Rincian UKT Jalur Mandiri Universitas Brawijaya 2026 untuk S1 dan D4 per Prodi

Rincian UKT Jalur Mandiri Universitas Brawijaya 2026 untuk S1 dan D4 per Prodi
Foto: Ilustrasi Rincian UKT Jalur Mandiri Universitas Brawijaya 2026 untuk S1 dan D4 per Prodi.
Ukuran teks

Universitas Brawijaya (UB) kembali membuka kesempatan bagi lulusan SMA dan sederajat melalui berbagai jalur seleksi mandiri tahun 2026. Banyak calon mahasiswa yang mulai mencari informasi mengenai besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang ditetapkan oleh kampus di Malang ini.

Pihak universitas telah membagi seleksi mandiri menjadi empat kategori berbeda guna menjaring talenta terbaik. Jalur-jalur tersebut meliputi Seleksi Mandiri Jalur Prestasi, Jalur Nilai Rapor, Jalur Nilai UTBK, serta Seleksi Mandiri Penyandang Disabilitas (SMPD).

Proses pendaftaran untuk Jalur Prestasi, Nilai Rapor, dan SMPD sudah dimulai sejak tanggal 7 Mei 2026 yang lalu. Sementara itu, bagi peserta yang ingin mendaftar melalui Jalur Nilai UTBK, pendaftaran baru akan dibuka pada awal Juni mendatang.

Daftar Jalur Seleksi Mandiri Universitas Brawijaya

Sesuai dengan kebijakan universitas, setiap jalur seleksi memiliki kriteria penilaian yang spesifik. Berikut adalah rincian mengenai masing-masing jalur seleksi yang tersedia di Universitas Brawijaya pada tahun 2026:

1. Seleksi Mandiri UB Jalur Prestasi

Jalur ini dikhususkan bagi calon mahasiswa yang memiliki pencapaian luar biasa di bidang akademik maupun non-akademik. Sertifikat prestasi menjadi indikator penilaian utama, sedangkan nilai rapor dari kelas X hingga XII berfungsi sebagai data pendukung.

2. Seleksi Mandiri UB Nilai Rapor

Seleksi ini memprioritaskan rekam jejak akademik siswa selama masa sekolah menengah atas. Penggunaan nilai rapor dari semester awal hingga akhir kelas XII menjadi basis utama dalam menentukan kelulusan peserta.

3. Seleksi Mandiri UB Nilai UTBK

Bagi siswa yang telah mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer, hasil ujian tersebut bisa digunakan untuk mendaftar di jalur ini. Skor UTBK akan menjadi satu-satunya parameter utama yang dievaluasi oleh panitia seleksi.

4. Seleksi Mandiri Penyandang Disabilitas (SMPD)

UB menunjukkan komitmen inklusivitas dengan menyediakan jalur khusus bagi calon mahasiswa penyandang disabilitas. Panitia akan melakukan rangkaian tes khusus untuk memastikan kapabilitas calon mahasiswa sesuai dengan program studi yang mereka pilih.

Informasi mengenai jadwal lengkap pelaksanaan seleksi mandiri UB tahun 2026 dapat dilihat pada daftar berikut:

  • Jalur Prestasi, Nilai Rapor, dan SMPD: Pendaftaran online dibuka 7 Mei (18.00 WIB) sampai 28 Mei 2026 (23.59 WIB) melalui situs resmi admisi.ub.ac.id.
  • Jalur Nilai UTBK: Pendaftaran online dimulai pada 1 Juni hingga 19 Juni 2026.
  • Pengumuman Hasil: Untuk Jalur Prestasi, Rapor, dan SMPD akan diumumkan pada 19 Juni 2026, sedangkan Jalur UTBK pada 3 Juli 2026.

Seluruh proses administrasi dilakukan secara terpusat melalui portal resmi universitas agar transparan dan mudah diakses oleh peserta. Calon mahasiswa diharapkan memperhatikan tenggat waktu agar tidak terlewat dalam melakukan pendaftaran.

