Tel Aviv dan Haifa Terpukul, Rafael Tegaskan Iron Dome Tetap Efektif

Tel Aviv dan Haifa Terpukul, Rafael Tegaskan Iron Dome Tetap Efektif
Foto: Ilustrasi Tel Aviv dan Haifa Terpukul, Rafael Tegaskan Iron Dome Tetap Efektif.
Ukuran teks

Pihak Rafael Advanced Defense Systems Ltd selaku produsen sistem pertahanan udara Israel memberikan pernyataan resmi terkait performa Iron Dome. Meskipun sejumlah wilayah mengalami kerusakan, perusahaan milik negara ini mengklaim sistem tersebut masih bekerja sangat efektif.

Ketua Rafael, Yuval Steinitz, mengungkapkan capaian tersebut dalam sebuah konferensi di Pusat Keamanan dan Urusan Luar Negeri Yerusalem. Ia memaparkan data mengenai ribuan proyektil yang diarahkan ke wilayah Israel dalam beberapa waktu terakhir.

Data Serangan dan Tingkat Keberhasilan Intersepsi

Steinitz mencatat bahwa intensitas serangan roket dari wilayah Gaza dan Lebanon mencapai angka yang sangat masif sejak Oktober 2023. Kelompok Hamas dan Hizbullah dilaporkan telah meluncurkan total sekitar 40.000 roket ke arah Israel.

Ia menekankan bahwa Iron Dome berhasil melumpuhkan sebagian besar ancaman tersebut dengan rasio kesuksesan yang sangat tinggi. Menurutnya, tingkat keberhasilan intersepsi sistem ini memang tidak sempurna sepenuhnya, namun berada di angka 98 hingga 99 persen.

Selain roket dari kelompok militan, Israel juga menghadapi serangan langsung dari Iran yang melibatkan teknologi rudal lebih canggih. Berikut adalah rincian data serangan yang dihadapi oleh sistem pertahanan Israel menurut klaim Rafael:

Rangkuman Statistik Serangan dan Intersepsi Rudal:

Sumber Serangan Jumlah Total Proyektil Keterangan Intersepsi
Hamas & Hizbullah 40.000 Roket Tingkat keberhasilan mencapai 99 persen.
Iran (Rudal Balistik) 1.500 Rudal Hanya puluhan unit yang gagal dicegat.

Data di atas menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar rudal berhasil dijatuhkan, proyektil yang lolos tetap memberikan dampak signifikan. Hal ini terlihat dari kerusakan infrastruktur yang terjadi di beberapa kota besar seperti Tel Aviv dan Haifa.

Dampak Kerusakan dan Rencana Privatisasi Perusahaan

Meskipun persentase kegagalan intersepsi sangat kecil, hantaman dari puluhan rudal balistik Iran yang lolos tetap berakibat fatal. Sejumlah bangunan di Tel Aviv dan Haifa dilaporkan hancur akibat ledakan tersebut.

Walaupun intensitas pertempuran sangat tinggi, Steinitz memastikan bahwa stok amunisi pencegat rudal masih mencukupi. Ia membantah adanya isu kekurangan pasokan untuk sistem pertahanan udara mereka saat ini.

Di sisi lain, Pemerintah Israel dilaporkan sedang mempersiapkan langkah strategis baru bagi industri pertahanannya. Rencana ini mencakup pelepasan kepemilikan negara pada dua perusahaan pertahanan terbesar di negara tersebut.

Proses privatisasi yang sudah lama direncanakan ini diprediksi akan dimulai paling cepat pada kuartal kedua tahun ini. Kebijakan ini diambil di tengah situasi keamanan regional yang masih tidak menentu dan penuh tekanan militer.

Artikel terkait

Rekomendasi