Kabar gembira bagi para penggemar gim horor datang dari pengembang Frogwares yang baru saja memberikan kepastian mengenai proyek teranyar mereka. Studio gim tersebut secara resmi mengumumkan bahwa The Sinking City 2 dijadwalkan meluncur pada 18 Agustus 2026 mendatang.
Pengumuman ini disampaikan secara langsung dalam ajang Future Games Show, sebuah perhelatan bergengsi bagi industri gim dunia. Melalui pengumuman tersebut, para pemain kini memiliki jadwal pasti untuk menantikan sekuel dari judul yang cukup populer ini.
Platform Rilis dan Akses Demo Gratis
The Sinking City 2 tidak hanya akan hadir untuk satu perangkat saja, melainkan tersedia untuk berbagai platform modern saat ini. Pemain dapat menikmati pengalaman mencekam ini melalui perangkat PC, PlayStation 5, serta Xbox Series X/S.
Menariknya, Frogwares juga memberikan kejutan manis dengan merilis versi demo gratis yang bisa dicoba secara langsung oleh pengguna PC. Demo tersebut sudah tersedia di platform distribusi Steam dan dapat segera diunduh untuk merasakan cuplikan permainannya.
Informasi terkait ketersediaan dan durasi akses demo tersebut:
- Demo tersedia secara cuma-cuma khusus bagi pengguna platform Steam di PC.
- Konten yang disajikan dalam versi demo ini memiliki durasi bermain sekitar satu jam.
- Pemain dapat mengeksplorasi suasana awal kota Arkham yang ikonik dalam balutan grafis modern.
- Versi ini memberikan gambaran jelas mengenai mekanisme bertahan hidup yang diusung pengembang.
Kehadiran demo ini menjadi langkah strategis bagi pengembang untuk memperkenalkan atmosfer kota Arkham di tahun 1920-an. Kota tersebut digambarkan terendam banjir akibat kekuatan supernatural yang penuh dengan misteri gelap.
Protagonis Baru dan Perubahan Genre
Dalam sekuel ini, pemain akan diperkenalkan dengan tokoh utama baru bernama Calvin Rafferty, seorang petualang yang ahli dalam bidang okultisme. Calvin akan menjadi mata dan telinga pemain saat menelusuri sudut-sudut kota yang sudah terinfeksi oleh monster-monster mengerikan.
Frogwares membawa perubahan signifikan pada arah permainan The Sinking City 2 jika dibandingkan dengan seri pertamanya yang rilis tahun 2017. Jika sebelumnya gim ini lebih kental dengan elemen detektif di dunia terbuka, kini mereka bertransisi penuh menjadi gim bergenre survival horror.
Perubahan ini membuat aspek pertempuran menjadi jauh lebih menegangkan dan eksplorasi terasa lebih berbahaya bagi pemain. Meskipun begitu, ciri khas Lovecraftian yang suram tetap dipertahankan guna menjaga identitas unik dari seri orisinalnya.
Berikut adalah ringkasan perbedaan utama antara seri pertama dengan sekuel terbarunya:
| Fitur Permainan | The Sinking City (2017) | The Sinking City 2 (2026) |
|---|---|---|
| Genre Utama | Detektif / Adventure | Survival Horror |
| Struktur Dunia | Open-World (Dunia Terbuka) | Semi-Open World |
| Fokus Gameplay | Penyelidikan & Dialog | Pertempuran & Eksplorasi Mencekam |
| Karakter Utama | Charles W. Reed | Calvin Rafferty |
Meskipun fokus utama bergeser ke arah aksi bertahan hidup, elemen penyelidikan yang menjadi ikon gim pertamanya tidak hilang begitu saja. Frogwares memastikan bahwa fitur pemecahan misteri tetap ada namun akan terintegrasi secara lebih halus dalam alur cerita.
Latar Belakang Pengembangan yang Emosional
Proses pengerjaan gim ini sebenarnya menyimpan kisah yang cukup emosional di balik layar bagi tim Frogwares. Pengembang yang berbasis di Ukraina ini harus berjuang menyelesaikan proyek di tengah situasi konflik yang melanda negara mereka.
Sebagai langkah pengamanan finansial bagi para staf, mereka sempat melakukan penggalangan dana melalui platform Kickstarter. Upaya kolektif tersebut berhasil mengumpulkan dana sebesar US$105.000 atau setara dengan Rp1,72 miliar sebagai jaring pengaman proyek.
Proyek sekuel ini akhirnya bisa benar-benar terealisasi setelah Frogwares berhasil mendapatkan kembali hak penerbitan penuh atas merek dagang gim tersebut pada Maret 2024. Sebelumnya, mereka juga sempat merilis versi remaster sebagai bagian dari strategi mempertahankan hak kekayaan intelektual mereka.
Dengan tanggal rilis yang sudah ditetapkan pada pertengahan tahun 2026, antusiasme penggemar horor psikologis kini semakin meningkat. Demo berdurasi satu jam di Steam diharapkan mampu memberikan impresi positif bagi komunitas sebelum peluncuran resminya nanti.