13 Penumpang Alami Sakit Telinga Akibat Tekanan Kabin, Pesawat Putar Balik: Mengejutkan!

13 Penumpang Alami Sakit Telinga Akibat Tekanan Kabin, Pesawat Putar Balik: Mengejutkan!
Foto: 13 Penumpang Alami Sakit Telinga Akibat Tekanan Kabin, Pesawat Putar Balik: Mengejutkan!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Sebuah insiden medis dialami oleh belasan penumpang pesawat Allegiant Air saat melakukan perjalanan dari Florida menuju Atlantic City pada Senin (18/5) sore. Pesawat tersebut terpaksa melakukan prosedur Return to Base atau kembali ke bandara asal setelah terdeteksi adanya gangguan teknis.

Masalah pada sistem tekanan udara kabin menjadi alasan utama sang pilot memutuskan untuk memutar balik pesawat ke Bandara Internasional Fort Lauderdale-Hollywood (FLL). Langkah ini diambil demi menjaga keamanan seluruh orang di dalam pesawat setelah indikator di kokpit menunjukkan adanya ketidakstabilan tekanan.

Kronologi Masalah Tekanan Kabin Allegiant Air

Pesawat Boeing 737-8200 yang membawa 187 orang tersebut awalnya lepas landas secara normal pada pukul 09.20 pagi waktu setempat. Namun, saat pesawat sedang dalam proses menanjak ke ketinggian jelajah, kru kokpit menerima peringatan adanya masalah pada sistem penstabil tekanan udara.

Juru bicara Allegiant Air, Sonya Padgett, mengungkapkan bahwa pilot segera merespons sinyal tersebut dengan menahan ketinggian pesawat agar tidak semakin tinggi. Keputusan untuk segera kembali ke bandara asal pun langsung diambil guna menghindari risiko yang lebih besar bagi kesehatan penumpang.

Meskipun terjadi masalah teknis, pihak maskapai menegaskan bahwa situasi ini tidak masuk dalam kategori darurat. Pesawat dilaporkan berhasil mendarat dengan aman dan normal di gerbang kedatangan, sehingga proses evakuasi penumpang berjalan tanpa kendala berarti.

Dampak Kesehatan dan Penanganan Penumpang

Meski pendaratan berlangsung mulus, perubahan tekanan udara yang mendadak tetap memberikan efek fisik bagi mereka yang berada di dalam kabin. Tim medis segera bersiaga di pintu gerbang untuk memberikan pertolongan pertama begitu pesawat berhenti sempurna.

Berikut adalah ringkasan data mengenai kondisi penumpang pasca-insiden tersebut:

Kategori Penanganan Jumlah Penumpang
Penumpang Mengalami Sakit Telinga (Barotrauma) 13 Orang
Penumpang Dirujuk ke Rumah Sakit 3 Orang
Total Penumpang dan Kru di Pesawat 187 Orang

Kepala Batalyon Dinas Pemadam Kebakaran Sheriff Broward, Michael Kane, menjelaskan bahwa mayoritas korban mengeluhkan nyeri telinga yang sangat tajam. Sebanyak tiga orang harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit untuk pemeriksaan medis lebih mendalam.

Kompensasi dan Permohonan Maaf Maskapai

Setelah insiden tersebut ditangani, pihak Allegiant Air segera menyiapkan armada pengganti agar para penumpang tetap bisa melanjutkan perjalanan. Penerbangan menuju Atlantic City akhirnya berhasil diberangkatkan kembali pada pukul 15.02 sore waktu setempat.

Sebagai bentuk tanggung jawab atas gangguan kesehatan dan keterlambatan jadwal, maskapai menawarkan skema ganti rugi kepada seluruh penumpang terdampak. Pilihan kompensasi ini diharapkan dapat meringankan ketidaknyamanan yang dialami selama penerbangan bermasalah tersebut.

Rincian kompensasi yang ditawarkan oleh pihak Allegiant Air adalah sebagai berikut:

  • Pemberian uang tunai senilai USD 100 atau setara dengan Rp1,7 juta per penumpang.
  • Voucher perjalanan yang dapat digunakan di kemudian hari senilai USD 150 atau sekitar Rp2,6 juta.

Sonya Padgett menyampaikan permohonan maaf resmi mewakili perusahaan atas kacaunya rencana perjalanan para pelanggan. Ia menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama maskapai dalam setiap operasional penerbangan.

Artikel terkait

Rekomendasi