Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Mei 2026, pada tahun ini bertepatan dengan hari Rabu. Dalam memperingati berdirinya Boedi Oetomo, apakah Anda sudah mengenal siapa saja tokoh di balik terciptanya semangat persatuan bangsa ini? Ternyata, mayoritas dari para tokoh tersebut adalah pelajar dan mahasiswa.
Berdasarkan buku "Boedi Oetomo: Awal Bangkitnya Kesadaran Bangsa" hasil karya Gamal Komandoko, disebutkan bahwa organisasi ini didirikan oleh sembilan murid School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA). Mereka adalah Soetomo, Soelaeman, Soewarno, Goenawan Mangoenkoesoemo, Angka Prodjosoedirdjo, M Soewarno, Muhammad Saleh, Soeradji, dan Goembrek.
Daftar Tokoh Kebangkitan Nasional
Soetomo
Soetomo dilahirkan pada 30 Juli 1888 di Nganjuk. Sebagai murid STOVIA yang cerdas dan disiplin, ia memainkan peran penting dalam mendirikan Boedi Oetomo. Nama Boedi Oetomo berasal dari ungkapannya kepada Wahidin Soedirohoesodo, "Punika satunggaling padamelan sae sarta nelakaken budi utami." Selain aktif di politik, Soetomo adalah dokter dermawan yang tidak menetapkan tarif untuk pengobatan.
Soeradji Tirtonegoro
Berasal dari Ponorogo, Soeradji dikenal dengan dahaga ilmu pengetahuan. Di awal proses pendirian organisasi STOVIA, ia adalah salah satu figur utama. Menariknya, usulannya tentang nama "Boedi Oetomo" diterima oleh rekan-rekan lainnya dan menjadi nama bersejarah organisasi tersebut.
Mohamad Soelaiman
Mohamad Soelaiman, lahir di Purworejo tahun 1886, dikenal sangat cerdas di STOVIA hingga disebut "kamus berjalan." Ia aktif dalam diskusi kebangsaan dan ketika organisasi Boedi Oetomo didirikan, ia menjadi Wakil Ketua.
Soewarno
Lahir di Kemirie tahun 1886, Soewarno belajar di STOVIA sejak 1901 dan lulus sebagai dokter pada 1910. Sebagai pendiri Boedi Oetomo, ia dikenal akan dedikasinya dan memegang jabatan sebagai komisaris.
Goenawan Mangoenkoesoemo
Goenawan, lahir pada 1888 di Jepara, adalah sahabat dekat Soetomo dan berperan aktif dalam pergerakan. Ia dikenal karena keterampilan menulis yang tajam, membangkitkan semangat para pejuang.
R Angka Prodjosoedirdjo
Berhati-hati dan teliti, Angka yang lahir di Banjarnegara pada 13 Desember 1887, dipercaya menjadi bendahara. Sebagai pelajar cerdas, ia lulus cumlaude dari STOVIA dan mendapat hadiah istimewa berupa jam saku emas.
Gondo Soewarno
Gondo Soewarno lahir di Boyolali pada 1887, dikenal pendiam dengan kemampuan menulis bahasa Belanda. Keahliannya mendukung diplomasi dan penyebaran ide-ide Boedi Oetomo.
Mohamad Saleh
Pemuda asal Surakarta yang pendiam dan setia kawan ini terpilih sebagai komisaris Boedi Oetomo. Selain berperan memberantas wabah pes, ia dikenal membantu masyarakat Probolinggo tanpa pamrih.
Goembrek
Lahir di Kebumen tahun 1886 dari keluarga bangsawan, Goembrek memilih jalur kedokteran daripada menjadi pegawai pemerintah. Ia adalah salah satu tokoh penting dalam mendirikan Boedi Oetomo.
Sembilan murid kedokteran STOVIA ini merupakan pendiri Boedi Oetomo. Selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional!