Kabar duka datang dari pendakian Gunung Batukaru, Bali, setelah seorang pendaki lansia berusia 84 tahun yang sempat dinyatakan hilang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Korban bernama I Made Dibia, warga asal Tabanan, ditemukan di dasar jurang setelah pencarian intensif selama dua pekan.
Pencarian besar-besaran ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari 137 personel dari berbagai unsur keamanan dan relawan. Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Subadi, mengonfirmasi bahwa penemuan jasad korban terjadi pada Sabtu (9/5) siang.
Kronologi Penemuan Jenazah di Dasar Jurang
Titik terang pencarian mulai muncul saat tim menemukan barang-barang pribadi milik korban di sekitar kawasan Munduk Ngandang. Barang yang ditemukan berupa tas berisi perlengkapan pribadi seperti obat-obatan serta rokok pada pukul 13.30 WITA.
Setelah penemuan barang tersebut, petugas melakukan penyisiran vertikal ke bawah jurang dengan kedalaman mencapai 93 meter. Di lokasi itulah tim evakuasi menemukan jasad I Made Dibia yang sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Pihak-pihak yang terlibat dalam operasi pencarian dan evakuasi korban :
- Kepolisian Republik Indonesia (Polri)
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
- Relawan pencinta alam
- Warga Desa Adat Sarinbuana
- Warga Desa Adat Wanagiri
Sinergi antara aparat dan ratusan warga desa adat menjadi kunci utama dalam menyisir medan ekstrem di lereng Gunung Batukaru. Meski jasad sudah ditemukan, proses pengangkatan tidak bisa langsung diselesaikan karena berbagai kendala di lapangan.
Kendala Evakuasi Akibat Cuaca Ekstrem
Medan yang sangat terjal ditambah faktor cuaca yang tidak bersahabat sempat menghentikan sementara proses evakuasi. Hujan deras dan kabut tebal yang menyelimuti area pencarian membuat jarak pandang menjadi sangat terbatas.
Kompol I Made Subadi menjelaskan bahwa langkah penghentian sementara diambil demi keselamatan tim penyelamat. Kurangnya pencahayaan dan alat evakuasi khusus untuk jurang sedalam itu menjadi pertimbangan utama pihak kepolisian.
Rangkuman rincian peristiwa pendaki hilang di Gunung Batukaru :
| Kategori Informasi | Detail Kejadian |
|---|---|
| Identitas Korban | I Made Dibia (84 tahun) |
| Waktu Hilang | Sabtu, 25 April |
| Waktu Ditemukan | Sabtu, 9 Mei pukul 13.30 WITA |
| Lokasi Penemuan | Jurang Munduk Ngandang (Kedalaman 93 meter) |
| Jalur Pendakian | Pura Jatiluwih, Desa Wanagiri |
Tabel di atas merangkum fakta penting mengenai pencarian korban sejak dinyatakan hilang hingga titik lokasi penemuannya. Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, evakuasi lanjutan baru dapat dilaksanakan pada hari Minggu (10/5) pagi.
Awal Mula Kejadian di Jalur Pendakian
Peristiwa ini bermula ketika korban melakukan pendakian bersama rombongan yang berjumlah 13 orang pada akhir April lalu. Mereka menempuh jalur resmi melalui Pura Jatiluwih di Banjar Dinas Sarinbuana, Kecamatan Selemadeg.
Saat pendakian berlangsung, rombongan terbagi menjadi dua kelompok karena perbedaan kondisi fisik para pesertanya. Sebanyak 10 orang berhasil mencapai puncak, sementara korban dan tiga rekan lainnya tertinggal di belakang.
Karena merasa tidak kuat melanjutkan perjalanan ke puncak, empat orang termasuk korban memutuskan untuk turun kembali. Namun, dalam perjalanan turun tersebut, korban mendahului rekan-rekannya dan akhirnya terpisah dari rombongan.
Saksi menyatakan bahwa hingga pukul 18.30 WITA, korban belum terlihat di titik kumpul Pura Jatiluwih. Pihak keluarga pun langsung melaporkan kehilangan ini hingga akhirnya jasad korban ditemukan di dasar jurang dua minggu kemudian.