Penyelenggaraan ajang bergengsi Esports Nations Cup (ENC) 2026 membawa kabar terbaru terkait kesiapan tim dari berbagai negara. Pihak panitia dilaporkan memutuskan untuk memperpanjang masa verifikasi roster pemain nasional untuk seluruh cabang game yang dikompetisikan tahun ini.
Pada awalnya, seluruh negara peserta diwajibkan untuk menyetorkan daftar nama pemain mereka paling lambat pada tanggal 10 Mei 2026. Esports Foundation, selaku penyelenggara melalui komite teknisnya, semula menargetkan proses validasi profil pemain ini rampung pada 22 Mei kemarin.
Namun, dalam praktiknya, proses pemeriksaan tersebut memerlukan waktu yang jauh lebih lama dibandingkan estimasi awal. Skala pemeriksaan yang sangat luas menjadi faktor utama di balik penundaan pengumuman resmi skuad nasional tersebut.
Skala Peserta Menjadi Tantangan Besar Verifikasi
Proses verifikasi untuk ENC 2026 ini berubah menjadi agenda yang sangat kompleks bagi panitia penyelenggara. Hal ini dikarenakan adanya keterlibatan puluhan hingga hampir 90 negara peserta yang berkompetisi di berbagai judul game esports populer.
Sebagai ilustrasi, pada cabang game populer seperti League of Legends dan VALORANT, setiap negara diperbolehkan mengirimkan roster yang terdiri dari lima hingga tujuh orang pemain. Hal ini berarti ada ratusan profil pemain dari seluruh dunia yang wajib diperiksa secara mendalam sebelum dipublikasikan.
Selain fokus pada identitas para pemain, proses validasi ini juga menyentuh aspek latar belakang staf pelatih masing-masing negara. Sebelumnya, berbagai media esports internasional memang sudah mulai melaporkan nama-nama pelatih yang diajukan oleh federasi nasional.
Kolaborasi Penyelenggara dengan Publisher dan Komisi Integritas
Berdasarkan informasi yang beredar, Esports Foundation tidak bekerja sendirian dalam melakukan proses audit roster ini. Mereka menggandeng pihak pengembang atau publisher game terkait untuk memastikan setiap pemain memenuhi kualifikasi teknis dan administratif.
Selain itu, lembaga Esports Integrity Commission (ESIC) juga dikabarkan turun tangan dalam melakukan peninjauan terhadap para atlet. Meskipun bukan badan pengatur global yang bersifat mutlak, ESIC memiliki peran krusial dalam menjaga integritas ekosistem kompetitif esports dunia.
Lembaga ini dikenal sangat aktif dalam memantau kompetisi game besar seperti Counter-Strike 2 dan Dota 2. Selain itu, ESIC diketahui menjalin kemitraan strategis dengan MOONTON Games, pengembang di balik kesuksesan Mobile Legends: Bang Bang.
Keterlibatan banyak lembaga pengawas inilah yang disinyalir kuat menjadi pemicu utama bergesernya jadwal pengumuman resmi roster nasional. Panitia ingin memastikan tidak ada masalah legalitas atau etika saat nama-nama pemain tersebut dirilis ke publik.
Timeline Pengumuman Skuad Nasional Secara Bertahap
Informasi mengenai jadwal terbaru pengumuman roster ini mulai terkuak melalui dokumen komunikasi yang dibagikan oleh Turkish Esports Federation (TESFED). Dalam dokumen tersebut, dijelaskan bahwa pengumuman tidak akan dilakukan serentak, melainkan dibagi berdasarkan cabang game.
Berikut adalah jadwal rencana pengumuman roster pemain nasional untuk ajang ENC 2026:
- Mei 2026 (Rainbow Six Siege): Pengumuman dimulai pada 25 Mei dan menjadi game pertama yang merilis daftar pemainnya.
- Mei 2026 (Rocket League): Jadwal rilis daftar pemain dijadwalkan menyusul dua hari kemudian, tepatnya pada 27 Mei.
- Juni 2026 (MLBB, Dota 2, & PUBG): Cabang populer seperti Mobile Legends: Bang Bang, Dota 2, dan PUBG: BATTLEGROUNDS akan diumumkan antara 1 hingga 10 Juni.
- Juni 2026 (Riot Games): Dua judul besar dari Riot Games, yakni League of Legends dan VALORANT, akan diumumkan pada periode 15 hingga 25 Juni.
- Juli 2026 (Mobile Games): Roster untuk game mobile seperti PUBG MOBILE dan Honor of Kings dijadwalkan rilis terakhir pada rentang 5 hingga 15 Juli 2026.
Penjelasan mengenai jadwal di atas menunjukkan bahwa setiap komunitas game harus bersabar menunggu giliran rilis skuad kebanggaan mereka. Perbedaan waktu ini juga memberikan ruang bagi panitia untuk melakukan pengecekan akhir secara lebih mendalam pada setiap judul game.
Potensi Perubahan Jadwal dan Sistem Seleksi Negara
Meskipun TESFED telah membagikan linimasa tersebut, beberapa federasi esports dari negara lain melaporkan adanya sedikit perbedaan tanggal. Sebagai contoh, federasi dari Argentina dan Hungaria menyatakan bahwa pengumuman untuk Rainbow Six Siege baru akan dilakukan pada 28 Mei.
Ketidaksinkronan data ini mengindikasikan bahwa tanggal yang beredar kemungkinan besar bukan merupakan batas akhir yang kaku. Sebaliknya, tanggal tersebut mungkin menjadi batas waktu paling awal bagi suatu negara untuk mulai mempublikasikan susunan tim mereka.
Penting untuk dicatat bahwa tidak semua cabang game di ENC 2026 menggunakan sistem pemilihan pemain atau seleksi langsung oleh federasi. Beberapa game memiliki mekanisme yang berbeda dalam menentukan siapa yang berhak mewakili bendera negara mereka.
Beberapa judul game yang menggunakan sistem kompetisi kualifikasi untuk menentukan wakilnya antara lain:
- Counter-Strike 2: Menggunakan turnamen kualifikasi nasional untuk mencari tim terbaik.
- Apex Legends: Penentuan wakil dilakukan melalui sistem kompetisi berbasis negara.
- Chess Esports: Mengandalkan hasil kualifikasi internal untuk memilih pemain yang akan berangkat.
Melalui sistem kualifikasi ini, nama-nama roster resmi baru akan benar-benar dipastikan setelah seluruh rangkaian turnamen di tingkat negara selesai dilakukan. Hal ini menambah dinamika persiapan menuju ajang puncak Esports Nations Cup 2026 yang akan mempertemukan para pemain terbaik dunia.
Indonesia sendiri melalui PB ESI terus mematangkan persiapan, termasuk melakukan seleksi ketat menggunakan pendekatan sports science. Strategi ini diharapkan mampu membawa tim nasional esports Indonesia meraih prestasi tertinggi dalam ajang global tersebut.