Rincian Biaya Kuliah Jalur Mandiri UB 2026

Besaran tarif pendidikan di Universitas Brawijaya untuk jalur mandiri tahun ini masih berpedoman pada Peraturan Rektor Nomor 118 Tahun 2025. Peraturan tersebut mengatur secara mendetail mengenai struktur biaya yang harus disiapkan oleh mahasiswa baru.

Komponen biaya bagi mahasiswa jalur mandiri terdiri dari biaya pendaftaran, Uang Kuliah Tunggal (UKT), dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI). IPI merupakan biaya yang dibayarkan satu kali di awal masa studi, berbeda dengan UKT yang wajib dibayar setiap pergantian semester.

Berikut adalah estimasi rincian biaya UKT dan IPI dalam berbagai golongan untuk beberapa program studi S1 di Universitas Brawijaya:

Program Studi Rentang IPI (Golongan 1-5) dalam Rupiah Rentang UKT (Golongan 1-5) dalam Rupiah
Ilmu Hukum 35.000.000 - 75.000.000 3.700.000 - 7.800.000
Ekonomi Islam 24.635.000 - 64.135.000 3.960.000 - 7.000.000
Ekonomi Pembangunan 24.635.000 - 64.135.000 3.960.000 - 7.800.000
Akuntansi 32.885.000 - 73.885.000 4.680.000 - 7.800.000
Manajemen 32.885.000 - 73.885.000 4.680.000 - 7.800.000
Administrasi Bisnis 27.785.000 - 67.785.000 4.500.000 - 7.000.000
Kedokteran 150.000.000 - 225.000.000 19.160.000 - 24.000.000
Farmasi 59.100.000 - 110.000.000 7.500.000 - 15.000.000
Teknik Sipil / Mesin / Elektro 40.000.000 - 67.500.000 4.200.000 - 11.000.000
Matematika / Statistika 35.000.000 - 50.000.000 4.750.000 - 6.750.000

Data di atas menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara satu program studi dengan program studi lainnya, terutama pada kelompok ilmu kesehatan. Calon mahasiswa disarankan untuk mempertimbangkan matang-matang pilihan prodi sesuai dengan kemampuan finansial keluarga.

Berikut adalah detail tambahan mengenai biaya kuliah untuk rumpun ilmu lainnya di UB:

  • Rumpun Pertanian: Prodi Agroekoteknologi dan Agribisnis memiliki IPI berkisar antara Rp 30 juta hingga Rp 50 juta dengan UKT mulai Rp 4 juta.
  • Rumpun Perikanan: Program studi seperti Budidaya Perairan dan Ilmu Kelautan memiliki IPI di kisaran Rp 16 juta sampai Rp 26 juta.
  • Rumpun MIPA: Ilmu Aktuaria dan Sains Data menetapkan IPI tertinggi di kelasnya hingga Rp 65 juta dengan UKT maksimal Rp 9,7 juta.
  • Rumpun Teknologi Pertanian: Prodi seperti Teknologi Pangan memiliki rentang UKT antara Rp 4,5 juta hingga Rp 9 juta per semester.

Angka-angka tersebut merupakan rincian berdasarkan golongan yang ditentukan oleh pihak kampus berdasarkan data ekonomi mahasiswa. Penetapan golongan ini dilakukan setelah mahasiswa dinyatakan lolos seleksi dan melakukan pendaftaran ulang.

Bagi mahasiswa yang mengambil program di PSDKU Kediri, besaran biaya umumnya mengikuti standar yang serupa dengan program di kampus utama. Hal ini memastikan kesetaraan fasilitas dan kualitas pendidikan bagi seluruh mahasiswa Universitas Brawijaya.

Pihak Universitas Brawijaya menegaskan bahwa seluruh informasi mengenai biaya pendidikan ini bersifat resmi dan wajib dipatuhi oleh seluruh calon mahasiswa. Transparansi biaya ini diharapkan dapat membantu orang tua dalam merencanakan dana pendidikan masa depan anak mereka.

Artikel terkait

Rekomendasi