Vokalis Punk Hardcore Kecam Pendukung Trump: "Pahami Lirik Kami?" - Mengejutkan!

Vokalis Punk Hardcore Kecam Pendukung Trump: "Pahami Lirik Kami?" - Mengejutkan!
Foto: Vokalis Punk Hardcore Kecam Pendukung Trump: "Pahami Lirik Kami?" - Mengejutkan!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Vokalis band Circle Jerks, Keith Morris, terlibat perdebatan panas dengan salah satu penggemar pendukung Donald Trump saat konser di Las Vegas. Dalam insiden tersebut, Morris menantang kembali pendukung itu dengan mempertanyakan kemampuannya memahami lirik Circle Jerks yang menentang otoritarianisme. Karena ketegangan yang disulut oleh jari tengah yang diacungkannya, Morris memutuskan untuk tidak memberikan tanda tangan dan melarang penggemar itu menghadiri konser mereka di masa mendatang.

Suara.com melaporkan bahwa insiden kecil ini terjadi selama penampilan band hardcore punk legendaris tersebut di Brooklyn Bowl, Las Vegas, pekan lalu. Perbedaan pandangan politik antara Morris dan seorang fan tentang mantan Presiden AS, Donald Trump, memicu konfrontasi verbal di antara mereka. Peristiwa ini menjadi viral setelah direkam oleh penonton dan tersebar di media sosial.

Kronologi Kejadian: Dari Permintaan Tanda Tangan Hingga Tersulut Emosi

Menurut informasi dari akun Instagram @brooklynvegan pada Kamis, 28 Mei 2026, konfrontasi itu dimulai ketika seorang penggemar di barisan depan meminta tanda tangan Morris dengan menyodorkan piringan hitam (vinyl) miliknya ke arah panggung. Hal ini yang semestinya momen indah antara idola dan penggemar tiba-tiba berubah menjadi situasi tegang.

Pada saat jeda di antara lagu, Morris melontarkan kritikan tajam terhadap Partai Republik dan menggambarkan situasi politik AS saat ini sebagai "tongkang politikus tak berguna". Mendengar kritikan tersebut, sang penggemar yang tampaknya pendukung setia Trump merasa terprovokasi.

Bukannya mundur, ia malah mengacungkan jari tengah dan meneriaki Morris dengan sebutan "pengkhianat".

Reaksi Blak-blakan Keith Morris dari Atas Panggung

Morris, yang dikenal tidak takut berkonfrontasi, lantas menghentikan semua interaksinya dengan fans tersebut. Ia menolak menandatangani vinyl dan malah memberikan orasi panjang kepada penggemar itu di depan banyak penonton.

"Gue pengkhianat? Oh nggak, nggak, fu*k you," Morris mempertegas ucapannya dengan lantang menanggapi penghinaan dari si penggemar. Ia menambahkan bahwa sebagai warga yang peduli pada politik, ia selalu aktif menggunakan hak pilihnya.

Artikel terkait

Rekomendasi