Persiapan serius mulai dilakukan oleh Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) menyambut ajang internasional mendatang. Tim Nasional Basket Putra Indonesia dijadwalkan akan bertarung pada babak pra-kualifikasi demi mengamankan satu tiket menuju Piala Asia FIBA 2029.
Untuk membangun skuad yang tangguh, federasi bakal menjaring para pemain berbakat dari berbagai kompetisi. Fokus utama pencarian atlet ini mencakup pemain yang berlaga di Indonesian Basketball League (IBL) maupun mereka yang tengah berkarier di luar negeri.
Strategi Perekrutan dan Pemantauan Pemain
Sekretaris Jenderal Perbasi, Nirmala Dewi, mengungkapkan bahwa pembentukan tim nasional kali ini dilakukan dengan sangat selektif. Pihaknya berkomitmen untuk mengisi setiap posisi di lapangan dengan pemain-pemain terbaik yang tersedia saat ini.
Kompetisi IBL dipandang sebagai wadah utama untuk melihat kualitas pemain di level domestik secara langsung. Meski demikian, tim pencari bakat tidak membatasi diri hanya pada pemain yang berkompetisi di dalam negeri saja.
Perbasi secara aktif memantau talenta di kancah internasional sebagai berikut:
- Pemain yang berkarir di liga profesional luar negeri seperti Derrick Michael Xavier dan Marques Bolden.
- Para pemain potensial lainnya yang saat ini sedang menimba ilmu atau berkompetisi di sekolah dan universitas di mancanegara.
- Atlet keturunan atau pemain diaspora yang memiliki darah Indonesia dan bersedia membela Merah Putih.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa komposisi tim memiliki kedalaman skuad yang mumpuni. Perbasi ingin merangkul seluruh potensi yang ada tanpa membeda-bedakan latar belakang tempat mereka berkompetisi saat ini.
Nirmala Dewi menegaskan bahwa pintu tim nasional terbuka lebar bagi siapa saja yang mampu menunjukkan performa gemilang. Menurutnya, semua atlet memiliki kesempatan yang sama untuk membuktikan kualitas mereka di hadapan tim pelatih.
Jadwal dan Lawan di Babak Pra-Kualifikasi
Indonesia nantinya akan tergabung dalam Grup C pada babak pra-kualifikasi yang digelar di Seremban, Malaysia. Perjuangan anak asuh Timnas Basket ini akan berlangsung mulai tanggal 24 Agustus hingga 1 September 2026.
Berdasarkan rilis resmi dari FIBA, Indonesia akan bersaing dengan tiga negara tetangga untuk memperebutkan posisi terbaik. Berikut adalah jadwal lengkap pertandingan yang akan dihadapi oleh skuad Garuda di Malaysia.
Informasi jadwal pertandingan Timnas Basket Putra Indonesia:
| Tanggal Pertandingan | Lawan Bertanding | Lokasi Pertandingan |
|---|---|---|
| 28 Agustus 2026 | Singapura | Seremban, Malaysia |
| 30 Agustus 2026 | Hong Kong | Seremban, Malaysia |
| 31 Agustus 2026 | Malaysia | Seremban, Malaysia |
Jadwal tersebut menunjukkan bahwa Indonesia akan menghadapi tantangan berturut-turut dengan jeda istirahat hanya satu hari setelah laga pertama. Fokus dan fisik para pemain akan menjadi kunci utama dalam menghadapi intensitas turnamen yang cukup padat ini.
Setelah menghadapi Singapura di laga pembuka, tim akan mendapatkan waktu rehat sejenak sebelum berduel dengan Hong Kong. Perjuangan di fase grup ini akan ditutup dengan laga krusial melawan tuan rumah Malaysia pada hari terakhir bulan Agustus.