Aktor ternama Shia LaBeouf secara resmi telah mengakui kesalahannya atas tiga dakwaan penganiayaan ringan. Pengakuan ini berkaitan dengan insiden keributan yang ia picu saat perayaan Mardi Gras di New Orleans beberapa waktu lalu.
Akibat tindakan tersebut, bintang film papan atas ini dijatuhi hukuman masa percobaan oleh pengadilan. Keputusan ini diambil setelah serangkaian pemeriksaan terkait perilaku sang aktor di depan publik.
Kewajiban Menjalani Rehabilitasi Alkohol
Selain masa percobaan, pengadilan juga mewajibkan Shia LaBeouf untuk mengikuti program rehabilitasi ketergantungan alkohol. Hal ini disampaikan langsung oleh Sarah Chervinsky selaku pengacara yang mendampingi sang aktor.
Chervinsky menegaskan bahwa kliennya telah hadir di persidangan untuk mengambil tanggung jawab penuh atas peristiwa tersebut. Kini, LaBeouf berencana untuk menata kembali hidupnya dan fokus pada orang-orang terdekatnya.
Rangkuman sanksi dan hukuman yang diterima oleh Shia LaBeouf:
- Menjalani hukuman masa percobaan sesuai ketetapan pengadilan.
- Wajib mengikuti program rehabilitasi profesional untuk mengatasi kecanduan alkohol.
- Bertanggung jawab penuh atas tiga dakwaan penganiayaan ringan yang diajukan.
- Menyelesaikan segala prosedur hukum terkait keributan di New Orleans.
Langkah hukum ini diharapkan dapat menjadi titik balik bagi sang aktor dalam memperbaiki citranya. Fokus utamanya saat ini adalah melanjutkan pekerjaan serta berbagai proyek kreatif yang sempat tertunda.
Kronologi Insiden Kerusuhan di New Orleans
Peristiwa ini bermula ketika Shia LaBeouf mengunjungi sebuah bar bernama R Bar di kawasan Faubourg Marigny. Di lokasi tersebut, ia dilaporkan mengonsumsi minuman keras dalam jumlah banyak hingga kehilangan kendali.
Kondisi mabuk tersebut memicu ketegangan setelah LaBeouf diduga meninju seorang pria yang memicu kericuhan di dalam bar. Akibat ulahnya yang mengganggu kenyamanan, pengelola bar terpaksa mengusir aktor tersebut keluar dari tempat mereka.
Detail peristiwa berdasarkan laporan Kepolisian New Orleans:
| Waktu Kejadian | Lokasi | Detail Tindakan |
|---|---|---|
| Senin malam (16/2) | R Bar, Faubourg Marigny | Mengonsumsi alkohol hingga mabuk dan memicu keributan awal. |
| Selasa pagi (17/2) | Area publik New Orleans | Melakukan kekerasan fisik dan bertelanjang dada di aspal jalanan. |
| Pasca Kejadian | Rumah Sakit & Penjara | Mendapat perawatan medis sebelum ditahan dan didakwa polisi. |
Tabel di atas merinci rangkaian peristiwa yang berujung pada penangkapan Shia LaBeouf oleh pihak berwajib. Kejadian ini sempat terekam dalam video amatir yang kemudian menjadi viral di berbagai platform media sosial.
Setelah diusir dari bar, LaBeouf bukannya pergi menjauh, melainkan kembali dengan sikap yang jauh lebih agresif. Aksi tersebut menarik perhatian massa yang berkumpul untuk menyaksikan perilaku provokatif sang aktor.
Beberapa warga sebenarnya sempat berupaya menenangkan situasi agar keributan tidak semakin meluas. Namun, LaBeouf justru melayangkan pukulan ke wajah orang lain hingga menyebabkan hidung korbannya terluka.
Ketegangan memuncak ketika massa mulai memberikan perlawanan fisik hingga membuat sang aktor menjadi bulan-bulanan di jalanan. Saat petugas kepolisian tiba di lokasi, ia ditemukan dalam kondisi cedera dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Setelah mendapatkan perawatan medis yang diperlukan, barulah LaBeouf dibawa ke kantor polisi untuk diproses secara hukum. Ia akhirnya dijerat dengan dakwaan berlapis terkait aksi kekerasan dan penganiayaan yang ia lakukan.