Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan adanya koordinasi kuat dengan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Ia menyebut bahwa setelah melihat APBNKita, ekonomi Indonesia memiliki fundamental yang baik, dan kondisi fiskal pun dalam keadaan sangat baik.
Kementerian Keuangan akan fokus menjamin kebijakan fiskal berjalan dengan baik untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. "Dalam pelaksanaannya, kami akan meningkatkan koordinasi dengan bank sentral agar kebijakan selaras dan lebih berdampak signifikan pada ekonomi," ujar Purbaya dalam konferensi pers di Gedung DPR, Sabtu (6/6/2026).
Purbaya menjelaskan bahwa koordinasi erat antara kebijakan fiskal dan moneter akan menumbuhkan kepercayaan pasar, yang akan mendukung penguatan nilai tukar rupiah. "Yang terpenting, kita ingin melihat dampak positif dari kebijakan ini terhadap masyarakat. Dengan stabilnya nilai rupiah, harga kebutuhan pokok pun lebih terjangkau sehingga beban hidup tidak meningkat secara signifikan," tambahnya.
Artikel Lainnya
- Setneg Bantah Menkeu & Bos BI Diganti: Justru Perkuat Koordinasi Nasional | 29 menit yang lalu
- BI Pastikan Kerek Remunerasi Simpanan Dana Pemerintah Market | 59 menit yang lalu
- Bos BI & Menkeu Sepakati 2 Jurus Kuatkan Rupiah Market | 1 jam yang lalu
- Bos BI Tegaskan Fiskal & Moneter Kompak Jaga Stabilitas Ekonomi Market | 2 jam yang lalu
- DPR Kumpulkan Menkeu & Bos BI Bahas Evaluasi Perkembangan Ekonomi Market | 2 jam yang lalu
Berita Populer
- Bos BI & Menkeu Sepakati 2 Jurus Kuatkan Rupiah Market
- Djaka Akhirnya Buka Suara Soal Kasus Dugaan Suap Blueray Market
- Ekonom Beber 5 Dampak Jika Rupiah Tetap Bertahan di Rp18.000/US$ Market
- BREN-CUAN Salah Harga
- Djaka Akhirnya Buka Suara Soal Kasus Dugaan Suap Blueray