Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI mulai menggeser cara masyarakat dalam mencari berbagai informasi di internet. Jika sebelumnya mesin pencari konvensional seperti Google menjadi tumpuan utama, kini banyak orang beralih ke platform AI seperti ChatGPT, Claude, dan Gemini.
Berdasarkan data riset dari Gartner, volume pencarian pada mesin pencari tradisional diprediksi akan mengalami penurunan hingga 25 persen pada tahun 2026 mendatang. Tren ini dipicu oleh meningkatnya preferensi publik yang lebih memilih berinteraksi dengan chatbot AI dan agen virtual sebagai sumber rujukan utama.
Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi dunia usaha agar merek atau brand mereka tetap bisa ditemukan oleh calon konsumen di ekosistem baru tersebut. Sebagai solusi atas perubahan perilaku digital ini, Avonetiq secara resmi memperkenalkan AVO AI (getavo.ai) kepada publik.
AVO AI merupakan platform inovatif yang dirancang khusus untuk membantu perusahaan dalam mengukur, memantau, sekaligus meningkatkan kehadiran brand mereka di berbagai kanal AI. Melalui teknologi ini, pemilik bisnis bisa memastikan produk mereka tetap relevan di mata kecerdasan buatan.
Pernyataan resmi dari pendiri Avonetiq mengenai peluncuran teknologi terbaru ini:
- "Kami secara resmi menghadirkan AVO AI sebagai alat yang memungkinkan pemilik brand mengukur seberapa sering nama mereka muncul dalam jawaban platform AI," ujar Founder dan Partner Avonetiq, Alexandro Wibowo.
- "Jika sebuah brand ternyata jarang dijadikan referensi oleh sistem AI, platform ini akan memberikan analisis mendalam mengenai penyebab dan alasan di balik hal tersebut," tambahnya saat ditemui di ICE BSD, Tangerang, pada Jumat (5/6).
Alexandro juga menjelaskan bahwa teknologi ini tidak hanya berhenti pada tahap identifikasi masalah saja. AVO AI juga dibekali kemampuan untuk memberikan berbagai rekomendasi strategis yang aplikatif bagi para pelaku usaha.
Rekomendasi tersebut bertujuan agar brand milik pengguna lebih mudah dikenali dan sering direferensikan oleh algoritma sistem AI yang ada saat ini. Hal ini sangat penting untuk menjaga daya saing di tengah persaingan digital yang kian ketat.
Fitur Unggulan dan Kelebihan AVO AI
Platform ini menawarkan serangkaian fitur komprehensif yang dirancang untuk memperkuat jejak digital sebuah merek. Pengguna dapat menikmati berbagai kemudahan dalam satu dasbor yang terintegrasi secara profesional.
Berikut adalah beberapa fungsi utama yang ditawarkan oleh platform AVO AI bagi para penggunanya:
- Memantau frekuensi kemunculan brand pada berbagai model kecerdasan buatan yang populer saat ini.
- Melakukan analisis mendalam terhadap sumber informasi yang digunakan AI untuk menghasilkan jawaban kepada pengguna.
- Membandingkan posisi dan visibilitas brand milik sendiri dengan para kompetitor di platform AI yang sama.
- Mendapatkan saran strategis untuk meningkatkan peluang agar brand lebih sering direkomendasikan dalam percakapan berbasis AI.
Alex juga menegaskan bahwa salah satu faktor pembeda utama antara AVO AI dengan alat serupa lainnya terletak pada metodologi yang digunakan. Metode tersebut bukan sekadar teori, melainkan hasil dari riset mendalam yang disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.
Keunggulan metodologi ini memastikan bahwa data dan rekomendasi yang dihasilkan memiliki akurasi yang tinggi. Dengan demikian, pemilik brand dapat mengambil keputusan bisnis dengan lebih percaya diri berdasarkan data yang valid.
Kemudahan Penggunaan untuk Berbagai Kalangan
Di sisi lain, Co-Founder dan Partner Avonetiq, Ryan Gondokusumo, menekankan pentingnya aspek kenyamanan bagi para pengguna platform ini. Sejak awal pengembangan, pihaknya berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman pengguna (user experience) yang intuitif.
Meskipun dunia kecerdasan buatan terdengar sangat teknis dan rumit, platform ini dirancang sedemikian rupa agar tetap mudah dioperasikan. Bahkan, masyarakat awam sekalipun dipastikan tidak akan kesulitan saat mencoba fitur-fitur yang tersedia.
Penjelasan lebih lanjut dari Ryan mengenai rancangan antarmuka dan kemudahan operasional platform:
- "Fokus utama kami adalah pengalaman pengguna, sehingga meskipun teknologinya canggih, pengoperasiannya tetap terasa sangat sederhana," kata Ryan menjelaskan filosofi pengembangan produknya.
- "Kami menggunakan bahasa yang mudah dipahami dalam setiap keterangan aplikasi agar tidak membingungkan pengguna yang baru mengenal dunia AI," imbuhnya kembali.
Fleksibilitas ini membuat AVO AI sangat potensial untuk diadopsi oleh berbagai sektor industri, mulai dari skala kecil hingga korporasi besar. Perusahaan juga menjamin ketersediaan tim pendamping bagi setiap pengguna yang membutuhkan bantuan teknis.
Layanan dukungan ini disiapkan untuk memastikan setiap kendala yang dialami pengguna saat mengoperasikan platform dapat segera teratasi. Dengan begitu, manfaat dari teknologi AI ini bisa dirasakan secara maksimal oleh setiap pelanggan.
Aksesibilitas dan Sistem Pembayaran
Untuk mulai menggunakan layanan ini, Ryan menjelaskan bahwa prosesnya sangat praktis dan tidak berbelit-belit. Calon pengguna hanya perlu mengunjungi situs resmi di getavo.ai untuk melakukan pendaftaran akun.
Setelah proses registrasi selesai, pengguna bisa langsung mengeksplorasi berbagai fitur AVO AI dengan sistem pengisian saldo atau top-up token. Mekanisme ini memberikan keleluasaan bagi pengguna dalam mengatur anggaran sesuai kebutuhan mereka.
Informasi mengenai mekanisme penggunaan dan rincian biaya layanan AVO AI adalah sebagai berikut:
| Komponen Layanan | Keterangan Detail |
|---|---|
| Cara Akses | Melalui situs resmi getavo.ai |
| Metode Penggunaan | Sistem potong token per penggunaan tools |
| Skema Pembayaran | Mirip dengan pengisian pulsa telepon seluler |
| Harga Mulai | Tersedia paket mulai dari US$49 |
Melalui sistem pembayaran yang fleksibel tersebut, Avonetiq berharap teknologi ini dapat dijangkau oleh lebih banyak pelaku usaha. Ryan menutup penjelasannya dengan menyatakan bahwa efisiensi biaya dan kemudahan akses menjadi kunci utama layanan mereka.
Kehadiran AVO AI ini diharapkan mampu menjadi jembatan bagi brand-brand di Indonesia untuk tetap eksis di masa depan. Mengingat transformasi digital yang kian cepat, adaptasi terhadap teknologi AI bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan bagi setiap bisnis.