Ketegangan di wilayah Lebanon selatan semakin memuncak setelah pasukan militer Israel berhasil menguasai situs bersejarah Kastil Beaufort. Keberhasilan operasional ini ditandai dengan pengibaran bendera Israel dan panji Brigade Golani di atas bangunan peninggalan Perang Salib tersebut.
Kastil Beaufort atau yang dikenal sebagai Qalaat al-Shaqif merupakan lokasi strategis yang terletak di punggung bukit tinggi dekat kota Nabatieh. Lokasi ini berjarak sekitar 15 kilometer dari garis perbatasan antara Lebanon dan Israel.
Ekspansi Operasi Militer di Utara Sungai Litani
Korps Penyiaran Israel, Kan, telah menyiarkan rekaman visual yang memperlihatkan keberadaan tentara mereka di kawasan benteng tersebut. Penayangan ini dilakukan menyusul pengumuman resmi militer mengenai dimulainya operasi skala besar di wilayah Beaufort Ridge dan Wadi al-Salouqi.
Pihak militer Israel juga memberikan peringatan keras bahwa serangan darat ini akan terus meluas ke berbagai wilayah tambahan lainnya. Militer mengonfirmasi bahwa unit tempur mereka telah berhasil melintasi Sungai Litani untuk memperluas tekanan terhadap kekuatan Hizbullah.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mempertegas pencapaian militer ini saat melakukan kunjungan kerja ke Divisi 36 di perbatasan utara. Ia memastikan bahwa pasukan Israel kini telah beroperasi melampaui aliran Sungai Litani sebagai bagian dari strategi serangan menyeluruh.
Cakupan wilayah operasi militer Israel saat ini meliputi beberapa titik kunci berikut:
- Kawasan Beaufort Ridge: Menjadi pusat penguasaan benteng strategis untuk memantau pergerakan lawan.
- Wadi al-Salouqi: Wilayah yang menjadi target dalam pengumuman operasi skala besar militer.
- Kota Beirut: Ibu kota Lebanon yang kini masuk dalam jangkauan operasi aktif pasukan Israel.
- Lembah Bekaa: Area yang diidentifikasi sebagai basis penting yang turut menjadi sasaran serangan udara maupun darat.
Daftar wilayah di atas menunjukkan bahwa eskalasi konflik tidak lagi terbatas di area perbatasan, melainkan telah merambah ke jantung pertahanan Lebanon.
Dampak Strategis Penguasaan Beaufort
Kantor berita internasional seperti Reuters dan AP turut melaporkan jatuhnya Kastil Beaufort ke tangan pasukan Israel setelah pertempuran intensif. Penguasaan situs ini dianggap sangat signifikan karena letaknya yang berada di ketinggian, memberikan keunggulan taktis bagi pihak yang menguasainya.
Laporan dari media Israel menyebutkan bahwa pergerakan tentara ke utara sungai merupakan sinyal kuat mengenai intensitas serangan yang semakin meningkat. Pemerintah Mesir pun dikabarkan memberikan respons tegas dengan mendesak Israel untuk segera menarik pasukannya dari kedaulatan Lebanon guna mencegah krisis kemanusiaan yang lebih luas.
Di sisi lain, pihak Hizbullah terus memberikan perlawanan dengan melancarkan serangan balasan terhadap konsentrasi pasukan Israel di wilayah selatan. Dinamika ini menandakan adanya perubahan strategi tempur di lapangan seiring dengan semakin jauhnya pasukan Israel masuk ke wilayah Lebanon.