Konsol terbaru Nintendo Switch 2 sering disebut-sebut sebagai perangkat paling bertenaga yang pernah diciptakan perusahaan asal Jepang tersebut. Namun, sebuah laporan terbaru mengungkapkan bahwa performanya ternyata masih berada di bawah konsol paling rendah milik Microsoft, yaitu Xbox Series S.
Meskipun Switch 2 memiliki keunggulan dari sisi kapasitas RAM, hal tersebut tidak menjamin kualitas visual yang lebih baik. Dalam pengujian nyata, Xbox Series S terbukti masih lebih unggul dalam menyajikan detail visual yang tajam dibandingkan pesaingnya itu.
Perbandingan Grafis FFVII Remake di Kedua Konsol
Para pakar dari Digital Foundry melakukan analisis mendalam mengenai kualitas game Final Fantasy VII (FFVII) Remake pada konsol Nintendo Switch 2. Hasil pengujian menunjukkan adanya perbedaan kualitas grafis yang cukup mencolok saat disandingkan dengan versi Xbox Series S.
Walaupun Switch 2 dibekali RAM yang lebih besar 1GB daripada Xbox Series S, ketajaman tekstur pada konsol Nintendo ini justru tertinggal. Hal ini membuktikan bahwa besaran RAM bukan satu-satunya faktor penentu keindahan visual dalam sebuah game.
Penyebab utama perbedaan ini terletak pada aset game yang digunakan oleh masing-masing konsol. Versi Switch 2 diketahui menggunakan campuran aset grafis dari PS4 dan PS5, yang kinerjanya tidak seoptimal aset milik Xbox.
Di sisi lain, Xbox Series S menggunakan aset yang diturunkan langsung dari Xbox Series X yang jauh lebih bertenaga. Keunggulan Series S juga didukung oleh fitur texture streaming yang berjalan sangat baik berkat penggunaan CPU berbasis AMD Zen 2.
Spesifikasi Teknis dan Performa Prosesor
Berikut adalah ringkasan perbandingan spesifikasi dan fitur antara kedua konsol tersebut:
| Komponen | Nintendo Switch 2 | Xbox Series S |
|---|---|---|
| Prosesor (CPU) | ARM Cortex-A78C | Custom AMD Zen 2 |
| Teknologi Grafis | NVIDIA DLSS | Hardware Accelerated Ray Tracing |
| Sumber Aset | Campuran PS4 & PS5 | Turunan Xbox Series X |
| Opsi Resolusi | Terbatas pada optimasi DLSS | 1080p (60fps) / 1440p (30fps) |
Tabel di atas menunjukkan bahwa perbedaan arsitektur prosesor memegang peranan kunci dalam performa akhir. Arsitektur ARM pada Switch 2 dinilai masih belum mampu menandingi kekuatan pemrosesan yang ditawarkan oleh chip AMD pada Xbox.
Meskipun Switch 2 mengandalkan teknologi DLSS milik NVIDIA untuk mendongkrak kualitas visual, keterbatasan pada CPU tetap menjadi penghambat. Teknologi canggih tersebut sulit bekerja maksimal jika tidak didukung oleh prosesor yang cukup kuat.
Untuk urusan bayangan atau shadow, Xbox Series S sebenarnya juga masih menggunakan campuran aset antara generasi lama dan baru. Namun, konsol ini memberikan fleksibilitas lebih bagi pemain dalam memilih mode performa atau kualitas visual.
Pengguna Xbox memiliki kebebasan untuk menjalankan game di resolusi 1080p dengan kecepatan 60 fps yang mulus. Jika ingin tampilan lebih tajam, tersedia opsi 1440p meskipun frame rate harus dikunci pada angka 30 fps.