Akademi Blockchain Polkadot Hadir di Bali, Cetak Talenta Digital Global 2026

Akademi Blockchain Polkadot Hadir di Bali, Cetak Talenta Digital Global 2026
Foto: Ilustrasi Akademi Blockchain Polkadot Hadir di Bali, Cetak Talenta Digital Global 2026.
Ukuran teks

Pulau Dewata kini tengah bersiap menjadi pusat perhatian teknologi global, lebih dari sekadar tujuan wisata pantai yang menawan. Bali terpilih sebagai lokasi strategis untuk mempertemukan para inovator teknologi, pembuat kebijakan dari berbagai negara, hingga perancang sistem blockchain masa depan.

Momen ini terangkum dalam sebuah program kepemimpinan eksklusif bertajuk "Governance for New Leadership" yang digagas oleh Polkadot Blockchain Academy (PBA). Kursus eksekutif intensif ini dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari di kawasan prestisius Nusa Dua, mulai tanggal 7 hingga 14 September 2025.

Para peserta nantinya akan diajak menyelami dinamika Web3 secara mendalam, termasuk mengamati proyek-proyek potensial dan pengembangan aset digital yang akan melantai di bursa besar seperti Binance. Program ini dirancang sebagai wadah kolaborasi langsung bagi para pemimpin industri global untuk merumuskan tata kelola digital di era yang kian dinamis.

Kolaborasi Global dan Dukungan Lokal

Penyelenggaraan acara ini mendapatkan dukungan penuh dari Mandala Blockchain Academy, yang merupakan bagian dari jaringan edukasi Mandala Chain. Sebagai informasi, Mandala Chain adalah proyek blockchain hybrid Layer-1 yang merupakan karya asli inovator dari dalam negeri.

Pendekatan yang ditawarkan dalam kursus ini sangat berbeda dari pelatihan teori biasa karena lebih menekankan pada praktik nyata dan kontekstual. Anda tidak hanya akan duduk sebagai pendengar, tetapi akan dilibatkan langsung dalam ekosistem sistem yang tengah dibangun sejak tahap awal.

Melalui diskusi intensif dan pembelajaran dari berbagai studi kasus, para peserta akan melihat bagaimana Web3 bertransformasi menjadi sebuah ekosistem yang hidup. Hal ini mencakup seluruh proses dari ide di atas meja kerja hingga menjadi solusi teknologi yang fungsional dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

CEO Polkadot Blockchain Academy, Pauline Cohen Vorms, mengungkapkan pandangannya mengenai urgensi kepemimpinan di era digital saat ini. Menurutnya, dunia digital menuntut para pemimpin untuk memiliki keberanian dalam bergerak secara lincah dan adaptif terhadap perubahan.

"Tata kelola di masa kini tidak lagi bersifat kaku atau hitam-putih, melainkan sesuatu yang bisa disusun ulang dan dikodekan kembali sesuai kebutuhan. Kita memasuki era di mana kepemimpinan adalah hasil kreasi, bukan sekadar warisan, sehingga dibutuhkan individu yang berani berinovasi," ujar Pauline.

Kesuksesan Eksperimen di Swiss dan Relevansinya di Asia

Ide besar di balik pelaksanaan program di Bali ini berakar dari keberhasilan eksperimen serupa yang dilakukan di Lucerne, Swiss, pada April 2025 lalu. Saat itu, hasilnya melampaui ekspektasi dengan menarik minat banyak tokoh penting dari berbagai belahan dunia.

Peserta yang hadir di Swiss mencakup anggota parlemen Inggris, pejabat teras Uni Eropa, hingga perwakilan delegasi dari kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Mereka berkumpul untuk mendalami integrasi teknologi blockchain ke dalam struktur tata kelola pemerintahan modern yang lebih efisien.

