Universitas Negeri Surabaya (Unesa) secara resmi mengumumkan hasil seleksi jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026. Sebanyak 8.292 calon mahasiswa baru dinyatakan lolos seleksi dari total pendaftar yang mencapai 67.952 orang.
Berdasarkan data resmi dari pihak kampus, tingkat kelulusan SNBT di Unesa tahun ini berada di angka 12,2 persen. Persaingan masuk terlihat sangat kompetitif, terutama pada program studi (prodi) di bidang kesehatan dan vokasi terapan.
Daftar Program Studi dengan Persaingan Tertinggi
Beberapa program studi jenjang sarjana dan sarjana terapan mencatatkan persentase keketatan yang sangat rendah, menandakan tingginya minat pendaftar. Berikut adalah rincian prodi dengan tingkat persaingan paling ketat di Unesa:
Program Studi Sarjana (S1) dengan Keketatan Tertinggi:
- Keperawatan: 1,49%
- Fisioterapi: 1,54%
- Kedokteran Gigi: 1,82%
- Kedokteran: 2,5%
- Teknik Pertambangan: 2,77%
- Kebidanan: 3,76%
- Pariwisata: 5,11%
- Manajemen: 5,32%
- Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian: 5,39%
- Gizi: 5,55%
Program Studi Sarjana Terapan (D4) dengan Keketatan Tertinggi:
- Administrasi Negara: 1,8%
- Teknik Sipil: 3,89%
- Teknik Mesin: 3,99%
- Arsitektur Bangunan Gedung: 4,26%
- Tata Boga: 4,42%
- Rekayasa Multimedia Edukasi Digital: 4,98%
- Manajemen Informatika: 5,41%
- Produksi Media: 6,15%
- Kepelatihan Olahraga: 6,42%
- Transportasi: 8,45%
Data di atas menunjukkan bahwa sektor kesehatan masih menjadi primadona bagi calon mahasiswa baru di jalur SNBT tahun ini. Sementara itu, pada jenjang vokasi, Administrasi Negara menjadi prodi yang paling sulit ditembus oleh peserta.
Penerimaan Mahasiswa KIP Kuliah dan Difabel
Dari total peserta yang lolos, sebanyak 3.107 orang atau sekitar 37 persen merupakan penerima program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dan kampus dalam mendukung akses pendidikan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan biaya.
Kepala Subdirektorat Admisi Unesa, Sukarmin, menjelaskan bahwa jumlah tersebut membuktikan Unesa tetap terbuka bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi. Selain itu, Unesa juga menerima dua calon mahasiswa baru penyandang disabilitas tunanetra melalui jalur seleksi ini.
Kedua mahasiswa difabel tersebut berhasil masuk ke program studi S-1 Ilmu Politik dan S-1 Pendidikan Luar Biasa. Sukarmin menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah wujud nyata dari upaya kampus dalam menciptakan lingkungan pendidikan tinggi yang inklusif.
Prosedur Daftar Ulang dan Penetapan UKT
Bagi peserta yang telah dinyatakan lulus, proses daftar ulang dijadwalkan berlangsung mulai 27 Mei 2026 pukul 10.00 WIB. Periode pendaftaran ini akan ditutup pada 9 Juni 2026 tepat pukul 15.00 WIB melalui sistem daring resmi Unesa.
Calon mahasiswa diingatkan untuk segera menyelesaikan administrasi karena jika melewati batas waktu, status kelulusan akan dianggap gugur. Setelah tahap daftar ulang selesai, pihak kampus akan menetapkan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada 11 Juni 2026.
Informasi Penting Jalur Mandiri
Bagi calon mahasiswa yang belum berhasil melalui jalur SNBP maupun SNBT, Unesa masih memberikan kesempatan luas melalui jalur mandiri. Tahun ini, tersedia kuota sebanyak 6.566 kursi yang bisa diperebutkan oleh para calon mahasiswa baru.
Rangkuman Informasi Jalur Penerimaan Unesa 2026:
| Kategori Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Total Lolos SNBT | 8.292 Peserta |
| Tingkat Kelulusan | 12,2% |
| Batas Daftar Ulang | 9 Juni 2026 |
| Penetapan UKT | 11 Juni 2026 |
| Kuota Jalur Mandiri | 6.566 Kursi |
Sukarmin memberikan semangat kepada para peserta yang belum beruntung untuk terus mencoba melalui jalur mandiri yang tersedia. Informasi lengkap mengenai pendaftaran mandiri dapat diakses melalui laman resmi admisi Universitas Negeri Surabaya.