Universitas Indonesia (UI) kembali dipercaya menjadi salah satu titik lokasi penyelenggaraan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Guna menjaga integritas ujian, pihak panitia menerapkan prosedur pengawasan yang sangat ketat bagi seluruh peserta.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi dan menutup celah praktik kecurangan selama proses seleksi berlangsung. Penjagaan ketat sudah dimulai sejak para peserta tiba di pintu masuk ruang ujian.
Pemeriksaan Fisik dan Penggunaan Alat Pendeteksi
Rina Rahmawati selaku Penanggung Jawab Lokasi UTBK di UI menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap barang bawaan maupun fisik peserta. Petugas keamanan menyisir setiap potensi gangguan dengan menggunakan perangkat khusus.
Berikut adalah poin-poin utama terkait prosedur keamanan yang diterapkan di lokasi ujian:
- Seluruh tas milik peserta wajib dikumpulkan di area depan ruang ujian sebelum tes dimulai.
- Petugas menggunakan alat pemindai logam (metal detector) untuk memeriksa setiap individu yang masuk.
- Pemeriksaan intensif bertujuan untuk mendeteksi perangkat elektronik atau benda terlarang lainnya.
- Pengawasan diperketat guna memastikan tidak ada alat komunikasi ilegal yang masuk ke ruang ujian.
Penerapan protokol ini dilakukan secara disiplin di berbagai lokasi ujian, termasuk di Gedung Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK) UI, Depok. Rina menegaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan standar operasional untuk menjaga keadilan bagi seluruh calon mahasiswa.
Prosedur Khusus bagi Peserta Berhijab
Selain pemeriksaan umum, panitia juga memberikan perhatian khusus melalui metode pemeriksaan badan (body checking). Hal ini dilakukan secara persuasif dan tetap menghormati privasi peserta di bawah pengawasan petugas terkait.
Petugas pengawas wanita memberikan bantuan khusus dalam memeriksa peserta yang mengenakan hijab secara lebih teliti. Langkah ini bertujuan untuk memastikan tidak ada alat bantu dengar atau perangkat komunikasi kecil yang tersembunyi di balik kain hijab.
Ringkasan teknis pengawasan UTBK SNBT 2026 di lingkungan Universitas Indonesia:
| Aspek Pengamanan | Metode Pelaksanaan |
|---|---|
| Barang Bawaan | Sterilisasi tas dan penyimpanan di area khusus luar ruang ujian. |
| Pemeriksaan Tubuh | Pemindaian menggunakan metal detector secara menyeluruh. |
| Peserta Wanita Berhijab | Pengecekan fisik manual pada area telinga oleh pengawas wanita. |
| Tujuan Utama | Mencegah penggunaan joki dan alat bantu komunikasi ilegal. |
Data tersebut menunjukkan keseriusan pihak kampus dalam menyelenggarakan seleksi yang bersih dan transparan. Pemeriksaan manual oleh pengawas dilakukan dengan tetap mengedepankan etika dan kenyamanan peserta ujian.
Komitmen UI dalam memperketat pengawasan ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecurangan seperti yang pernah terjadi pada periode sebelumnya. Para peserta diimbau untuk mematuhi seluruh aturan agar proses seleksi berjalan lancar tanpa kendala administratif.