Gedung Putih memberikan respons tegas terkait klaim yang menyebut Presiden Donald Trump tertidur saat mengikuti pertemuan resmi di Ruang Oval. Pihak kepresidenan membantah narasi tersebut dan menyatakan bahwa sang presiden hanya sedang berkedip.
Melalui akun media sosial X, tim Respons Cepat Gedung Putih mengunggah kembali foto Trump dengan mata tertutup untuk memberikan klarifikasi. "Dia hanya sedang berkedip, dasar bodoh," tulis akun resmi tersebut sebagai balasan terhadap spekulasi yang beredar di masyarakat.
Isu mengenai kondisi kesehatan dan faktor usia Trump kembali mencuat seiring dengan viralnya momen tersebut di platform digital. Ini bukan pertama kalinya Trump dituduh tertidur dalam sebuah pertemuan penting yang melibatkan pejabat negara dan media.
Viralnya Unggahan Trump dengan Mata Tertutup
Narasi mengenai Trump yang diduga tertidur ini pertama kali menyebar setelah sejumlah akun yang berafiliasi dengan Partai Demokrat membagikan potongan gambar dan video. Unggahan tersebut dengan cepat menarik perhatian publik dan telah ditonton oleh ratusan ribu orang dalam waktu singkat.
Salah satu pemicu perdebatan ini adalah unggahan dari jurnalis Reuters, Idrees Ali, yang memperlihatkan Trump memejamkan mata. Foto itu diambil saat presiden menghadiri agenda kesehatan ibu di Gedung Putih pada tanggal 11 Mei 2026.
Meskipun keterangan asli foto tersebut hanya menjelaskan detail acara, publik memberikan penafsiran yang beragam. Unggahan tersebut bahkan telah menjangkau lebih dari satu juta penonton dan memicu diskusi panjang di kolom komentar.
Akun berita Headquarters turut meramaikan suasana dengan melontarkan sindiran tajam mengenai durasi memejamkan mata sang presiden. "Kedipan mata yang sangat lama!" tulis akun tersebut dalam unggahan yang telah dilihat sebanyak 1,8 juta kali.
Reaksi Keras dari Politisi Demokrat
Pihak oposisi tidak melewatkan kesempatan ini untuk melontarkan kritik terhadap kesiapan fisik sang presiden dalam memimpin negara. Akun resmi Partai Demokrat secara gamblang menyebut bahwa pemimpin tertinggi Amerika Serikat tersebut sedang terlelap di tengah tugasnya.
Politisi Demokrat, Ted Lieu, juga memberikan tanggapan sinis terhadap pembelaan yang diberikan oleh tim Respons Cepat Gedung Putih. Ia meragukan klaim "berkedip" tersebut karena durasi mata terpejam yang dianggap tidak lazim bagi seorang yang terjaga.
Jurnalis Aaron Rupar memperkuat dugaan tersebut dengan membagikan potongan video berdurasi singkat ke platform X. Dalam video itu, Trump memang terlihat memejamkan matanya selama beberapa saat di sela-sela pembicaraan dalam rapat.
Beberapa poin penting mengenai situasi yang terjadi di Ruang Oval tersebut meliputi:- Pertemuan resmi tersebut membahas isu krusial mengenai kesehatan ibu di Amerika Serikat.
- Gambar yang beredar luas diambil pada hari Senin, 11 Mei 2026, di Gedung Putih.
- Klarifikasi resmi Gedung Putih menegaskan bahwa presiden tetap terjaga sepenuhnya selama acara.
- Kritikus menggunakan insiden ini untuk mempertanyakan stamina Trump dalam menjalankan tugas kenegaraan yang padat.
Hingga saat ini, perdebatan mengenai apakah Trump benar-benar tertidur atau sekadar berkedip masih terus bergulir di media sosial. Pihak Gedung Putih tetap pada pendiriannya bahwa tuduhan tersebut hanyalah upaya untuk menjatuhkan citra presiden.