Menhan AS Pete Hegseth Bidik Jenderal Donahue Jadi Target Pemecatan Berikutnya

Menhan AS Pete Hegseth Bidik Jenderal Donahue Jadi Target Pemecatan Berikutnya
Foto: Ilustrasi Menhan AS Pete Hegseth Bidik Jenderal Donahue Jadi Target Pemecatan Berikutnya.
Ukuran teks

Gelombang perombakan di jajaran petinggi militer Amerika Serikat masih terus berlanjut di bawah komando Menteri Perang Pete Hegseth. Kali ini, nama Jenderal Chris Donahue dikabarkan menjadi target pemecatan selanjutnya dalam daftar restrukturisasi Pentagon.

Jenderal Donahue saat ini menjabat sebagai komandan Komando Eropa-Afrika Militer AS. Kabar pencopotannya memicu reaksi keras, salah satunya dari Senator Partai Republik Thom Tillis yang memperingatkan Hegseth agar tidak gegabah mengambil keputusan tersebut.

Rencana Restrukturisasi Besar di Pentagon

Isu pemecatan ini merupakan bagian dari rencana besar Pentagon untuk merombak struktur organisasi komando militer mereka. Sejak Desember lalu, muncul wacana untuk menyatukan Komando Pusat, Komando Eropa, dan Komando Afrika di bawah satu payung baru bernama Komando Internasional AS.

Melansir laporan dari The Independent, restrukturisasi ini secara otomatis akan menurunkan derajat jabatan Komando Angkatan Darat di wilayah Eropa dan Afrika. Dampaknya, posisi Jenderal Donahue sebagai pemimpin di wilayah tersebut terancam digantikan oleh pejabat baru.

Beberapa poin penting terkait dinamika internal militer AS saat ini adalah:

  • Pentagon berencana membentuk organisasi payung baru bernama Komando Internasional AS.
  • Langkah ini berisiko menurunkan pangkat struktural Komando Angkatan Darat di Eropa dan Afrika.
  • Hegseth tercatat telah memecat setidaknya selusin perwira senior hingga bulan lalu.
  • Keputusan ini memperkeruh hubungan antara pemerintahan Trump dengan aliansi NATO.

Ketegangan dengan NATO dipicu oleh tuduhan AS bahwa negara-negara Eropa kurang berkontribusi dalam pengamanan Selat Hormuz di tengah konflik dengan Iran. Langkah Hegseth yang dianggap impulsif dinilai semakin memperlebar jarak antara AS dengan sekutu tradisionalnya.

Kritik Tajam dari Internal Republik

Langkah ekstrem Pete Hegseth dalam memecat para perwira tinggi militer mulai menuai kritik dari internal Partai Republik sendiri. Thom Tillis menjadi salah satu senator yang paling vokal menyuarakan keberatannya terhadap gaya kepemimpinan sang Menteri Perang.

Melalui unggahan di media sosial X, Tillis menekankan bahwa keputusan yang diambil Hegseth sering kali tidak berdasar pada realitas di lapangan. Ia menganggap pemecatan tersebut merupakan bentuk ketidakpedulian terhadap profesionalisme militer dan hubungan baik dengan sekutu.

Berikut adalah ringkasan profil narasumber yang terlibat dalam isu ini:

Nama Tokoh Jabatan/Posisi Peran dalam Isu
Pete Hegseth Menteri Perang AS Pengambil kebijakan perombakan komando militer.
Jenderal Chris Donahue Komandan Komando Eropa-Afrika Perwira tinggi yang terancam dipecat dari jabatannya.
Thom Tillis Senator Partai Republik Pihak yang mengkritik keras kebijakan impulsif Hegseth.

Data di atas menunjukkan adanya friksi antara kepemimpinan Pentagon dengan anggota parlemen yang mengkhawatirkan stabilitas militer nasional. Kritik Tillis dianggap sangat signifikan mengingat ia berasal dari partai yang sama dengan pemerintahan yang berkuasa saat ini.

Hingga saat ini, proses perombakan di Pentagon masih berlangsung dan menciptakan ketidakpastian di kalangan perwira senior lainnya. Kebijakan ini diprediksi akan terus menjadi sorotan publik hingga masa jabatan para senator yang vokal berakhir pada awal 2027 mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi