Skenario Playoff MPL ID Season 17: Cek Peluang dan Prediksi di Minggu Berdarah 2026

Skenario Playoff MPL ID Season 17: Cek Peluang dan Prediksi di Minggu Berdarah 2026
Foto: Skenario Playoff MPL ID Season 17: Cek Peluang dan Prediksi di Minggu Berdarah 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Kompetisi Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia Season 17 kini telah memasuki pekan kedelapan yang sangat krusial. Pekan ini sering disebut sebagai "Minggu Berdarah" karena menjadi arena pertaruhan terakhir bagi tim-tim yang ingin melaju ke babak playoff di Jakarta International Velodrome.

Hingga saat ini, persaingan di papan klasemen masih sangat dinamis dengan hanya satu tim yang sudah dipastikan aman dan satu tim lainnya dipastikan tersingkir. Tujuh tim sisanya terjebak dalam pertempuran sengit demi memperebutkan lima tiket playoff yang masih tersedia di sisa musim reguler ini.

Ketatnya selisih poin di peringkat ketiga hingga ketujuh membuat setiap pertandingan menjadi penentu hidup dan mati bagi masing-masing organisasi. Kehadiran ONIC yang berperan sebagai penentu nasib lawan serta RRQ Hoshi yang berpotensi menjadi penjegal tim papan tengah membuat kalkulasi poin semakin rumit dan sulit ditebak.

Dominasi Sang Raja Langit dan Kejutan DEWA United

ONIC telah mengamankan posisi mereka di babak playoff dengan peluang menuju Upper Bracket yang nyaris sempurna, yakni sebesar 99,58 persen. Meski sudah berada di zona nyaman, tim berjuluk Sang Raja Langit ini diprediksi tetap akan tampil maksimal dan menjadi ancaman bagi tim-tim kritis seperti Alter Ego dan Bigetron.

Di sisi lain, DEWA United tampil luar biasa sebagai tim kuda hitam yang paling konsisten sepanjang musim ini berlangsung. Dengan peluang lolos mencapai 99,98 persen, Octa dan rekan-rekannya kini hanya perlu fokus mengamankan posisi di Upper Bracket yang saat ini peluangnya berada di angka 74,39 persen.

Langkah krusial yang harus dihadapi DEWA United untuk menjaga posisi puncaknya adalah sebagai berikut:

  • Menghadapi tantangan berat dari sang juara bertahan, ONIC, untuk menguji konsistensi mereka.
  • Bertarung melawan EVOS guna mempertahankan dominasi di papan atas klasemen.
  • Menghadapi perlawanan dari Bigetron yang sedang berjuang keras untuk tetap bertahan.

Fokus utama DEWA United di sisa pertandingan ini adalah meraih kemenangan penuh demi memulai babak playoff dari tangga teratas. Performa impresif mereka diharapkan mampu menjadi modal berharga saat melangkah ke babak selanjutnya di Jakarta International Velodrome nanti.

Persaingan Memanas di Zona Tengah Klasemen

EVOS, Alter Ego, dan Team Liquid ID saat ini menempati posisi ketiga hingga kelima dengan peluang lolos yang sebenarnya cukup tinggi, yakni di atas 80 persen. Namun, angka tersebut bukanlah jaminan mutlak karena satu kekalahan saja bisa mengubah nasib mereka secara drastis dalam waktu singkat.

EVOS sendiri harus melewati jalur terjal karena dijadwalkan bertemu dengan tim-tim tangguh seperti NAVI, DEWA United, dan juga ONIC. Sementara itu, Alter Ego memiliki jadwal yang tidak kalah menantang karena harus bertanding melawan empat tim berbeda, termasuk sang pemuncak klasemen sementara.

Pertemuan antara Team Liquid ID dan Alter Ego diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan paling ikonik di Week 8 ini. Hasil dari laga tersebut sangat berpengaruh pada pergeseran peringkat klasemen, sehingga kedua tim dituntut tampil tanpa celah sedikit pun demi menjaga momentum kemenangan.

Duel Hidup-Mati Geek Fam dan Bigetron

Titik pusat pertempuran sebenarnya ada pada Geek Fam dan Bigetron by Vitality yang kini menghuni peringkat keenam dan ketujuh. Kedua tim ini memiliki persentase peluang lolos yang sama kuat di angka 62 persen, namun dibayangi risiko eliminasi yang cukup besar yakni mencapai 37 persen.

Berikut adalah ringkasan peluang dan situasi sulit yang dihadapi oleh tim-tim di zona merah:

Nama Tim Peluang Lolos Risiko Gugur Lawan Krusial di Week 8
Geek Fam 62% 37% Bigetron dan NAVI
Bigetron 62% 37% Geek Fam, Alter Ego, DEWA, ONIC
NAVI 3,18% 96,82% EVOS, RRQ, dan Geek Fam

Tabel di atas menunjukkan betapa tipisnya batas antara kesuksesan dan kegagalan bagi tim-tim yang berada di zona kritis. Bigetron menghadapi tantangan yang sangat berat karena jadwal mereka dianggap sebagai "jadwal neraka" dengan melawan tim-tim papan atas secara berturut-turut.

Harapan Tipis NAVI dan Peran Baru RRQ Hoshi

NAVI berada dalam situasi yang sangat terpojok dengan peluang lolos yang hanya tersisa 3,18 persen saja di penghujung musim. Mereka tidak punya pilihan lain selain menyapu bersih semua laga tersisa dengan kemenangan telak, sambil berharap tim-tim di atasnya mengalami kekalahan beruntun.

Misi mustahil ini akan bergantung pada perolehan selisih game, sebuah drama yang sering kali terulang dalam perebutan tiket playoff MPL Indonesia. NAVI harus berjuang ekstra keras saat berhadapan dengan EVOS, RRQ Hoshi, dan Geek Fam untuk menjaga asa yang masih tersisa.

Sementara itu, RRQ Hoshi yang sudah dipastikan gagal melaju ke playoff untuk kedua kalinya secara beruntun tetap memiliki daya tarik tersendiri. Meskipun sudah tidak memiliki kepentingan untuk poin, Sang Raja bisa menjadi penghancur mimpi bagi tim lain yang sedang berjuang keras mengumpulkan poin.

Tampil tanpa tekanan bisa membuat RRQ Hoshi bermain lebih lepas dan justru menjadi batu sandungan yang berbahaya bagi NAVI, Alter Ego, maupun DEWA United. "Minggu Berdarah" benar-benar tidak memberikan ruang bagi kesalahan sekecil apa pun, karena nasib lima tiket tersisa akan ditentukan melalui perjuangan hidup dan mati mulai pekan ini.

Artikel terkait

Rekomendasi