Dr. Lisa Cameron, seorang anggota Parlemen Inggris dan pendiri UK–US Crypto Alliance, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif tersebut. Ia menyebut pengalaman belajar tersebut sebagai momen yang sangat langka, relevan, serta memberikan wawasan baru yang mendalam bagi para pengambil kebijakan.

Berangkat dari catatan positif di Swiss, kurikulum untuk edisi Bali dikembangkan agar lebih inklusif dan luas cakupannya. Materi yang diberikan telah disesuaikan dengan konteks sosial dan ekonomi di wilayah Asia agar lebih aplikatif bagi peserta setempat.

Pemerintah Indonesia menyambut positif kehadiran program berskala internasional ini karena dianggap sejalan dengan visi besar negara. Inisiatif ini dipandang mendukung peta jalan "Indonesia Digital 2045" yang sedang digelorakan untuk memperkuat kedaulatan teknologi nasional.

Ery Wijaya, perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menegaskan bahwa acara ini merupakan jembatan penting bagi talenta lokal. Melalui program ini, SDM Indonesia berkesempatan berinteraksi langsung dengan pemangku kepentingan global dalam ekosistem blockchain.

Rincian utama mengenai program Governance for New Leadership di Bali :

  • Lokasi Acara: Kawasan Nusa Dua, Bali, Indonesia.
  • Durasi Program: 7 hari (7 - 14 September 2025).
  • Fokus Materi: Tata kelola Web3, kepemimpinan digital, dan strategi blockchain.
  • Metode Belajar: Praktik langsung, laboratorium ide, dan diskusi panel eksklusif.
  • Target Peserta: Pemimpin industri, regulator, pengambil kebijakan, dan eksekutif teknologi.
  • Output Peserta: Toolkit berpikir, blueprint kebijakan, dan jaringan kemitraan global.

Poin-poin di atas menunjukkan komitmen Polkadot Blockchain Academy dalam memberikan pengalaman belajar yang komprehensif bagi para peserta. Dengan dukungan ekosistem Mandala, pelaku industri lokal diharapkan bisa mendapatkan akses lebih luas ke pasar internasional.

Detail Kepesertaan dan Fasilitas

Salah satu keunggulan program ini adalah penyederhanaan konsep bagi para pesertanya agar tidak terjebak dalam kompleksitas teknis. Peserta akan dibekali dengan alat bantu berpikir yang praktis dan format kebijakan yang sudah siap untuk diuji coba di lapangan.

Pauline Cohen Vorms menambahkan bahwa tujuan utamanya adalah agar peserta membawa pulang hasil konkret yang dapat diterapkan di dunia nyata. Hal ini bisa berupa kerangka kerja kolaborasi antarnegara maupun inisiatif lintas sektor yang berdampak luas bagi publik.

Demi menjaga kualitas interaksi dan kedalaman materi, jumlah peserta yang dapat mengikuti program ini akan dibatasi secara ketat. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap orang memiliki ruang yang cukup untuk berdiskusi dan menyerap ilmu dari para mentor ahli.

Informasi mengenai biaya dan skema khusus bagi peserta :

Kategori Peserta Biaya Partisipasi Fasilitas yang Didapat
Peserta Umum / Eksekutif USD $2.000 Akomodasi penuh, konsumsi, materi intensif 1 pekan
Pejabat Publik Indonesia 5 DOT (Token Polkadot) Beasiswa penuh, akomodasi, dan akses materi lengkap

Tabel di atas merinci perbedaan biaya antara peserta umum dengan pejabat publik asal Indonesia yang mendapatkan skema beasiswa khusus. Program beasiswa ini merupakan wujud komitmen nyata untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan digital di lingkungan pemerintahan Indonesia secara berkelanjutan.

Dengan hadirnya program ini di Bali, Indonesia semakin mengukuhkan posisinya sebagai titik strategis bagi perkembangan teknologi blockchain di kawasan Asia. Ini bukan sekadar pelatihan, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun masa depan digital yang lebih transparan dan inklusif.

Artikel terkait

Rekomendasi