Citroën secara resmi mengumumkan kehadiran kembali salah satu nama paling legendaris dalam sejarah otomotif dunia, yakni 2CV.
Mobil yang identik dengan gaya klasik ini akan bertransformasi menjadi kendaraan listrik modern yang siap diperkenalkan ke publik.
Ajang Paris Motor Show yang digelar pada Oktober 2026 mendatang telah dipilih sebagai tempat debut perdana bagi versi terbaru ini.
Setelah lebih dari tiga dekade sejak produksi terakhirnya berhenti, Citroën 2CV kini hadir kembali untuk menyasar pasar kendaraan listrik yang terjangkau.
Membangkitkan Warisan Klasik dalam Wujud Modern
Citroën 2CV aslinya diproduksi antara tahun 1949 hingga 1990 dan sukses mencatatkan penjualan lebih dari lima juta unit secara global.
Mobil ini sangat populer berkat desainnya yang unik, konstruksi ringan, serta harga jual yang sangat bersahabat bagi masyarakat.
Grup Stellantis selaku induk perusahaan Citroën berupaya menghidupkan kembali warisan tersebut guna menarik minat konsumen di era kendaraan listrik (EV).
Berdasarkan bocoran yang beredar, siluet ikonik menyerupai "mobil kodok" Volkswagen masih tetap dipertahankan meski dibekali teknologi mutakhir.
Spesifikasi dan Keunggulan Citroën 2CV Listrik
Meskipun tampil dengan gaya retro, mobil ini akan menggunakan platform listrik sepenuhnya yang dirancang khusus untuk mobilitas perkotaan.
Ukurannya diprediksi lebih ringkas dibandingkan Citroën ë-C3, sehingga akan jauh lebih lincah saat melintasi jalan-jalan kota yang sempit.
Beberapa poin utama mengenai rencana peluncuran unit ini antara lain adalah:
- Debut Perdana: Akan dipamerkan secara resmi pada ajang Paris Motor Show, Oktober 2026.
- Target Produksi: Proses manufaktur dijadwalkan mulai berjalan pada tahun 2028 mendatang.
- Lokasi Produksi: Mobil ini akan dirakit di pabrik Italia, berbagi fasilitas dengan model Fiat Panda terbaru.
- Konsep Kendaraan: Mengusung tema city car kompak yang praktis dan ekonomis.
Informasi tersebut menunjukkan fokus besar Stellantis dalam mengembangkan arsitektur kendaraan listrik dengan biaya produksi rendah.
Target Harga dan Strategi Pasar
Salah satu daya tarik utama dari Citroën 2CV listrik ini adalah proyeksi harga jualnya yang sangat kompetitif di wilayah Eropa.
Citroën menargetkan harga jual mulai dari sekitar 15.000 Euro atau jika dikonversi setara dengan kisaran Rp310 juta.
| Aspek Kendaraan | Keterangan Rencana |
|---|---|
| Estimasi Harga | Sekitar €15.000 (Rp310 Jutaan) |
| Posisi Pasar | Di bawah Citroën ë-C3 (Lebih Murah) |
| Target Konsumen | Pembeli pertama EV dan kalangan muda |
| Dimensi Panjang | Kurang dari 4.015 mm |
Tabel di atas merangkum strategi Citroën untuk menjadikan model ini sebagai salah satu mobil listrik penumpang termurah di pasar.
Dengan mematok harga tersebut, Citroën berharap dapat memperluas akses kepemilikan kendaraan ramah lingkungan bagi masyarakat luas.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar Stellantis untuk menguasai segmen kendaraan listrik kompak yang terjangkau bagi konsumen global.