Momen Nadiem Makarim Menangis di Pengadilan Viral, Banjir Dukungan dari Driver Ojol

Momen Nadiem Makarim Menangis di Pengadilan Viral, Banjir Dukungan dari Driver Ojol
Foto: Ilustrasi Momen Nadiem Makarim Menangis di Pengadilan Viral, Banjir Dukungan dari Driver Ojol.
Ukuran teks

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat baru saja menggelar sidang tuntutan terhadap Nadiem Makarim pada Rabu, 13 Mei 2026. Mantan menteri tersebut menghadapi tuntutan berat terkait dugaan kasus korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan.

Jaksa penuntut umum melayangkan tuntutan pidana penjara selama 18 tahun serta denda sebesar Rp1 miliar kepada Nadiem. Jika denda tersebut tidak dibayarkan, maka akan diganti dengan hukuman kurungan selama 190 hari.

Selain hukuman fisik, Nadiem juga diwajibkan membayar uang pengganti dengan nilai fantastis, yakni sebesar Rp5,67 triliun. Apabila kewajiban tersebut tidak dipenuhi, ia terancam tambahan masa pidana selama 9 tahun sebagai subsider.

Dukungan Emosional dari Para Pengemudi Ojek Daring

Suasana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tampak berbeda dari biasanya akibat kehadiran massa pendukung di area persidangan. Sejumlah pengemudi ojek online terlihat berkumpul untuk memberikan dukungan moral kepada sang pendiri platform layanan transportasi tersebut.

Kehadiran mereka menciptakan momen haru di tengah ketatnya proses hukum yang sedang berjalan. Banyak dari mereka mengaku masih memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Nadiem meski sang inovator sempat lama meninggalkan bisnis tersebut untuk masuk ke pemerintahan.

Beberapa pengemudi ojek bahkan tidak kuasa menahan tangis saat menyampaikan rasa terima kasih mereka secara langsung. Mereka menganggap inovasi digital yang dibangun Nadiem telah mengubah taraf hidup dan ekonomi keluarga mereka secara signifikan.

Berikut adalah rangkuman ungkapan dukungan dari para pengemudi ojol di lokasi sidang:

  • Pahlawan Ekonomi: Pengemudi menyebut Nadiem sebagai sosok yang mengangkat derajat mereka dari pekerja pangkalan menjadi mitra profesional dengan akses keuangan yang lebih baik.
  • Perubahan Taraf Hidup: Salah satu driver bercerita bahwa sistem yang diciptakan Nadiem memungkinkan mereka untuk memiliki kredibilitas dalam mengambil cicilan rumah.
  • Harapan Kebebasan: Para pendukung terus menyuarakan keyakinan mereka bahwa Nadiem tidak bersalah dan berharap agar ia segera bebas dari jeratan hukum.

Aksi simpatik ini sempat terekam dalam video yang kemudian viral di berbagai platform media sosial. Para pekerja lapangan ini secara bergantian memberikan semangat agar Nadiem tetap tegar menghadapi proses hukum yang melelahkan tersebut.

Respons Haru Nadiem Makarim di Ruang Sidang

Melihat dukungan yang begitu tulus dari para pengemudi ojek, Nadiem tampak tidak bisa menyembunyikan rasa emosionalnya. Ia terlihat sempat meneteskan air mata dan memberikan respons singkat atas doa-doa yang dipanjatkan para pendukungnya.

"Amin," ucap Nadiem dengan suara rendah sembari memeluk beberapa orang yang menyapanya di tengah kerumunan. Momen tersebut menunjukkan sisi lain dari persidangan yang biasanya hanya diwarnai dengan perdebatan pasal dan fakta hukum.

Meskipun suasana diwarnai haru, fakta persidangan mengenai besaran tuntutan tetap menjadi sorotan utama bagi publik. Berikut adalah rincian hukuman yang diajukan oleh jaksa penuntut umum dalam perkara ini.

Rincian tuntutan hukuman dalam kasus korupsi pengadaan Chromebook:

Jenis Tuntutan Detail Hukuman
Pidana Penjara 18 Tahun
Denda Materiil Rp1 Miliar (Subsider 190 Hari)
Uang Pengganti Rp5,67 Triliun
Subsider Uang Pengganti 9 Tahun Penjara

Tabel di atas merinci akumulasi hukuman yang harus dihadapi Nadiem jika majelis hakim mengabulkan seluruh tuntutan jaksa. Total beban pidana ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah pengadaan barang dan jasa di sektor pendidikan.

Hingga saat ini, proses persidangan masih terus berlanjut dengan agenda-agenda berikutnya untuk pembuktian lebih lanjut. Masyarakat kini menanti bagaimana putusan hakim terhadap kasus yang melibatkan dana triliunan rupiah ini.

Artikel terkait

Rekomendasi