Game Director Assassin’s Creed Hexe Resmi Mengundurkan Diri, Ubisoft Mengejutkan Publik di 2026

Game Director Assassin’s Creed Hexe Resmi Mengundurkan Diri, Ubisoft Mengejutkan Publik di 2026
Foto: Game Director Assassin’s Creed Hexe Resmi Mengundurkan Diri, Ubisoft Mengejutkan Publik di 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Kabar mengejutkan menyelimuti Ubisoft, pengembang di balik waralaba besar seperti Far Cry dan Assassin’s Creed. Sosok kunci dalam proyek masa depan mereka dilaporkan telah resmi meninggalkan perusahaan.

Benoit Richer, yang menjabat sebagai Game Director untuk proyek Assassin’s Creed Hexe, mengumumkan pengunduran dirinya dari Ubisoft. Informasi ini terungkap melalui pembaruan di profil LinkedIn pribadinya pada akhir pekan lalu.

Setelah hengkang dari Ubisoft, Richer diketahui telah berpindah haluan ke sektor industri yang berbeda. Ia memutuskan untuk bergabung dengan Servo Games, sebuah studio pengembang game independen (indie).

Richer menjelaskan bahwa studio barunya tersebut dihuni oleh para veteran industri yang memiliki visi serupa. Mereka berfokus pada penciptaan pengalaman bermain game terbaik melalui kolaborasi keahlian yang saling melengkapi.

Latar Belakang dan Dampak bagi Proyek Hexe

Benoit Richer memiliki rekam jejak yang cukup panjang di industri video game skala besar. Sebelum menjabat sebagai Game Director di Ubisoft sejak 2017, ia pernah berkarier selama tujuh tahun di Warner Bros. Games.

Kepergian Richer terjadi di tengah situasi internal Ubisoft yang dikabarkan sedang mengalami efisiensi. Perusahaan tersebut dilaporkan baru saja mengurangi sekitar 50 pengembang yang terlibat dalam proyek Assassin’s Creed Hexe.

Assassin’s Creed Hexe sendiri merupakan judul yang sangat dinantikan karena membawa atmosfer yang berbeda. Game ini berlatar di Kekaisaran Romawi Suci pada abad ke-16 dengan fokus cerita pada elemen supernatural.

Tokoh utama dalam seri ini adalah seorang wanita bernama Elsa yang hidup di wilayah Eropa Tengah. Secara gaya permainan, Hexe diprediksi akan meninggalkan elemen open-world luas dan kembali ke struktur RPG yang lebih linier.

Pendekatan ini disebut-sebut menyerupai konsep yang diterapkan pada seri Assassin’s Creed Mirage. Berikut adalah beberapa poin utama mengenai profil proyek Assassin’s Creed Hexe yang saat ini sedang dikembangkan:

Informasi penting terkait proyek Assassin’s Creed Hexe:

  • Latar Waktu: Mengambil setting pada abad ke-16 di era Kekaisaran Romawi Suci.
  • Tokoh Utama: Menceritakan perjalanan karakter wanita bernama Elsa.
  • Tema Utama: Fokus pada unsur misteri dan hal-hal supernatural.
  • Gaya Permainan: Mengusung formula RPG linier, mirip dengan seri Mirage.

Daftar di atas menunjukkan perubahan arah kreatif yang ingin dicapai Ubisoft untuk seri terbaru ini. Meskipun ditinggalkan oleh sutradaranya, pengembangan proyek ini diharapkan tetap berlanjut sesuai rencana awal perusahaan.

Hingga saat ini, Ubisoft belum memberikan pernyataan resmi terkait siapa yang akan menggantikan posisi Richer. Para penggemar kini menantikan bagaimana pergantian kepemimpinan ini akan memengaruhi kualitas akhir dari Assassin’s Creed Hexe.

Artikel terkait

Rekomendasi