Prancis Mencekam! Kerusuhan Fans PSG Pecah di Paris, 900 Orang Ditangkap 2026

Prancis Mencekam! Kerusuhan Fans PSG Pecah di Paris, 900 Orang Ditangkap 2026
Foto: Prancis Mencekam! Kerusuhan Fans PSG Pecah di Paris, 900 Orang Ditangkap 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Keberhasilan Paris Saint-Germain (PSG) merengkuh trofi Liga Champions Eropa justru memicu gelombang kerusuhan besar di berbagai wilayah Perancis. Perayaan yang seharusnya penuh kegembiraan tersebut berubah menjadi aksi anarkis yang melibatkan bentrokan fisik, penjarahan, hingga pembakaran kendaraan.

Pemerintah Perancis melaporkan bahwa aparat keamanan telah mengamankan hampir 900 orang dalam rentetan kericuhan tersebut. Kabar ini disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Perancis, Laurent Nunez, pada Senin (1/6/2026) waktu setempat.

Lonjakan Drastis Angka Penangkapan dan Korban

Menteri Dalam Negeri, Laurent Nunez, mengungkapkan dalam wawancara dengan France Inter bahwa jumlah penangkapan tahun ini melonjak tajam. Total warga yang ditahan mencapai lebih dari 890 orang, atau meningkat sekitar 45 persen dibandingkan catatan tahun sebelumnya.

Insiden ini tidak hanya mengakibatkan kerusakan materi, tetapi juga menimbulkan ratusan korban luka di pihak warga maupun petugas. Setidaknya 219 orang dilaporkan terluka di seluruh negeri, dengan delapan orang di antaranya menderita cedera serius.

Rincian dampak kerusuhan pasca kemenangan PSG di Liga Champions:

  • Total penangkapan di seluruh wilayah Perancis mencapai lebih dari 890 orang.
  • Sebanyak 219 orang tercatat mengalami luka-luka akibat bentrokan.
  • Terdapat 8 orang korban yang saat ini berada dalam kondisi luka serius.
  • Aparat menyita berbagai barang terlarang mulai dari senjata hingga kembang api berbahaya.

Data tersebut menunjukkan skala kerusuhan yang jauh lebih masif dibandingkan perayaan juara pada musim-musim sebelumnya. Pihak kepolisian juga harus bekerja ekstra keras untuk menyita berbagai alat berbahaya yang dibawa oleh oknum suporter.

Titik Konflik di Paris dan Wilayah Lainnya

Kerusuhan terparah dilaporkan terjadi di kawasan Chatelet yang berlokasi di pusat kota Paris. Di wilayah tersebut, kelompok pemuda terlibat bentrok langsung dengan polisi, dibarengi aksi penjarahan toko dan pembakaran mobil.

Ketegangan sebenarnya sudah mulai memuncak sejak pertandingan final antara PSG melawan Arsenal tersebut masih berlangsung. Saksi mata menyebutkan bahwa kericuhan mulai pecah saat Arsenal sempat unggul 1-0 di papan skor.

Ringkasan insiden di beberapa lokasi utama di Paris:

Lokasi Kejadian Jenis Insiden yang Terjadi
Kawasan Chatelet Penjarahan toko, pembakaran mobil, dan bentrokan aparat.
Rue de Rivoli Suporter memanjat perancah bangunan dan melawan petugas.
Parc des Princes Keributan massa di area nonton bareng layar lebar.
Place du Trocadero Bentrokan antara kelompok pemuda dan pasukan keamanan.

Tabel di atas menggambarkan bagaimana titik-titik keramaian di Paris berubah menjadi medan konflik antara massa dan petugas keamanan. Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas setelah para perusuh mulai melemparkan botol dan kursi ke arah petugas.

Di sekitar stadion Parc des Princes, suasana juga tidak kalah mencekam bagi ribuan suporter yang awalnya berkumpul untuk menonton laga. Eskalasi kekerasan terus meningkat hingga memaksa otoritas keamanan bekerja sepanjang malam demi memulihkan situasi di ibu kota Perancis.

Artikel terkait

Rekomendasi