Ubisoft Umumkan Perombakan Besar 2026, Fokus Jadi Creative House Terbaru yang Mengejutkan

Ubisoft Umumkan Perombakan Besar 2026, Fokus Jadi Creative House Terbaru yang Mengejutkan
Foto: Ubisoft Umumkan Perombakan Besar 2026, Fokus Jadi Creative House Terbaru yang Mengejutkan. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Ubisoft baru-baru ini mengumumkan langkah strategis yang cukup mengejutkan bagi industri game global. Perusahaan asal Prancis ini memutuskan untuk melakukan perombakan besar-besaran terhadap struktur organisasi mereka pada awal tahun 2026.

Keputusan ini diambil sebagai upaya untuk melakukan reset operasional guna mengembalikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Melalui pernyataan resminya, Ubisoft menargetkan model kerja yang lebih ramping dan terfokus pada portofolio game masa depan.

Strategi Baru dan Pembatalan Proyek Game

Dalam rencana transformasi ini, Ubisoft menetapkan tiga pilar utama sebagai landasan pergerakan perusahaan. Pilar tersebut mencakup penerapan model operasional baru, pemfokusan ulang portofolio untuk tiga tahun ke depan, serta penataan ulang skala organisasi.

Ubisoft nantinya akan memusatkan operasional mereka pada konsep "Creative House". Fokus utamanya adalah pengembangan game petualangan dunia terbuka (open-world) serta layanan permainan berbasis Game as a Service (GaaS).

Namun, perubahan besar ini berdampak langsung pada beberapa proyek yang sedang berjalan. Tercatat ada enam judul game yang resmi dibatalkan pengembangannya oleh pihak Ubisoft.

Salah satu judul yang paling disoroti adalah Prince of Persia: The Sands of Time Remake. Game ini sebenarnya sempat dijadwalkan meluncur pada Maret 2026 sebelum akhirnya diputuskan untuk dihentikan.

Konsolidasi Melalui Lima Creative House

Struktur perusahaan yang sebelumnya tersebar di berbagai negara kini diringkas menjadi hanya lima "Creative House" utama. Perubahan ini mengakibatkan beberapa studio cabang, seperti Ubisoft Halifax dan Ubisoft Stockholm, terpaksa ditutup.

Selain penutupan studio, pengurangan tenaga kerja atau PHK juga terjadi di beberapa lokasi lainnya. Studio yang terdampak antara lain adalah Ubisoft Abu Dhabi, RedLynx, hingga Massive Entertainment.

Daftar pembagian tugas dan IP game untuk setiap Creative House di bawah naungan Ubisoft:

  • Creative House 1 (Vantage Studios): Bertanggung jawab penuh atas pengembangan franchise besar seperti Assassin’s Creed, Far Cry, dan Rainbow Six.
  • Creative House 2: Mengelola judul-judul taktis dan aksi seperti The Division, Ghost Recon, serta Splinter Cell.
  • Creative House 3: Berfokus pada game kompetitif dan layanan live-service seperti For Honor, The Crew, Riders Republic, Brawlhalla, dan Skull & Bones.
  • Creative House 4: Menangani seri legendaris dan simulasi meliputi Anno, Might & Magic, Rayman, Prince of Persia, hingga Beyond Good & Evil.
  • Creative House 5: Fokus pada judul kasual dan mobile seperti Just Dance, Idle Miner Tycoon, Ketchapp, Hungry Shark, Invincible, Uno, serta Hasbro.

Vantage Studios sendiri merupakan studio hasil kolaborasi antara Ubisoft dan Tencent. Studio ini memegang peran krusial karena mengelola kekayaan intelektual (IP) paling populer milik perusahaan.

Masa Depan dan IP Baru Ubisoft

Langkah penyederhanaan organisasi ini diharapkan dapat memberikan tanggung jawab kreatif dan finansial yang lebih jelas. Dengan pembagian spesialisasi tersebut, setiap studio diharapkan bisa berinovasi lebih maksimal pada franchise yang mereka pegang.

Meskipun sedang melakukan efisiensi, Ubisoft tidak berhenti menelurkan karya-karya baru bagi para pemain setianya. Saat ini, mereka mengonfirmasi sedang menggarap empat IP baru yang masih dalam tahap pengembangan.

Salah satu judul baru yang sudah dibocorkan ke publik adalah March of Giants. Kehadiran proyek baru ini menunjukkan bahwa Ubisoft tetap agresif dalam mencari peluang di pasar meskipun tengah berbenah secara internal.

Berikut adalah ringkasan mengenai status terbaru dari struktur organisasi dan fokus utama Ubisoft setelah perombakan.

Kategori Perubahan Detail Informasi
Model Operasional Berpusat pada 5 Creative House Utama
Fokus Utama Game Open-World dan Game as a Service (GaaS)
Jumlah Game Dibatalkan 6 Judul Game (Termasuk Prince of Persia Remake)
Proyek Baru 4 IP Baru dalam pengembangan (Termasuk March of Giants)

Tabel di atas merangkum poin-poin krusial dari transformasi yang sedang dilakukan oleh manajemen Ubisoft. Perubahan ini menjadi pertaruhan besar bagi masa depan salah satu raksasa industri game dunia tersebut.

Apakah strategi "Creative House" ini akan berhasil membawa Ubisoft kembali ke masa kejayaannya? Publik dan para penggemar tentu harus menunggu hasil eksekusi dari rencana jangka panjang ini dalam beberapa tahun mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi