Sekuel film legendaris, The Devil Wears Prada 2, mencetak prestasi luar biasa dengan melampaui pendapatan film pertamanya hanya dalam waktu sepuluh hari. Sejak dirilis secara global pada 1 Mei 2026, film ini sukses menarik perhatian penonton dunia.
Berdasarkan data terbaru dari Box Office Mojo per Selasa (12/5), film ini telah mengantongi pendapatan global sebesar US$431,8 juta. Angka ini tergolong fantastis mengingat biaya produksinya hanya menghabiskan anggaran sekitar US$100 juta.
Dominasi Pasar Internasional dan Perbandingan Pendapatan
Pencapaian dalam 10 hari pertama ini sudah melewati total pendapatan film originalnya di tahun 2006 yang berakhir di angka US$326,5 juta. Menariknya, pertumbuhan pendapatan sekuel ini didorong kuat oleh antusiasme penonton dari luar Amerika Utara.
Pasar internasional memberikan kontribusi sebesar 66,8 persen atau sekitar US$288,4 juta bagi total pendapatan saat ini. Sementara itu, pasar domestik Amerika Utara menyumbang 33,2 persen dengan nilai sekitar US$143,4 juta.
Berikut adalah ringkasan perbandingan performa box office antara film pertama dan kedua:
| Kategori Perbandingan | The Devil Wears Prada (2006) | The Devil Wears Prada 2 (2026) |
|---|---|---|
| Total Pendapatan Global | US$326,5 Juta | US$431,8 Juta (10 Hari) |
| Kontribusi Pasar Internasional | 61,8% | 66,8% |
| Kontribusi Pasar Domestik | 38,2% | 33,2% |
Peningkatan pangsa pasar internasional sebesar lima persen diduga kuat merupakan hasil dari strategi promosi eksklusif di berbagai kota besar. Tur promosi dilakukan di wilayah strategis seperti Tokyo, Seoul, Shanghai, hingga Mexico City.
Faktor Keberhasilan dan Dampak Industri
Antusiasme tinggi ini juga dipicu oleh status legendaris film pertamanya yang terus dicintai penggemar meski sudah dua dekade berlalu. Pada akhir pekan kedua penayangannya, film ini menunjukkan ketahanan yang kuat dengan penurunan penonton yang relatif kecil.
The Hollywood Reporter menilai kesuksesan ini sebagai kemenangan besar bagi label 20th Century di bawah naungan Disney. Film yang dibintangi Meryl Streep ini mengantarkan Disney menjadi studio pertama yang menembus angka US$2 miliar tahun ini.
Beberapa faktor utama yang mendukung kesuksesan besar film ini di pasaran:
- Momentum Hari Ibu: Perayaan Hari Ibu di Amerika Serikat pada 10 Mei menjadi pendongkrak utama jumlah penonton perempuan.
- Citra Kekuatan Perempuan: Film ini dianggap sebagai karya besar kedua dengan basis penonton perempuan yang kuat setelah kesuksesan Barbie (2023).
- Strategi Perilisan: Jadwal tayang yang berdekatan dengan film aksi Mortal Kombat II menciptakan segmentasi pasar yang jelas antara penonton pria dan wanita.
- Faktor Nostalgia: Penantian selama 20 tahun membuat penggemar lama sangat antusias melihat kembalinya karakter ikonik Miranda Priestly.
Berbagai faktor di atas membuktikan bahwa kekuatan cerita yang berfokus pada dinamika perempuan tetap memiliki daya tarik komersial yang sangat tinggi di bioskop global.
Sinopsis Singkat The Devil Wears Prada 2
Sekuel ini menceritakan perjuangan Miranda Priestly dalam mempertahankan majalah Runway di tengah gempuran era digital yang mengancam media cetak. Ia kembali diperankan oleh aktris legendaris Meryl Streep dengan karisma yang tetap mengintimidasi.
Miranda harus berhadapan dengan mantan asistennya, Emily Charlton (Emily Blunt), yang kini telah menjelma menjadi eksekutif berpengaruh. Hubungan keduanya menjadi pelik karena Miranda sangat membutuhkan kucuran dana iklan dari grup mewah tempat Emily bekerja.
Cerita ini mengambil latar waktu dua dekade setelah Andy Sachs (Anne Hathaway) meninggalkan dunia mode untuk mengejar idealisme jurnalistiknya. Film ini sudah bisa dinikmati oleh penonton di Indonesia sejak 29 April 2026, lebih awal dari jadwal rilis global.