Kabar gembira datang bagi para pecinta sinema horor dan aksi di tanah air. Tim produksi film Zona Merah secara resmi mengumumkan bahwa seluruh rangkaian proses syuting telah rampung pada Selasa, 12 Mei 2026.
Melalui akun Instagram resminya, pihak produksi membagikan antusiasme mereka setelah menyelesaikan tahap pengambilan gambar. Meskipun jadwal tayang resminya masih disimpan rapat, mereka memastikan bahwa film ini akan segera menyapa penonton di bioskop dalam waktu dekat.
Karya yang disutradarai oleh duet Sidharta Tata dan Fajar Martha Santosa ini memang menjadi salah satu judul yang paling dinantikan. Popularitasnya terus menanjak menyusul kesuksesan besar versi serialnya yang telah lebih dulu menghibur penonton pada tahun 2024 lalu.
Kesuksesan Serial yang Menjadi Fondasi Kuat
Antusiasme tinggi publik terhadap versi layar lebar ini tentu tidak muncul tanpa alasan yang kuat. Sejak pertama kali dirilis di platform Vidio pada 8 November 2024, serial Zona Merah memang sudah mencuri perhatian banyak netizen.
Serial orisinal ini hadir dengan format delapan episode yang masing-masing berdurasi sekitar 50 menit. Penayangannya yang rutin setiap hari Jumat selalu menjadi topik perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Berikut adalah beberapa pencapaian gemilang yang berhasil diraih oleh serial Zona Merah sebelumnya:
- Menjadi Vidio Original Series dengan jumlah penonton terbanyak untuk kategori aksi sepanjang tahun 2024.
- Aktor Devano Danendra yang memerankan karakter Adi berhasil menyabet penghargaan Pemeran Pembantu Pria Terpuji Serial Web pada Festival Film Bandung 2025.
Pencapaian luar biasa ini membuktikan bahwa kualitas cerita dan akting para pemainnya telah diakui secara luas oleh penikmat film maupun kritikus. Tidak heran jika banyak orang yang penasaran dengan pengembangan ceritanya di versi layar lebar nanti.
Kelanjutan Cerita dan Hadirnya Karakter Baru
Faktor kedua yang membuat film ini sangat dinanti adalah alur ceritanya yang dijanjikan akan melanjutkan kisah dari versi serialnya. Penonton tentu masih ingat bagaimana para karakter utama berjuang bertahan hidup di tengah ancaman mencekam.
Pada akhir versi serial, tokoh-tokoh seperti Maya, Risang, Adi, Ella, dan Zaenal diceritakan berhasil selamat dari teror zombie yang melanda wilayah Rimbalaya. Film ini diprediksi akan mengungkap apa yang terjadi selanjutnya pada mereka di tengah situasi yang masih penuh risiko.
Meskipun berfungsi sebagai sekuel, sutradara Sidharta Tata memberikan jaminan bagi para calon penonton baru. Ia menjelaskan bahwa alur cerita film ini disusun sedemikian rupa sehingga tetap mudah dipahami, bahkan oleh mereka yang belum sempat menonton versi serialnya.
Tim produksi juga telah membocorkan daftar aktor ternama yang akan bergabung sebagai karakter baru dalam film ini:
- Luna Maya akan memerankan karakter bernama Jenny.
- Bryan Domani turut bergabung dengan peran sebagai Omar.
- Derby Romero akan muncul sebagai karakter bernama Tommy.
- Shindy Huang akan beradu akting sebagai Hana.
- Aktris cilik Myesha Lin akan memerankan tokoh bernama Olivia.
Kehadiran deretan bintang besar ini tentu memberikan warna baru dan dinamika yang lebih segar dalam cerita. Kolaborasi antara pemain lama dan baru diharapkan mampu meningkatkan ketegangan dalam perjuangan melawan teror zombie tersebut.
Lokasi Syuting yang Ikonik dan Sempat Viral
Selain faktor cerita dan pemain, proses produksi film ini juga sempat menjadi perbincangan hangat karena pemilihan lokasinya. Beberapa video di balik layar yang memperlihatkan aktivitas syuting di Surabaya sempat viral di media sosial.
Tim produksi memilih dua lokasi ikonik di Kota Pahlawan sebagai latar tempat, yakni Hi-Tech Mall dan kawasan Kota Lama. Pengambilan gambar di Surabaya tersebut berlangsung intensif selama tiga hari, mulai dari tanggal 9 hingga 11 Mei 2026.
Selain di Surabaya, proses produksi film Zona Merah juga melibatkan beberapa kota besar lainnya di Indonesia:
| Kota Lokasi Syuting | Status Pengambilan Gambar |
|---|---|
| Surabaya | Selesai (Fokus di Hi-Tech Mall & Kota Lama) |
| Kediri | Selesai |
| Yogyakarta | Selesai |
Penggunaan lokasi yang memiliki karakter visual kuat seperti Kota Lama Surabaya diyakini akan menambah atmosfer mencekam dalam film. Pemilihan kota-kota di Jawa Timur dan Yogyakarta ini mempertegas skala produksi film yang memang digarap secara serius dan ambisius.
Banyak warga lokal yang menyaksikan langsung proses syuting tersebut mengaku sangat tidak sabar untuk melihat hasilnya di layar perak. Atmosfer syuting yang terlihat megah dan realistis semakin memicu rasa penasaran masyarakat luas terhadap film Zona Merah versi 2026 ini.