Setelah tuntasnya Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk tingkat SD dan SMP, kini giliran jenjang SMA serta SMK yang bersiap. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah mematangkan rencana pelaksanaan ujian bagi para siswa sekolah menengah tersebut.
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Kapusmendik) Kemendikdasmen, Rahmawati, mengungkapkan bahwa jadwal ujian tahun ini mengalami sedikit pergeseran. Jika merujuk pada agenda sebelumnya, ujian direncanakan mulai awal November, namun kini dimajukan satu pekan lebih awal.
Jadwal Pendaftaran dan Pelaksanaan TKA 2026
Pendaftaran untuk TKA SMA/SMK dijadwalkan akan mulai dibuka pada bulan Agustus mendatang. Rahmawati menekankan bahwa durasi pendaftaran akan berlangsung cukup lama, yakni lebih dari satu bulan, sehingga siswa diharapkan bisa memanfaatkannya dengan maksimal.
Berbeda dengan jenjang pendidikan dasar, siswa SMA dan SMK diwajibkan untuk menentukan mata pelajaran pilihan saat mendaftar. Rahmawati menyarankan agar para murid segera menetapkan pilihannya sejak dini guna menghindari kebingungan saat proses registrasi berlangsung.
Berikut adalah rincian lengkap mengenai agenda pelaksanaan TKA SMA/SMK 2026:
| Tahapan Kegiatan | Waktu Pelaksanaan |
|---|---|
| Pendaftaran Peserta | 18 Agustus – 27 September 2026 |
| Simulasi Ujian | 21 – 27 September 2026 |
| Gladi Bersih | 5 – 18 Oktober 2026 |
| Pelaksanaan Ujian Utama | 26 Oktober – 8 November 2026 |
| Ujian Susulan | 16 – 29 November 2026 |
| Pengolahan Nilai | 8 November – 22 Desember 2026 |
| Pengumuman Hasil | 23 Desember 2026 |
Data dalam tabel di atas menunjukkan jadwal resmi yang harus diperhatikan oleh seluruh sekolah dan peserta didik. Seluruh rangkaian proses akan diakhiri dengan pengumuman hasil serentak pada akhir tahun.
Pentingnya Tahap Simulasi dan Gladi Bersih
Kemendikdasmen tetap mempertahankan prosedur simulasi dan gladi bersih demi menjamin kelancaran teknis saat hari pelaksanaan. Meski simulasi bersifat opsional dan hanya menggunakan data percobaan, tahap ini sangat berguna untuk menguji kesiapan perangkat ujian.
Sebaliknya, gladi bersih merupakan tahapan yang wajib diikuti oleh seluruh sekolah, baik yang menyelenggarakan ujian secara mandiri maupun menumpang. Proses ini menggunakan data riil peserta untuk memastikan sistem dan akun ujian berfungsi dengan baik tanpa kendala.
Ada beberapa alasan mengapa peserta wajib mengikuti rangkaian persiapan ini:
- Memastikan akun dan aplikasi tes dapat diakses tanpa masalah teknis.
- Mengukur kekuatan infrastruktur jaringan di pusat maupun di satuan pendidikan.
- Memberikan gambaran nyata bagi siswa mengenai mekanisme ujian yang akan dihadapi.
- Menghindari potensi kegagalan sistem pada saat hari pelaksanaan ujian utama.
Poin-poin tersebut menunjukkan bahwa kesiapan infrastruktur menjadi kunci utama suksesnya pelaksanaan asesmen tahun ini. Siswa yang mengalami kendala teknis pada jadwal utama nantinya akan diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian susulan.
Hasil ujian dijadwalkan akan dirilis secara transparan pada 23 Desember 2026, serupa dengan pola pengumuman pada tahun-tahun sebelumnya. Dengan adanya informasi ini, para siswa diharapkan mulai mempersiapkan diri, terutama dalam menentukan mata pelajaran pilihan yang akan diujikan.