengan detail bordir bunga-bunga berwarna kuning yang sangat cantik.
Gaun tersebut memiliki potongan asimetris di bagian bawah serta detail lipatan yang unik pada area pinggang. Penampilannya semakin sempurna dengan sepatu senada berhias pita besar, serta aksesoris berlian dengan motif flora yang selaras.
Selain pilihan busananya, tatanan rambut Diane Kruger juga mengundang decak kagum karena keunikannya. Rambut pirangnya dikepang secara artistik dan dibentuk melingkar menyerupai sanggul balerina yang sangat rapi.
Untuk urusan riasan, bintang film Inglourious Basterds ini memilih gaya yang lebih lembut dan elegan. Ia menggunakan eyeshadow bernuansa taupe, perona pipi warna berry, serta lipstik mauve yang memberikan kesan natural pada wajahnya.
Aturan Ketat Dress Code Festival Film Cannes 2026
Festival Film Cannes ke-79 yang berlangsung pada 12 hingga 23 Mei 2026 ini sebenarnya memiliki aturan berpakaian yang sangat ketat. Pihak panitia telah mengeluarkan piagam resmi yang mengatur penampilan para tamu di Karpet Merah dan area festival lainnya.
Beberapa larangan utama dalam dress code Cannes 2026 antara lain:
- Larangan mengenakan pakaian yang terlalu terbuka atau mengekspos bagian tubuh secara berlebihan.
- Larangan penggunaan busana transparan yang dianggap tidak sesuai dengan standar kesopanan acara.
- Larangan mengenakan gaun dengan bagian ekor (train) yang terlalu panjang dan menyapu lantai secara berlebihan.
- Larangan penggunaan pakaian berukuran oversized yang dapat mengganggu ruang gerak tamu lain.
- Larangan membawa tas berukuran besar seperti tote bag, ransel, atau tas tangan yang tidak formal.
- Larangan keras mengenakan sepatu kets atau sneakers untuk acara pemutaran film gala di Grand Théâtre Lumière.
Ketentuan ini diberlakukan demi menjaga martabat dan kesopanan selama festival berlangsung di kawasan French Riviera yang eksklusif. Panitia menegaskan bahwa ketelanjangan dalam bentuk apapun sangat dilarang di area resmi festival.
Sebagai panduan bagi para tamu, pihak festival juga merilis daftar pakaian yang direkomendasikan untuk digunakan selama acara berlangsung. Ketentuan ini dibedakan berdasarkan waktu dan jenis kegiatan yang dihadiri oleh para undangan.
Ringkasan aturan berpakaian resmi Festival Film Cannes 2026:
| Jenis Acara | Rekomendasi Pria | Rekomendasi Wanita |
|---|---|---|
| Gala Malam Hari | Tuksedo lengkap (Black-tie) | Gaun malam panjang (Evening gown) |
| Pemutaran Film Reguler | Setelan jas atau pakaian sopan | Cocktail dress atau Little Black Dress |
| Acara Formal Lainnya | Setelan celana gelap dan kemeja | Setelan celana gelap atau atasan formal |
Tabel di atas menunjukkan bahwa standar formalitas tertinggi diterapkan pada pemutaran film gala di malam hari. Sementara untuk acara reguler, tamu masih diberikan fleksibilitas untuk mengenakan busana yang lebih santai namun tetap sopan.
Pihak penyelenggara juga menugaskan tim penyambut khusus yang berada di barisan depan akses masuk karpet merah. Petugas ini memiliki kewenangan penuh untuk menolak masuk tamu yang dianggap tidak mematuhi ketentuan berpakaian yang telah ditetapkan.
Meskipun aturan ini sudah disosialisasikan secara luas, banyak selebritas yang tetap memilih untuk mengekspresikan diri melalui gaya yang provokatif. Hal ini menciptakan kontradiksi yang menarik antara tradisi formalitas festival dengan kebebasan berekspresi para pekerja seni di dunia mode.