Pertemuan tingkat tinggi antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyisakan sebuah momen unik yang tertangkap kamera. Di balik protokol keamanan yang sangat ketat, kedua pemimpin negara tersebut terlihat menikmati momen santai di jantung pemerintahan China.
Rekaman pembicaraan yang tertangkap melalui mikrofon yang masih menyala atau hot mic memperlihatkan sisi lain dari diplomasi kedua negara. Xi Jinping secara khusus mengajak Trump untuk berjalan-jalan santai menyusuri Kompleks Zhongnanhai yang sangat tertutup bagi publik.
Keistimewaan Kompleks Zhongnanhai Bagi Tamu Negara
Dalam rekaman tersebut, Trump sempat melontarkan pertanyaan mengenai seberapa sering pemimpin negara lain diterima di lokasi bersejarah tersebut. Xi Jinping menjawab bahwa momen seperti ini merupakan kejadian yang sangat langka dan istimewa bagi tamu asing.
Pemimpin China tersebut menjelaskan bahwa pada awalnya Zhongnanhai tidak pernah digunakan sebagai lokasi untuk agenda-agenda diplomatik resmi. Meski aturan tersebut perlahan melonggar, Xi menekankan bahwa hanya segelintir tokoh dunia yang pernah menginjakkan kaki di sana, salah satunya adalah Vladimir Putin.
Berikut adalah beberapa fakta penting mengenai lokasi pertemuan tersebut:
- Zhongnanhai dulunya merupakan taman kekaisaran yang sangat megah sebelum dialihfungsikan.
- Kini, kompleks ini menjadi pusat operasional bagi Partai Komunis China yang berkuasa.
- Lokasi ini juga berfungsi sebagai kantor pusat bagi Dewan Negara atau kabinet pemerintahan China.
- Kompleks ini memiliki sistem keamanan tingkat tinggi dan terletak tepat di sebelah Kota Terlarang (Forbidden City).
Kawasan berbenteng ini berada di posisi strategis, tepat di luar Lapangan Tiananmen yang menjadi simbol penting di Beijing. Penggunaan lokasi ini untuk menyambut Trump menunjukkan betapa pentingnya posisi Amerika Serikat dalam kacamata diplomatik China saat itu.
Diskusi Mengenai Pohon Kuno yang Mencapai Ribuan Tahun
Selain membicarakan persoalan politik dunia, Xi Jinping dan Donald Trump juga terlibat dalam percakapan ringan yang tidak biasa. Fokus pembicaraan mereka beralih pada deretan pohon-pohon kuno yang tumbuh subur di area kompleks pemerintahan tersebut.
Trump terlihat cukup terkejut ketika Xi Jinping mulai menjelaskan sejarah dan usia dari vegetasi yang ada di sekeliling mereka. Xi menunjukkan beberapa pohon yang usianya sudah mencapai angka ratusan tahun dan masih berdiri dengan kokoh.
Detail mengenai pohon-pohon bersejarah di Zhongnanhai adalah sebagai berikut:
| Kategori Pohon | Estimasi Usia |
|---|---|
| Pohon di sisi jalan utama | 200 hingga 300 tahun |
| Pohon di area tertentu | Lebih dari 400 tahun |
| Koleksi pohon tertua | Mencapai 1.000 tahun |
Tabel di atas merinci keberagaman usia vegetasi yang dijaga kelestariannya di dalam pusat pemerintahan China tersebut. Informasi ini memberikan gambaran betapa lamanya sejarah yang tersimpan di balik tembok-tembok tinggi Zhongnanhai.
Mendengar penjelasan tersebut, Trump sempat mengungkapkan rasa herannya atas daya tahan pohon-pohon tersebut melewati berbagai zaman. Sebagai penutup dari obrolan santai itu, Xi Jinping mempersilakan Trump untuk menyentuh langsung sebuah pohon yang telah berusia sekitar 280 tahun.