Mercure Jakarta Cikini Hadirkan Menu Sarapan Khas Betawi Autentik 2026

Mercure Jakarta Cikini Hadirkan Menu Sarapan Khas Betawi Autentik 2026
Foto: Ilustrasi Mercure Jakarta Cikini Hadirkan Menu Sarapan Khas Betawi Autentik 2026.
Ukuran teks

Mencari sarapan autentik khas Betawi di akhir pekan kini menjadi jauh lebih mudah bagi warga Jakarta maupun wisatawan. Mercure Jakarta Cikini baru saja meluncurkan program kuliner terbaru yang diberi nama Betawi Breakfast.

Inovasi ini resmi diperkenalkan pada Sabtu (16/5/2026) di De' Langit Rooftop & Bar yang terletak di lantai delapan hotel tersebut. Lokasi ini menawarkan suasana yang tenang karena berada tepat di area kolam renang terbuka.

Menikmati Kuliner Legendaris dengan Pemandangan Kota

Pengunjung dapat menemukan berbagai hidangan ikonik mulai dari makanan berat hingga jajanan pasar yang menggugah selera. Tersedia pilihan menu utama seperti nasi uduk yang harum, nasi ulam, serta gado-gado dengan bumbu kacang yang autentik.

Tak hanya itu, berbagai kudapan khas seperti kerak telor dan aneka gorengan hangat juga siap memanjakan lidah. Suasana tradisional semakin kental dengan sajian camilan kembang goyang dan akar kelapa yang renyah.

Untuk melengkapi santapan, tersedia minuman tradisional bir pletok yang disajikan lengkap dengan gula batu. Penggemar minuman hangat juga bisa menikmati kopi dan teh tubruk yang aromatik.

Daftar menu ikonik yang bisa dinikmati dalam program Betawi Breakfast:

  • Makanan Utama: Nasi uduk, nasi ulam, dan gado-gado Betawi.
  • Kudapan & Camilan: Kerak telor, aneka gorengan, kembang goyang, serta akar kelapa.
  • Minuman Tradisional: Bir pletok, kopi, dan teh tubruk dengan gula batu.

Daftar menu di atas dikurasi untuk menghadirkan kembali memori kuliner Jakarta tempo dulu yang mulai sulit ditemukan di pusat kota. Pemilihan menu ini juga disesuaikan dengan selera masyarakat lokal maupun turis mancanegara.

Atmosfer Jadul di Tengah Modernitas Jakarta

Pihak hotel sangat memperhatikan detail estetika untuk memperkuat nuansa Betawi yang autentik. Penggunaan peralatan makan klasik seperti gelas blirik dan piring bermotif ayam jago memberikan kesan nostalgia seperti makan di rumah sendiri.

General Manager Mercure Jakarta Cikini, Yuni Manicha, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menyatukan kehangatan rasa tradisional dengan gaya hidup modern. Pengalaman sarapan di area rooftop memberikan sudut pandang baru dalam menikmati kuliner lokal.

Yuni berharap Betawi Breakfast bisa menjadi destinasi sarapan akhir pekan yang unik bagi masyarakat luas. Kehadiran pemandangan skyline Jakarta dari ketinggian menambah daya tarik tersendiri bagi para tamu yang datang.

Informasi lengkap mengenai jadwal dan harga layanan sarapan:

Kategori Keterangan
Waktu Operasional Sabtu & Minggu (08.00 - 10.30 WIB)
Lokasi De' Langit Rooftop & Bar, Lantai 8
Harga Mulai Dari Rp17.000 net (Termasuk pajak)
Status Layanan Terbuka untuk tamu hotel dan umum

Tabel tersebut menunjukkan bahwa akses terhadap kuliner hotel bintang empat ini cukup terjangkau bagi berbagai kalangan. Harga yang kompetitif menjadi salah satu strategi untuk menarik minat pecinta kuliner lokal.

Kemudahan Akses dan Evaluasi Menu

Program ini terbuka bagi siapa saja, baik tamu yang menginap maupun pengunjung luar yang hanya ingin sarapan. Pihak hotel menyarankan pengunjung untuk melakukan pemesanan terlebih dahulu guna memastikan ketersediaan tempat.

Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi sejak hari pertama peluncurannya yang berhasil menjual hingga 70 porsi. Angka ini dianggap sebagai awal yang sangat positif bagi pengembangan wisata kuliner berbasis budaya di hotel.

Manajemen Mercure Jakarta Cikini berkomitmen untuk terus mengevaluasi variasi menu agar kualitas tetap terjaga. Langkah ini diharapkan mampu membantu pelestarian budaya Betawi melalui sektor pariwisata dan perhotelan modern.

Artikel terkait

Rekomendasi