Kabar mengejutkan datang dari grup band legendaris Dewa 19 saat menggelar konser di Malaysia pada Sabtu, 6 Juni 2026. Sang drummer, Tyo Nugros, secara mendadak batal tampil akibat terganjal masalah administrasi di bandara.
Langkah musisi karismatik ini terhenti saat menjalani proses imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat, 5 Juni 2026. Ia mendapatkan pencekalan mendadak yang membuatnya tidak diperbolehkan melakukan perjalanan ke luar negeri.
Kronologi Pencekalan Tyo Nugros
Pencekalan tersebut diketahui diterbitkan secara resmi oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta 1. Hal ini membuat Tyo tertahan di bandara tepat sehari sebelum jadwal pertunjukan dimulai.
Tyo Nugros kemudian menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf melalui sebuah rekaman video. Video tersebut diputar di hadapan ribuan penggemar yang memadati Unifi Arena Bukit Jalil, Kuala Lumpur.
Dalam pernyataannya, Tyo mengaku sangat menyesal tidak bisa menyapa para Baladewa di Malaysia. Ia juga menyatakan kekagetannya atas status pencekalan yang diterima secara tiba-tiba tersebut.
Tyo menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui duduk perkara hukum yang menyeret namanya. Ia merasa tidak mendapatkan informasi awal mengenai adanya kendala dengan pihak KPKNL Jakarta 1.
Saat ini, Tyo bersama tim hukum dan keluarga sedang berupaya mengumpulkan informasi lebih lanjut. Mereka mencoba mencari kejelasan mengenai dasar hukum dari surat pencekalan misterius tersebut.
Al Ghazali Jadi Penyelamat di Kursi Drum
Kekosongan posisi di lini belakang panggung segera direspons cepat oleh manajemen Dewa 19. Al Ghazali pun ditunjuk sebagai pengganti darurat untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Tyo Nugros.
Putra sulung Ahmad Dhani tersebut mengaku sempat merasa tegang karena tanggung jawab besar yang diberikan. Meski begitu, ia bersyukur bisa menjalankan tugasnya dengan baik hingga konser berakhir.
Berikut adalah beberapa fakta menarik mengenai aksi Al Ghazali sebagai drummer pengganti di konser tersebut:
Daftar poin penting di balik aksi darurat Al Ghazali :
- Al Ghazali sempat ikut sesi latihan bersama band (jamming) dua hari sebelum keberangkatan ke Malaysia.
- Persiapan yang dilakukan sangat singkat namun terbantu karena Al sudah mengenal lagu-lagu Dewa 19.
- Meski dadakan, transisi posisi drummer berlangsung mulus tanpa kendala teknis yang berarti selama pertunjukan.
- Al Ghazali menyampaikan rasa hormatnya kepada Tyo Nugros melalui unggahan di media sosial pribadinya.
Kehadiran Al Ghazali terbukti menjadi penyelamat yang membuat konser tetap berjalan sesuai rencana. Ia berhasil membawakan tempo permainan yang energik di hadapan para penonton.
Detail Konser Dewa 19 di Kuala Lumpur
Meskipun tampil tanpa Tyo Nugros, energi Dewa 19 di atas panggung tidak sedikit pun berkurang. Konser bertajuk besar ini tetap menghibur publik Malaysia dengan daftar lagu yang sangat panjang.
Penampilan band ini didukung oleh deretan vokalis andalan yang memberikan karakter suara berbeda-beda. Konser tersebut berlangsung sukses dengan antusiasme penonton yang luar biasa tinggi.
Ringkasan pelaksanaan konser Dewa 19 di Malaysia :
| Aspek Informasi | Detail Penjelasan |
|---|---|
| Lokasi Konser | Unifi Arena Bukit Jalil, Kuala Lumpur |
| Jumlah Lagu | Lebih dari 25 lagu hit dibawakan |
| Vokalis yang Tampil | Ari Lasso, Ello, dan Virzha |
| Drummer Pengganti | Al Ghazali |
Tabel di atas merangkum bagaimana jalannya acara yang tetap berlangsung meriah meski ada kendala personel. Para penggemar tetap memberikan apresiasi tinggi atas profesionalitas seluruh anggota band.
Hingga saat ini, pihak manajemen Dewa 19 belum memberikan pernyataan tambahan terkait kelanjutan posisi drum di jadwal tur berikutnya. Fokus utama saat ini masih pada penyelesaian masalah hukum yang menimpa Tyo Nugros.