Strategi Dewa United di MPL ID S17: Duo QINN-Dolynn Jadi Kunci Raja Objektif Terbaru

Strategi Dewa United di MPL ID S17: Duo QINN-Dolynn Jadi Kunci Raja Objektif Terbaru
Foto: Strategi Dewa United di MPL ID S17: Duo QINN-Dolynn Jadi Kunci Raja Objektif Terbaru. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Dewa United Esports kini menjadi sorotan utama dalam gelaran Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia Season 17. Tim yang awalnya dipandang sebelah mata ini berhasil membuktikan diri bukan sekadar pengganggu, melainkan kandidat kuat juara dengan statistik yang sangat impresif.

Sepanjang sejarah MPL Indonesia, kemunculan tim "Kuda Hitam" memang menjadi hal yang lumrah dan selalu memberikan warna tersendiri. Namun, apa yang ditampilkan Anak Dewa pada musim ini benar-benar di luar ekspektasi banyak pihak berkat performa konsisten mereka di papan atas.

Dominasi Roster Underrated di MPL ID S17

Sebelum kompetisi dimulai, Dewa United sebenarnya sudah santer dibicarakan sebagai salah satu tim terkuat berdasarkan hasil latihan tanding atau scrim. Meski begitu, keraguan tetap muncul dari para pengamat karena kualitas roster mereka yang dianggap masih berada di bawah bayang-bayang tim raksasa lainnya.

Dewa United tercatat hanya melakukan perombakan minimalis setelah finis di posisi ke-5 pada musim reguler MPL ID S16 lalu. Mereka mendatangkan Kayn dari Filipina untuk mengisi posisi jungle serta meminjam Dolynn dari Bigetron by Vitality guna memperkuat kedalaman tim.

Keputusan tersebut sempat memperkuat label "underrated" yang melekat pada tim ini menjelang bergulirnya Season 17. Namun, keraguan publik perlahan sirna saat mereka menunjukkan konsistensi luar biasa dan sempat kokoh menempati peringkat kedua klasemen hingga pekan keenam.

Langkah Octa dan kawan-kawan menuju babak playoff bahkan sudah di depan mata saat memasuki pekan ketujuh. Mereka hanya membutuhkan dua kemenangan tambahan saat menghadapi Geek Fam dan Alter Ego untuk memastikan tiket ke fase selanjutnya.

Strategi Agresif dan Fokus Objektif

Jika kita menelisik lebih dalam melalui data statistik, kebangkitan Dewa United musim ini didasari oleh gaya main yang sangat agresif. Mereka sangat memprioritaskan objektif di dalam game, yang didukung penuh oleh performa gemilang duo maut QINN dan Dolynn.

Dewa United telah bertransformasi menjadi perwujudan tim agresif yang tidak suka membuang waktu di Land of Dawn. Strategi mereka adalah menekan lawan sejak menit pertama agar musuh tidak memiliki ruang untuk mengembangkan permainan.

Beberapa data statistik tim berikut ini membuktikan dominasi mereka sebagai penguasa awal permainan :

  • Raja First Blood: Dewa United mencatatkan persentase First Blood tertinggi sebesar 60,9%, mengungguli Alter Ego dan Bigetron dalam hal mengamankan poin kill pertama.
  • Rata-rata Turtle Kill: Dengan agresivitas tinggi, mereka memimpin raihan rata-rata 1,7 Turtle per pertandingan, yang secara otomatis mendongkrak keunggulan ekonomi tim.
  • Durasi Pertandingan Tercepat: Dewa United menjadi tim yang paling efisien dengan rata-rata waktu kemenangan hanya 14 menit 52 detik, bahkan lebih cepat dibandingkan tim ONIC.

Data tersebut menunjukkan bahwa tim-tim lawan hampir tidak diberikan kesempatan untuk bernapas hingga fase late game. Efisiensi durasi pertandingan ini menjadi bukti nyata betapa disiplinnya mereka dalam mengamankan objektif demi objektif.

Peran Krusial QINN sebagai Playmaker Utama

Keberhasilan strategi tim tentu tidak lepas dari peran individu yang menonjol, terutama sosok QINN di area EXP Lane. Sejak didatangkan dari Filipina pada musim ke-16, ia telah berhasil mengubah identitas bermain Dewa United secara signifikan.

Pada MPL Indonesia Season 17, QINN berevolusi menjadi otak di balik setiap kemenangan teamfight yang diraih timnya. Fenomena kemampuannya yang luar biasa dalam membuka serangan bahkan memunculkan istilah "Qinnsanity" di kalangan penggemar.

Statistik mencatat QINN sebagai EXP laner dengan rata-rata assist tertinggi di liga, yaitu mencapai 6,9 assist per pertandingan. Angka ini menempatkannya di atas pemain-pemain ternama lainnya seperti Luke dan juga Nino dalam hal kontribusi tim.

Hebatnya lagi, QINN tidak hanya berperan sebagai inisiator atau pelindung bagi rekan setimnya di lini depan. Ia juga memberikan ancaman nyata melalui Damage per Minute (DPM) sebesar 2.520, yang merupakan angka tertinggi kedua di kelasnya.

Dolynn: Rookie Monster yang Haus Objektif

Jika QINN bertugas membuka jalan, maka Dolynn hadir sebagai eksekutor mematikan yang menyelesaikan tugas tersebut. Meski menyandang status sebagai pemain baru atau rookie, Dolynn bermain dengan ketenangan layaknya seorang veteran di posisi Jungler.

Efisiensi Dolynn dalam mengumpulkan kekayaan juga patut diacungi jempol dengan raihan Gold per Minute sebesar 701,9. Angka tersebut membuatnya menjadi pemain terkaya kedua di liga, tepat berada di belakang sang bintang ONIC, Kairi.

Berikut adalah rangkuman statistik yang menggambarkan betapa berbahayanya Dolynn dalam perebutan objektif :

Kategori Statistik Pencapaian Dolynn Posisi di Liga
Turtle Steal 8 Kali Terbanyak Kedua
Total Turrets Destroyed 19 Turret Terbanyak (Bersama Andoryuuu)
Total Lord Kills 24 Kali Posisi Ketiga
Rata-rata Kill 4,5 Per Game Posisi Ketiga (Jungler)

Data di atas memperlihatkan bahwa Dolynn memiliki insting Retribution yang sangat tajam untuk mencuri objektif dari lawan. Keberaniannya dalam menghancurkan turret musuh juga memberikan tekanan mental yang besar bagi setiap tim yang mereka hadapi.

Dengan kombinasi strategi agresif serta performa individu yang sedang berada di puncak, Dewa United kini bukan lagi tim yang bisa diremehkan. Mereka telah membuktikan bahwa kemauan kuat dan eksekusi objektif yang tepat adalah kunci utama untuk merajai MPL Indonesia Season 17.

Artikel terkait

Rekomendasi