Profil Amin Abdullah, Satpam Penyelamat Penembakan Masjid San Diego yang Mengejutkan!

Profil Amin Abdullah, Satpam Penyelamat Penembakan Masjid San Diego yang Mengejutkan!
Foto: Profil Amin Abdullah, Satpam Penyelamat Penembakan Masjid San Diego yang Mengejutkan!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
Profil Amin Abdullah: Pahlawan Penjaga Keamanan di San Diego

Amin Abdullah dikenal sebagai penjaga keamanan di Pusat Islam San Diego, California. Dia dianggap sebagai pahlawan setelah tewas saat berusaha mencegah penyerang masuk ke dalam kompleks masjid dalam insiden yang sedang diteliti sebagai kejahatan kebencian.

Setidaknya tiga orang menjadi korban tewas saat dua remaja penyerang menembaki masjid itu pada hari Senin. Walau pihak berwenang belum mengungkap identitas korban secara resmi, pemimpin komunitas menyebutkan nama penjaga tersebut adalah Amin Abdullah.

Pejabat Amerika Serikat menegaskan bahwa Abdullah berperan penting dalam menghalangi serangan tersebut menjadi lebih parah. "Tindakannya sangat heroik," kata Kepala Polisi San Diego, Scott Wahl, dalam konferensi pers. "Dia tanpa diragukan menyelamatkan nyawa hari ini."

Menurut laporan ABC News, saat kejadian ada anak-anak yang bersekolah di sebuah sekolah swasta di dalam kompleks masjid. Para pelaku menembak diri mereka sendiri beberapa blok dari lokasi kejadian.

Siapa Amin Abdullah?

1. Memiliki 8 Anak :

Penduduk setempat mengenal Abdullah sebagai sosok yang telah bekerja di masjid lebih dari satu dekade. Ia memutuskan menjadi penjaga keamanan karena keinginannya melindungi orang-orang tak bersalah, ujar Sheikh Uthman Ibn Farooq usai berbicara dengan putranya. Keluarga Abdullah belum dapat dimintai komentar lebih lanjut.

Laporan lokal menunjukkan bahwa Abdullah adalah ayah dari delapan anak. Ungkapan belasungkawa membanjiri media sosial setelah berita kematiannya tersebar. Akun Facebook dengan 1.800 pengikut yang dikaitkan dengannya menyatakan bahwa Abdullah sudah menikah.

2. Sering Berlatih Memanah :

Postingan terbaru di Facebook-nya tertanggal 13 Mei 2026, memperlihatkan video seekor elang di menara masjid dengan keterangan: "Elang di menara lagi, Allahu Akbar." Pada 5 Mei, ia menulis tentang makna sukses baginya, menekankan pentingnya kesucian jiwa dalam hubungannya dengan Allah.

Sejak Desember 2025, akun Facebook miliknya aktif dengan postingan refleksi Islam dan video latihan memanah. Kehadirannya di media sosial dipenuhi dengan pesan-pesan bernuansa keagamaan dan personal.

Artikel terkait

Rekomendasi