Rusia Bombardir Kyiv dengan Rudal Hipersonik Oreshnik Terbaru, Kondisi Ukraina Mengejutkan di 2026

Rusia Bombardir Kyiv dengan Rudal Hipersonik Oreshnik Terbaru, Kondisi Ukraina Mengejutkan di 2026
Foto: Rusia Bombardir Kyiv dengan Rudal Hipersonik Oreshnik Terbaru, Kondisi Ukraina Mengejutkan di 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Ibu kota Ukraina, Kyiv, kembali menjadi sasaran serangan udara hebat oleh pasukan Rusia pada Minggu dini hari (24/5/2026). Serangan besar-besaran ini dilaporkan melibatkan kombinasi rudal dan drone yang memicu kepanikan di wilayah pusat pemerintahan tersebut.

Sejumlah laporan dari saluran Telegram dan media lokal menyebutkan bahwa Rusia diduga menggunakan rudal hipersonik terbaru mereka, Oreshnik, dalam operasi tersebut. Kehadiran senjata canggih ini menandakan eskalasi serius dalam konflik bersenjata antara kedua negara tetangga tersebut.

Dampak Serangan di Kyiv

Pejabat setempat mengonfirmasi bahwa hantaman rudal Rusia merusak sejumlah bangunan tempat tinggal warga sipil. Akibat kejadian ini, sedikitnya lima orang dilaporkan mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis segera.

Para jurnalis dari Kyiv Independent yang berada di lokasi melaporkan mendengar rangkaian ledakan rudal yang sangat kuat. Ledakan pertama terdengar sekitar pukul 01.00 dini hari, diikuti gelombang serangan berikutnya dua jam kemudian.

Sirine peringatan serangan udara pun segera meraung di seluruh penjuru Ukraina untuk memberi peringatan kepada warga. Angkatan Udara Ukraina memantau puluhan rudal mulai bergerak menuju ibu kota sejak tengah malam waktu setempat.

Pihak militer sempat mengeluarkan peringatan khusus mengenai kemungkinan peluncuran rudal balistik jarak menengah Oreshnik pada pukul 00.55. Rudal jenis ini dikenal memiliki kecepatan tinggi dan daya hancur yang signifikan.

Motif Pembalasan Vladimir Putin

Aksi militer besar-besaran ini diduga kuat merupakan bentuk balas dendam langsung yang diperintahkan oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin. Perintah tersebut keluar setelah serangan militer Ukraina menghantam sebuah asrama mahasiswa di wilayah Luhansk.

Wilayah Luhansk saat ini berada di bawah kendali pasukan Moskow. Insiden di asrama tersebut dilaporkan telah menewaskan enam orang dan melukai puluhan orang lainnya, yang memicu kemarahan pihak Kremlin.

Berikut adalah poin-poin utama terkait perkembangan situasi terkini di Kyiv:

  • Jenis Senjata: Penggunaan rudal hipersonik Oreshnik dan drone tempur secara simultan.
  • Target Serangan: Pemukiman warga sipil dan infrastruktur di pusat kota Kyiv.
  • Korban Jiwa: Minimal lima warga sipil terluka, sementara pendataan masih terus dilakukan.
  • Pemicu Konflik: Serangan balasan atas insiden mematikan di asrama mahasiswa Luhansk.

Situasi di lapangan masih sangat dinamis seiring dengan upaya evakuasi dan pembersihan puing-puing bangunan oleh petugas penyelamat Ukraina. Pemerintah Ukraina terus mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi keselamatan di bunker perlindungan.

Tabel di bawah ini merangkum kronologi singkat serangan yang terjadi selama periode Minggu dini hari:

Waktu (Waktu Setempat) Kejadian Penting
00.30 Deteksi puluhan rudal menuju ibu kota Kyiv.
00.55 Peringatan dini peluncuran rudal balistik Oreshnik.
01.00 Gelombang pertama serangan rudal besar-besaran terjadi.
03.00 Rangkaian ledakan kedua kembali mengguncang kota.

Data tersebut menunjukkan pola serangan yang terorganisir untuk melumpuhkan pertahanan udara dan menciptakan tekanan psikologis bagi penduduk Kyiv. Hingga saat ini, komunitas internasional terus memantau dampak penggunaan senjata hipersonik dalam perang tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi