Trump Kembali Cemooh Obama, Sentil Bangunan Rp 15 Triliun yang Mengejutkan di 2026

Trump Kembali Cemooh Obama, Sentil Bangunan Rp 15 Triliun yang Mengejutkan di 2026
Foto: Trump Kembali Cemooh Obama, Sentil Bangunan Rp 15 Triliun yang Mengejutkan di 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Ketegangan antara dua tokoh politik besar Amerika Serikat kembali memanas setelah Presiden Donald Trump melontarkan ejekan tajam kepada Barack Obama. Kali ini, Trump menyasar proyek Pusat Kepresidenan Obama yang sedang dibangun di Chicago melalui sebuah unggahan di media sosial.

Pada Sabtu (6/6/2026), Trump mengunggah sebuah gambar hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) yang memperlihatkan gedung tersebut dalam kondisi rusak dan terbengkalai. Dalam gambar tersebut, bangunan masa depan itu tampak dipenuhi tumpukan sampah, lengkap dengan kantong sampah raksasa yang menutupi bagian atapnya.

Melalui akun Truth Social miliknya, Trump menuliskan keterangan foto yang bernada menyindir:

  • "Perpustakaan Barack Hussein Obama, dalam 10 tahun, ketika sudah sepenuhnya berkembang!"

Sindiran ini menjadi tambahan panjang dari daftar kritik yang pernah dilayangkan Trump terhadap proyek prestisius milik pendahulunya tersebut. Meskipun merupakan sebuah rekayasa digital, unggahan ini menarik perhatian publik karena kontras dengan realitas pembangunan yang tengah berjalan.

Kontroversi Pembangunan Pusat Kepresidenan Obama

Pusat Kepresidenan Obama sendiri merupakan proyek senilai 850 juta dollar AS atau setara dengan Rp 15 triliun. Fasilitas ini dijadwalkan akan diresmikan di wilayah selatan Chicago bertepatan dengan perayaan Juneteenth mendatang.

Trump sebelumnya telah berulang kali menyatakan ketidaksetujuannya terhadap konsep bangunan semacam itu. Ia menegaskan tidak tertarik membangun museum atau perpustakaan dengan gaya konvensional seperti yang dilakukan oleh Obama.

Trump sempat membandingkan visinya sendiri dengan proyek milik Obama melalui beberapa poin berikut:

  • Trump lebih memilih membangun fasilitas kepresidenan dengan konsep yang menyerupai hotel mewah.
  • Ia berencana menempatkan replika atau unit pesawat kepresidenan Air Force One 747 di area lobi sebagai daya tarik utama.
  • Pusat kepresidenannya kemungkinan besar akan berlokasi di Miami dengan desain arsitektur yang megah.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada awak media di Gedung Putih pada bulan Maret lalu. Ia menegaskan bahwa pendekatannya terhadap warisan kepresidenan akan jauh berbeda dan lebih berorientasi pada kemegahan fisik bangunan.

Sorotan pada Peringatan D-Day

Unggahan provokatif Trump ini menuai kritik tambahan karena muncul di tengah peringatan 82 tahun pendaratan pasukan Sekutu di Normandia atau D-Day. Banyak pihak menyayangkan fokus Trump yang lebih memilih menyerang lawan politiknya di hari bersejarah tersebut.

Alih-alih memberikan penghormatan resmi kepada para veteran Perang Dunia II, Trump justru memenuhi beranda media sosialnya dengan konten AI. Selain gambar bangunan Obama yang kumuh, ia juga membagikan video musik buatan AI yang mendukung pencalonannya.

Berikut adalah detail ringkas mengenai perbandingan kedua proyek kepresidenan tersebut:

Kategori Perbandingan Pusat Kepresidenan Obama Konsep Pusat Kepresidenan Trump
Lokasi Utama Sisi Selatan Chicago Miami, Florida
Estimasi Biaya Sekitar Rp 15 Triliun Belum dipublikasikan secara resmi
Konsep Bangunan Perpustakaan dan Museum Publik Hotel Mewah dengan Lobi Ikonik
Ikon Utama Arsip Kepresidenan & Ruang Komunitas Pesawat Air Force One 747

Tabel di atas menunjukkan perbedaan mendasar dalam visi kedua pemimpin tersebut mengenai cara mengabadikan masa jabatan mereka. Sementara Obama fokus pada pusat edukasi di kota asalnya, Trump lebih condong pada pengembangan properti ikonik yang bersifat komersial dan megah.

Hingga saat ini, pihak Barack Obama belum memberikan tanggapan resmi terkait unggahan gambar AI yang menyinggung proyek tersebut. Persaingan narasi antara kedua tokoh ini diprediksi akan terus berlanjut seiring dengan dinamika politik di Amerika Serikat.

Artikel terkait

Rekomendasi